my POV

FIRE Movement: Apa Frugal Living adalah jawabannya?

Setelah sebelumnya kita bahas soal pengertian FIRE, mari sekarang kita bahas soal bagaimana mencapainya. Udah berhasil hitung angka FIRE yang kamu butuhkan? Perlu di ingat bahwa angka ini bisa jadi sangat berbeda bagi setiap orang. Bisa sangat besar, atau malah sangat kecil. Tergantung pengeluaran yang kamu butuhkan setiap tahun. Dan yang dibahas ini adalah pengeluaran ya.. Kebutuhan uang harus kamu penuhi per tahun. Bukan berdasarkan pendapatan yang kamu punya. Karena pendapatanmu bisa jadi naik turun, tapi kebutuhan kamu itu tetap. Sekali lagi..kebutuhan yaaa.. Bukan keinginan. Kalau kamu mau menjadikan keinginan (yang tak terbatas) itu jadi kebutuhan, ya terserah yaa..

Atau mungkin kamu adalah seorang istri yang sudah pasti segala kebutuhan kamu di tanggung sepenuhnya oleh suami. Maka kamu bukan berarti gak perlu menyiapkan dana FIRE ini, tapi kamu bisa menyiapkannya, sebatas angka yang aman menurut kamu. terpisah dari keuangan keluarga yang kamu kelola. Konsep saving & investment seperti ini bisa dan perlu dilakukan oleh semua orang sebagai jaring pengaman keamanan keuangan kamu sendiri. 

Nah.. setelah mengetahui perhitungan kebutuhan angka yang dipersiapkan untuk FIRE, sekarang perlu dipikirkan bagaimana cara mencapainya. Terus terang saya yakin angka 25x pengeluaran tahunan tentunya terasa sangat berat dan nyaris tidak mungkin dicapai bagi banyak orang. Angka ini tentunya memang tidak untuk dicapai dalam waktu satu malam saja. Kecuali anda nyambi ngepet atau miara tuyul yaa.. Wakakakak..

Banyak orang yang berpenghasilan tetap bulanan, kaum yang mengenal tanggal tua-tanggal muda,  atau mereka yang punya gaji belasan (yang katanya kalau tanggal belasan udah ngap-ngapan. hahaha..), merasa angka FIRE adalah angka yang mustahil diraih. Padahal apa sih yang gak mungkin di dunia ini. 

Kalau menurut banyak komunitas penggiat finansial, ada berbagai cara mencapai angka FIRE ini. Dua hal utama adalah Frugal living dan Investasi. 

Bicara mengenai frugal living, gaya hidup ini banyak dibicarakan dan dilakukan orang-orang beberapa tahun terakhir. Bahkan saya melihat banyak postingan sosial media, bicara tentang frugal living ini. Berbagi tips, bercerita kisah sukses frugal living dan lain sebagainya. 

Bagi yang belum tahu apa itu frugal living, pada dasarnya, Frugal living adalah konsep gaya hidup yang bertujuan untuk mengurangi pengeluaran dan membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Manfaat frugal living tidak sekadar menghemat pengeluaran, tetapi juga meningkatkan tabungan dan mengurangi utang. 

Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi disini. Pertama adalah gaya hidup dan kedua adalah mencukupi kebutuhan. 

Bicara tentang gaya hidup frugal living, ini bukan sekedar bicara penghematan besar-besaran, yang super pelit atau juga jadi “curang”, manipulatif atau tidak jujur demi keuntungan pribadi. Karena kalau melihat dari sosial media, banyak orang yang salah kaprah dengan frugal living ini dengan gaya hidup super pelit dan medit dan “mencurangi” orang lain demi keuntungan pribadi. Yang salah adalah bagian curang ini. 

Sebenarnya ada perbedaan yang cukup besar antara Frugal living ini dengan mindset pelit. Diantaranya: 

Pertama, Frugal Living mempunyai tujuan pengelolaan keuangan dengan baik dan bijak untuk kebebasan finanasial di masa depan, Sementara mindset pelit malah sebisa mungkin menghindari pengeluaran demi mengumpulkan kekayaan. Jadi tujuan pelit hanya untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya.

Kedua, kehidupan Frugal living tidak memiliki dampak negatif terhadap kehidupan sosial. Kamu justru bisa tetap bisa bersosialisasi dan berkegiatan sosial dengan pengeluaran yang memang dibutuhkan, tapi mindset pelit akan berdampak pada kehidupan sosial dengan orang lain, karena kamu tidak mau mengeluarkan uang sepeserpun, justru mengandalkan orang lain untuk mengeluarkan uang demi kamu.

Ketiga, kamu yang frugal living seharusnya tidak keberatan mengeluarkan uang bila memang itu menjadi sebuah kebutuhan, sedangkan mindset pelit punya perspektif yang berbeda saat mengeluarkan uang, kamu akan merasa menyesal atau merasa bersalah setelah mengeluarkan uang meskipun itu untuk kebutuhan dasar yang harus kamu penuhi.

Sekarang jelas kan, bedanya frugal living dengan pelit living? Aku sih masih oke ya temenan sama yang frugal living dibanding sama yang pelit. Big NOO!!! Abis nyebelin ya.. punya temen yang bener-bener kayak gak rela ngeluarin duit bahkan buat kebutuhan sendiri, buat kesenangan sendiri.

Pada dasarnya dengan frugal living, kita harus bisa memilah dan membedakan mana hal-hal yang memang kebutuhan, dan mana yang bukan kebutuhan tapi cuma keinginan semata. Ini terkait dengan gaya hidup minimalis sebenarnya. Makanya gaya hidup frugal living ini banyak sekali aspeknya. Bahkan saya sendiri masih sangat harus belajar banyak soal ini.

Butuh banyak kesadaran saat membeli. Gak bisa membeli sesuatu atas dasar “Wah.. lucu niih..”, “Wah.. kayaknya enak nih beli ini.”. gitu aja terus sampe keranjang toko oren dan toko ijo 99++. Problem belanja ini juga sebenarnya terkait dengan “dendam masa kecil” ya.. Dulu waktu kecil gak boleh beli ini itu, makanya pas besar jadi kayak brutal pengen ini itu langsung dibeli, pas udah beli juga nyesel atau malah jadi gak kepake karena cuma impulsif buying. Mulai sekarang bener-bener harus belanja dengan penuh kesadaran. Tanya ke diri sendiri minimal 3x, apa aku benar-benar butuh barang ini? atau gak harus sekarang, dll.

Ada banyak cara sebenarnya untuk memangkas pengeluaran kita. Kalau kamu bilang, boro-boro buat saving mengejar FIRE yang ratusan juta atau sekian Milyar itu. Buat hidup sampai akhir bulan aja kayaknya ngos-ngosan banget.. Yaa.. mungkin ini saatnya mulai berpikir ulang tentang bagaimana cara kamu mengeluarkan uang dan bagaimana cara kamu mendapatkan uang. Semua balik ke kamu sendiri, ke pilihan dan gaya hidup kamu sendiri.

So.. Sudah siap hidup frugal?

Cheers!

FIRE: Financial Independence, Retire Early. Mungkinkah dilakukan?

Bekerja adalah salah satu hal wajib dilakukan oleh setiap orang dewasa. Nah pertanyaannya, apa kita sudah sadar esensi dari bekerja itu apa? Tujuannya apa? Mau sampai kapan kita bekerja?

Banyak dari kita berpikir bahwa bekerja hanya untuk mencari uang, memenuhi kebutuhan sehari-hari, buat makan, kesehatan, pendidikan dll, bila ada lebihan bisa buat liburan (healing-healing kalo bahasa anak sekarang). Kalau kita gak kerja, gak bisa memenuhi itu semua. Nah itu masalahnya.. Kebanyakan dari kita, kemudian bekerja hanya sekedar memenuhi itu semua. Parahnya, sering kali yang dipenuhi bukan lagi kebutuhan (need), tapi keinginan (want) yang tidak terbatas.

Balik ke pembahasan judul, FIRE! Beberapa tahun terakhir, para penggiat finansial banyak yang membicarakan mengenai FIRE Movement. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan FIRE movement ini?

Bila diterjemahkan secara langsung FIRE merupakan kependekan dari Financial Independence Retire Early. FIRE Movement ini adalah gerakan untuk mencapai kemandirian financial dan/atau pensiun dini.

Kemandirian finansial bisa juga dikatakan sebagai kebebasan finansial. Suatu kondisi dimana kita bisa bebas membuat keputusan yang terkait dengan finansial. Tentu menjadi suatu hal yang menyenangkan dimana kita bisa memutuskan mau makan apa hari ini? mau liburan kemana minggu ini, tanpa harus pusing menghitung rupiah demi rupiah yang harus kita keluarkan untuk mendapatkan kesenangan itu.

Istilah retire early atau pensiun dini tentu sudah sering kita dengar. Yang kita bayangkan saat mendengar kata pensiun tentunya adalah pegawai negeri yang sudah tua (alias usia 58-65 tahun), yang sudah puluhan tahun bekerja di suatu instansi dan sudah waktunya beristirahat. Dimana saat pensiun mereka tidak lagi harus bekerja, tapi tetap dapat uang bulanan dalam bentuk dana pensiun. Situasi seperti ini adalah situasi impian kaum bloomer yang menjadikan status pegawai negeri sangat di agung-agungkan di kala itu. Gimana dengan sekarang? Apa masih sama?

Tentunya semua sudah bergeser, namun kenyamanan memiliki pasive income seperti gaji pensiunan tapi gak kerja, tentu tidak dapat dipungkiri. Siapa yang mau menghabiskan seumur hidup menjadi budak koorporat atau tua di jalan karena mengejar absen? Gerakan FIRE ini tidak selalu berujung membuat kita berhenti bekerja seperti para pensiunan pegawai negeri. Namun dengan mencapai kondisi FIRE, kita jadi bisa membuat keputusan-keputusan rasional untuk melakukan apa yang kita sukai di masa depan/masa tua.

Alih-alih puluhan tahun bekerja di belakang meja, dibalik komputer, ada orang yang punya cita-cita hidup di desa dan jadi petani. Apa itu mungkin kalau tidak ada modalnya? Sangat konyol rasanya bila kita mencempungkan diri ke suatu lahan baru tanpa ada jaring pengaman finanasial sebelumnya. Namun dengan memiliki kemandirian finansial yang kita bahas di awal, semua itu menjadi sangat mungkin.

Gampangnya nih, FIRE movement ini sama kayak kita punya kos-kosan 15 pintu seharga sejuta per bulan per kamar, yang terisi penuh sepanjang tahun. Si 15 pintu kamar kos ini yang akan menghidupi kita sampai hari tua. Tentunya setelah dikurangi biaya-biaya perbaikan/penyusutan kos-kosan, angka inflasi dll.

Nah apa bentuk investasinya harus berupa kos-kosan? kalau semua punya kos-kosan, yang ngekos siapa? Hahaha.. Itu contoh gampangnya. Investasi kan bentuknya macem-macem. Ada saham, deposito, emas, properti dll. Pilih deh mana bentuk investasi paling nyaman buat kamu.

Sebenarnya berapa besaran FIRE yang harus kita capai? Mari kita masuk ke bagian yang bikin mumet. Let’s take a deep breath.. Dengan menggunakan perhitungan 4% rules (soal 4% rules bakal aku tulis di postingan lain yaaa). Kita bisa gunakan perhitungan pengeluaran setahun dibagi 4%. Itu lah fire number yang harus dicapai.

Misalnya gini nih.. pengeluaran tahunan saya 60 juta, dengan asumsi pengeluaran bulanan setara UMR, sekitar 5 juta per bulan. Kalau pakai perhitungan FIRE berarti dana yang harus saya persiapkan adalah: 60 juta dibagi 4% hasilnya = 1,5 Milyar. WAAAKK!! banyaaak.!!! EMANG! Hahaha.. Itu kalau pengeluaran saya 5 juta per bulan. kalau pengeluaran kamu lebih atau kurang dari itu, silahkan hitung sendiri.. hahaha..

Nah.. dari angka FIRE tersebut, kita tinggal investasikan dana tersebut ke dalam bentuk investasi yang bisa memberi kita penghasilan minimal 5%. Kenapa 5%? karena kita harus menyisihkan minimal 1% untuk faktor inflasi. Jadi apa cukup mencari bentuk investasi yang memberi return 5%? nggak! carilah yang bisa memberi return 10%. Lah kok jadi banyak? Yaa.. kan buat aman yaa..

Tingkat Inflasi Tahunan 2010-2020
sumber: https://lokadata.beritagar.id/chart/preview/inflasi-indonesia-tahunan-2010-2020-1609755106

Jadi gini.. selama 10 tahun terakhir, rata-rata tingkat inflasi di Indonesia itu sekitar 5 persen. Jadi yang harus dipersiapkan adalah return investasi senilai (4% + 1% + 5%) = 10%.

Dengan perhitungan nilai FIRE saya tadi senilai 1,5 Milyar, saya harus cari invetasi yang menghasilkan keuntungan 10% per tahun yaitu sekitar 150 juta rupiah. dari 150 juta, saya bisa ambil 4%-nya, yaitu si 60 juta yang saya butuhkan tadi per tahun, dan sisanya bisa investasikan kembali untuk menambah modal atau menutupi penyusutan-penyusutan yang ada. kalaupun saya tidak bisa mendapatkan return atau keuntungan investasi sebesar 10%, setidaknya minimal saya harus dapat 4-5% untuk memenuhi kebutuhan saya sehari-hari tanpa harus mengurangi modal yang saya punya. Worst case-nya, dengan uang segitu, saya masih bisa hidup kurang lebih untuk 25 tahun ke depan. Aman kaaan?? Hahaha..

Begitulah kira-kira cara pensiun dini ala FIRE. Berminat? saya sih minat ya.. makanya lagi belajar teruuusss..

Hal lain akan saya bahas di postingan lain yaa.. see you on next post! Cheers!

Me Time With Moz5 Salon Margonda

Setiap wanita pasti ingin cantik. Untuk membuat kita selalu terlihat cantik. Cantik itu tidak hanya dari luar, namun juga cantik dari dalam serta sehat. Tiga hal ini sangat penting bagi wanita. Dan Moz5 sangat peduli dengan 3 hal tersebut. Setiap perawatan yang dilakukan di Moz5, benar-benar bertujuan untuk membuat perempuan muslimah yang cantik luar dalam dan sehat.

Beauty Outside

Perawatan-perawatan yang di tawarkan oleh Moz5 salon, tentunya bertujuan membuat perempuan-perempuan muslimah, tampil lebih cantik. From Head to toe ada semua disini.. Dari Creambath atau hair spa, sampai manicure dan pedicure dilakukan dengan sangat baik. Bahkan banyak sekali yang bilang, bahwa Hair spa dan Menicure-pedicure di Moz5, adalah yang paling disukai oleh para pelanggan. Walaupun saya tetap paling suka dengan lulur dan facialnya, karena terapis-terapisnya benar-benar sudah terlatih memijat di titik-titik penting dalam tubuh. Dimana setipa selesai perawatan, tubuh terasa jauh lebih rileks.. semua pegal-pegal musnah.. dan kulit jadi kinclong.. apalagi perawatannya menggunakan bahan yang benar-benar alami.. perawatan facial alami yang sering saya ambil, itu beneran pake oat meal loh buat scrubingnya. Enak banget..

begitu pun perawatan-perawatan lain.. bahan-bahan alami yang kayak gini yang aman banget buat kulit, bagaimana pun jenis kulit kita.. baik yang sensitif atau yang normal..

sumber : IG @nagacentil

Beauty Inside

Yang membedakan Moz5 dengan salon  umum atau salon khusus perempuan lainnya, adalah bahwa setiap kita akan melakukan perawatan disini, sang terapis, selalu mengingatkan kita untuk membaca basmalah serta setiap mengakhiri perawatan, selalu mengucap alhamduilllah serta mendoakan kita agar kita selalu tampil cantik dan selalu sehat. Beneran deh.. kalo udah denger terapisnya ngomong gitu, rasanya adeemm… dan bener-bener bersyukur banget,  atas  rezeki berupa kesempatan untuk tampil lebih cantik dan sehat.

Ternyata hal ini emang udah di desain oleh Mbak Yulia, sebagai pemilik salon Moz5, yang ingin mengingatkan kita untuk selalu melibatkan Allah dalam setiap elemen kehidupan kita. Memulai sesuatu dengan bacaan Bismilllah.. dan mengakhirinya dengan Alhamdulillah.. Mungkin terlihat sederhana.. Tapi itu punya makna yang jauh lebih dalam. Karena sesungguhnya, apa yang kita miliki saat ini, semua adalah titipan dariNya.. dan setiap kita melakukan perawatan,  merupakan salah satu upaya, menjaga dan merawat titipanNya. 🙂

Beauty is Healty

Tubuh yang sehat, jelas akan memancarkan kecantikan dan pesona dalam diri kita. Itulah sebabnya, setiap produk yang di gunakan di Moz5 salon, sangat memperhatikan hal ini. Semua produk-produknya, yang di gunakan di Moz5 salon, merupakan produk yang baik untuk kesehatan.

Seperti bahan pengawet, pewarna, perasa, Bahkan wewangian buatanpun seringkali menjadi masalah pada kulit yang sensitif ini. Jadi semacam alarm bagi tubuh ya. Bagi kita semua. Karena memang bahan kimia berlebihan membahayakan kesehatan jangka panjang.
Kita pasti ingin dong, punya kulit cantik terawat tanpa mengorbankan kesehatan tubuh..

Semua produk-produk yang digunakan di Moz5 salon ini, ada kandungan essential Oil yang memiliki manfaat berbeda-beda, misalkan greentea jasmine yang digunakan untuk aroma theraphy ruangan salon memiliki manfaat untuk meninggkatkan kreatifitas juga meningkatkan daya ingat selain fungsi utama nya membantu relaksasi.

contoh produk lain adalah Moayu shampo Strawberry yang mengandung ekstrak Strawberry yang bermanfaat untuk mengatasi rambut rontok, berketombe dan kering bercabang. menjadikan rambut lebih sehat, kuat, lebat dan berkilau indah. Kandungan Lemon dan Orange Essential Oil didalamnya bermanfaat sebagai Aromateraphy dan Antioksidan.

Dengan menggunakan sampo yang mengandung aromatherapy kita akan merasa lebih rileks, karena Kecantikan tidak hanya berasal dari fisik yang bagus saja. Pikiran yang jernih dan bebas stres bisa membuat kita terlihat cantik. Masih banyak lagi jenis essential oil yang ditambahkan pada jenis produk yang berbeda.. untuk dapat info lebih banyak, coba deh cek instagramnya @moz5salon dan @moayu_id, disana banyak banget info-info bermanfaat buat kecantikan kita..

Me time @ Moz5 salon

Harus banget ya, pergi ke salon? Kan macet, jauh.. panas.. bisa gak sih, terapisnya aja yang dibawa ke rumah? Bicara soal merawat diri,  memang tidak harus selalu dilakukan di salon. Kita bisa lakukan sendiri di rumah. Tapi.. melakukan perawatan di rumah, tentu tidak akan senyaman melakukan perawatan di salon. Seperti yang saya alami 2 minggu yang lalu, saat mencoba memanggil terapis massage ke rumah. Walau sang terapis mencoba memberikan pelayanan yang mirip dengan pelayana di salon, tapi tentu sensasinya sangat berbeda. Dari mulai gangguan tamu atau orang-orang rumah, sampai suasana yang beda dengan salon. Karena salon memang sudah di desain untuk menciptakan kenyamanan ekstra. Agar kita bias lebih rileks dan nyaman. Belum lagi soal fasilitas lain seperti hot steam, atau bath tub atau bahkan hot stone yang tersedia di salon. Gak seru kan?

Karena memang pergi ke salon itu esensinya adalah mendapatkan “Me Time”. Dan “Me Time” yang sesungguhnya yakni escape from the routines. “Nyalon itu seru lho…. kalo di rumah kan belum tentu ditunjang dengan peralatan salon yang optimal, kalau kita ke salon suasananya berbeda dan kita juga bisa sekaligus bersosialisasi dengan sesama muslimah sehingga begitu kembali ke rumah justru jadi lebih segar.” kata Yulia Astuti, Founder Salon Moz5.

Apalagi, kalo salon itu bareng sama temen-temen.. perawatan bareng.. cantik bareng-bareng.. seru kan?

Gak ada salahnya loh, next time, selain ngopi bareng sama temen-temen, bisa perawatan bareng di salon moz5 yang 25 cabangnya udah tersebar di Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Keren yah.. lagi jalan-jalan kemanapun kita bisa tetep tampil cantik..

Jadi..kapan nih genks, kita ke Moz5 bareng-bareng? 🙂

serba-serbi belanja di supermarket

Siapa sih yang gak pernah belanja di supermarket alias pasar swalayan? Pasar swalayan sangat khas dengan suasana belanja yang nyaman (ber-AC) dan keleluasaan memilih barang. Ga takut diboongin karena gak pinter nawar, dsb karena harganya sudah fix, gak bisa ditawar-tawar. Kalo mau beli ya diambil dan bayar, kalo gak mau ya monggo pulang..

Awalnya saya pikir berbelanja di pasar tradisional, udah pasti lebih murah daripada berbelanja di pasar swalayan alias supermarket. Bisa iya. bisa tidak. Semua tergantung dari barang yang dibeli, jumlah barang yang dibeli, dan waktu pembelian, dan jenis serta merk supermarketnya.

Barang yang dibeli

Untuk beberapa barang misalnya paket sayur asem, atau paket sayur lodeh, tentu harganya akan lebih mahal, dibanding kita beli di pasar atau di abang sayur keliling. Tapi kalo beli Minyak goreng kemasan, bisa jadi, kalo beli di supermarket, harganya lebih murah daripada di kios pasar, atau di warung dekat rumah atau abang tukang sayur keliling sekalipun.

Jumlah barang yang dibeli 

Nah.. seperti contoh minyak tadi. Ukuran tertentu bisa jadi akan lebih murah daripada ukuran lain. walau merknya sama. Misal. Belakangan Harga Minyak ukuran 2 liter, berpotensi lebih murah jatuhnya di banding minyak ukuran 1 liter, atau 5 liter. aneh kan? emang! minyak merk tropic* di waktu tertentu bisa dibeli dengan harga sekitar 20rban. gak sampe 21rb. Tapi harga ukuran 1 liter bisa jadi 12-13rb. sementara galon yang 16 liter bisa 200rban lebih. Well.. gitu deeh.. 😀

Waktu pembelian

waktu pembelian ini ngaruh banget. karena biasanya ada minggu-minggu tertentu, barang-barang ada yang di diskon. ini mesti pinter-pinter cari info. kalo di S*perindo, biasanya setiap 3-4 hari, mereka punya barang-barang tertentu yang di diskon. harganya menarik. G*ant dan h*permart juga ada aja diskonnya. jadi rajin-rajin aja cari info. misal liat spanduknya (mereka selalu pasang spanduk di depan supermarketnya), atau via online.

soal waktu belanja ini pun berpengaruh saat kita berbelanja di pasar tradisional. harganya bisa beda, walau yang jual sama. ini terjadi di pasar minggu yang pasarnya gak ada matinya.. maybe next time saya share soal ini.. 🙂

Jenis dan Merk supermarketnya. 

Supermarket itu jenisnya banyak yah.. ada Minimarket, supermarket, hypermarket dan grosir. pilihan berbelanja di masing-masing kelas, memberi kita pilihan untuk berbelanja.

Makin kecil spotnya, biasanya harganya makin agak mahal. karena jatuhnya ngecer. Biasanya minimarket banyak digunakan untuk membeli barang-barang sehari-hari yang jumlahnya sedikit. saya pernah tanya, umumnya yang belanja di minimarket, jumlah transaksinya dibawah 100rb tiap transaksi. Kalo pun tiap transaksi lebih dari 100rb, biasanya karena beli susu bayi.

Tapi kalo supermarket  tentu karena lokasinya agak lebih jauh dari tempat tinggal, biasanya orang agak niat kalo mau dateng ke situ.. so at least 1-2 minggu sekali. sementara kalo udah hypermart biasanya buat belanja bulanan. Kalo grosir biasanya yang belanja disitu selain belanja bulanan keluarga, banyak juga pedagang-pedagang yang belanja disitu untuk dijual kembali. kalo grosir ini, memang harganya lebih murah. tapi belanjanya gak bisa dalam jumlah dikit.. 😀

TIPS BELANJA

klo soal tips belanja di supermarket, pasti udah banyak yang ngeshare soal itu yah.. dari soal bawa uang ngepas, bawa list belanja, sampe belanja dalam keadaan kenyang biar gak laper mata.

nah… yang mau saya bagi disini adalah soal memilih barang yang mau di beli saat berbelanja disupermarket, hypermarket ataupun grosir berdasarkan pengalaman saya..

Bagian makanan laut

Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan sebuah ikan dalam kondisi seperti ini di salah satu supermarket besar yang biasa saya datangi.

ikan dalam ikan..

iya.. itu ada ikan kecil di mulut ikan besar.. Duluuuuu.. lama sebelum kejadian ini, saya juga pernah membeli cumi-cumi ukuran besar di supermarket. pas sampai di rumah, saat saya mencucinya, saya menemukan ikan kecil yang sudah tidak segar, ada di dalam badan cumi-cumi itu. gak cuma 1, ada 3 ekor. itu gak cuma kejadian sekali. waktu saya membeli cumi-cumi di supermarket yang lain, kejadiannya pun hampir sama. ada ikan di dalam badan cumi-cumi.

Awalnya saya pikir, kasian amat itu cumi-cumi baru makan udah di tangkep sama nelayan. Tapi kok saat itu, saya udah berasa rugi. karena beratnya si cumi2 jadi nambah gara-gara ikan2 kecil itu. Eh tapi kok setelah melihat foto tadi, saya makin curiga ada kesengajaan peletakan ikan kecil di dalam ikan besar atau cumi-cumi ini untuk menambah berat si ikan atau cumi-cumi.

kesalahannya ada dimana, saya tidak tau. saya tidak menuduh si supermarket yang nakal. bisa jadi dari nelayannya. atau memang si ikan dan cumi-cumi ini baru makan trus di tangkep sama nelayan seperti dugaan awal saya.

jadii.. yang perlu diperhatikan betul saat memilih ikan segar saat berbelanja di supermarket adalah pastikan saat membeli ikan, dan makanan laut lainnya, kondisinya masih segar dan bersih dari segala tambahan benda lain.

Hal lain yang perlu di perhatikan adalah saat membeli ikan yang sudah dibersihkan atau sudah dibumbui, kondisi si ikan kemungkinan sudah tidak terlalu segar. Walau mungkin masih bagus, tapi gak sesegar yang masih utuh. Memang akan lebih murah sih. Bukan tidak boleh beli yang seperti itu, tapi…kalo mau beli yang seperti itu, pastikan segera dimasak. Jangan di simpan lebih lama lagi di kulkas kita.

Bahan makanan beku

soal makanan beku ini saya khusus membahas soal daging dan ayam beku yang biasa di jual di supermarket. kalau diperhatikan, supermarket biasanya menjual 2 jenis daging sapi dan daging ayam ini. ada yang versi fresh, ada juga yang versi beku. Suka perhatikan gak, kalau harga yang beku biasanya lebih murah daripada yang tidak beku. Kok bisa?? ya bisa..

sumber : topiktrend dot com

 

Biasanya yang beku mengandung kadar air yang lebih tinggi. saya gak tau alasannya. tapi yang pasti, kalo saya beli daging atau ayam beku, mereka menyusut beratnya saat sudah gak beku. Nyusutnya juga bisa sampai 10%-15%. Banyak yak? emang!

Makanya.. lain kali, kalo nemu harga jual daging sapi atau ayam yang murah.. perhatikan dulu. Itu beku atau fresh. Kalo harga yang beku lebih murahnya 20% dari harga yang fresh, itu artinya harganya bagus. kalo cuma beda-beda tipis, ya di itung lagi aja bedanya. jangan sampe rugi gara-gara salah beli. soalnya itu daging atau ayam bakal berkurang loh beratnya.. Hihihihi..

selain itu, kalau membeli daging sapi beku, kita tidak bisa memilih bagian mana dari daging sapi itu. tentu kita tau kan ya.. beda bagian, beda tipe urat dan seratnya. ngaruhnya sama cepat empuk atau nggak. selain itu, kalau daging beku biasanya udah di potong kotak-kotak atau di bungkus dalam ukuran tertentu dimana suka banyak bagian berlemaknya yang jumlahnya suka gak kira-kira.. 😀

oh iya.. kalau beli daging beku, kalo bisa di kemas di kulkas seukuran kita mau masak aja ya.. biar si daging gak bolak-balik di cairkan. supaya kesegarannya tidak berkurang.

Sayuran 

kalo sayuran segar, so far saya masih menemukan bahwa pasar tradisional masih juaranya soal sayuran segar. harganya masih lebih murah.

sepertinya itu dulu yang bisa saya ceritakan untuk edisi belanja di supermarket.. So.. mesti belajar dari smart buyer lah yaa.. happy shoping.. 🙂

Soang si penjaga rumah

siapa yang waktu kecil pernah di sosor soang? :)) *tunjuk tangan berjamaah*

Kemarin pas pulang dari daerah pondok labu, saya gak sengaja liat soang di pinggir jalan. mau gak mau kenangan waktu kecil kembali berputar di kepala. Dulu, di dekat SD saya, ada yang melihara soang. Sepanjang perjalanan pulang ke rumah, ada 2 keluarga lagi yang pelihara soang. Jadi.. setiap berangkat dan pulang sekolah, saya harus selalu tengok kanan-kiri kalo-kalo tiba-tiba di hadang oleh para soang ini.. :))

Kalau sekarang ngeliat soang sih kadang masih suka deg-deg ser.. kalah deh sama ngeliat pacar pas baru jadian… suer.. masih suka kebayang gimana sangarnya si soang ini kalo ketemu di jalan. apalagi kalo dia udah merentangkan sayapnya. beuuhh.. kayaknya dia jadi membesar 2x lipat.

Jadi inget juga cerita salah seorang sepupu. Pas masih kelas 1 atau 2 SD, dia pernah pulang sekolah sendirian di daerah kelapa gading. Waktu hampir sampai di depan rumah, tiba-tiba dia di hadang sekelompok soang. walau rumahnya sudah tinggal berjarak 5 meter, daripada mesti melewati sekumpulan soang itu, dia memilih kabur naik taksi ke kantor ibunya di daerah koja, jakarta utara.. gayaaaa… jangan tanya siapa yang bayar taksi.. tentu ibunya.. tapi masih pada heran, kok anak sekecil itu udah ngerti jalan yah.. dan gak takut loh dibawa kabur supir taksinya.. sepertinya ketakutan terhadap soang, mengalahkan segalanya.. hihihihi..

Saat ngobrol dengan pak suami.. dia bilang, kata soang ini sepertinya adalah serapan kata dari Swan, bahasa inggris dari Angsa. Bisa jadi sih.. secara penyebutannya mirip. Padahal Angsa sama soang ini sebenernya beda. Angsa itu bahasa inggrisnya Swan.. Kalau soang itu kalau di bahasa inggris dikenal dengan Goose. Soang kalau di bahasa indonesia versi wikipedia, mereka menyebutnya angsa berleher pendek. panjang yah sebutannya..

Angsa itu lebih banyak menghabiskan hidupnya di atas perairan karena makannya juga tumbuhan air, akar atau batangnya. Kadang nyaring plankton. Angsa-angsa ini juga bisa hidup di darat. bisa jalan biasa juga. Secara fisik, Angsa ini lehernya lebih panjang dari soang. Soang lehernya lebih pendek. walau suka main air, tapi soang lebih banyak menghabiskan hidup di darat.

Sejak dulu, soang ini banyak dipelihara, karena dia juga bisa berfungsi sebagai penjaga rumah. Serius. Soang ini banyak dipilih oleh keluarga muslim yang ingin rumahnya dijaga, namun tidak ingin ribet dengan anjing karena harus ribet membersihkan najis dari liur anjing.

Soang dipilih sebagai penjaga rumah, karena memiliki banyak persamaan sifat dengan anjing. Dia hewan yang sangat menjaga teritorial. Fanatik menjaga wilayahnya. mirip sama anjing. Kalau ada yang berani masuk wilayahnya, mereka bakal teriak, marah atau menyerang alias nyosor. Kalau liat yang punya rumah aja, kadang mereka bisa teriak loh.. apalagi orang yang gak dikenal.. terlebih kalau mereka lagi bertelur. tingkat kewaspadaan mereka bakal berlipat.. Teriakan mereka juga cukup dasyat.. lumayan buat bangunin orang-orang rumah dan tetangga kanan-kiri..

Soang ini juga gampang terusik dengan kehadiran manusia. Makanya gak heran, dia suka nyosor kalo liat ada yang kira-kira mau ganggu mereka atau anak-anaknya.. ini adalah bentuk pertahanan diri. Soal rayu merayu, Kalau anjing, bisa aja di rayu pake daging steak lezat.. atau tulang atau makanan kesukaan mereka lainnya.. nah soang ini gak mempan di sogok.. lolos deh dari pengawasan KPK. Soang-soang ini kalau di kasih makan, bukannya diem, malah teriak-teriak..

Walau mereka tidak akan membunuh saat menyerang, tapi soang-soang ini punya gigi-gigi dan lidah yang tajam, sehingga bisa melukai siapapun yang mereka serang. gak heran, soang ini termasuk ditakuti dan cocok menjadi penjaga rumah, bukan?

pengen melihara mereka? tunggu dulu.. soang-soang ini juga senengnya guyub alias rame-rame.. mereka sukanya hidup berkelompok. jiwa sosialnya juga tinggi. mereka suka saling menjaga satu sama lain.. jadi.. kalau berniat melihara soang, jangan melihara satu yah.. kasian.. nanti dia sedih..

hal lain yang perlu diperhatikan adalah hobi mereka yang suka pup sembarangan. well.. gak heran sih.. mereka kan suka berasa di rumah sendiri.. jadi mungkin menurut mereka bisa bebas pup dimana aja.. tapi baunya itu looohh.. bikin pingsan.. hahaha..

Nusantara Sehat : wujud cinta kepada bangsa

ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country.” – John F. Kennedy

Sejak beberapa tahun terakhir saya perhatikan di sosial media, makin hari makin banyak orang-orang yang menjadi politisi dan kritikus dadakan.. mengomentari (baca: Nyela) kinerja para pejabat dan kepala negara. Menganggap seakan-akan orang-orang itu tidak ada bagus-bagusnya, salaaaaah mulu.. padahal yang nyela juga hari-hari cuma duduk manis, mantengin sosmed sambil nyari bahan celaan baru.. #YaElaaaaahh

Coba deh.. orang-orang itu ditanya.. mereka udah pada ngelakuin apa sih buat negara kita tercinta ini? Selain nyela? Di ajak bela negara aja gak mau.. 😐

sumber : griyatsableng.blogspot.com

Jangan bilang ya, mengkritisi pemerintahan (tanpa cover both side), itu dibilang wujud cinta negara… 😐

Kalau emang ngaku cinta sama Indonesia Raya kita ini, coba deh saling bantu untuk bikin sesama untuk jadi lebih baik.. entah dari sisi ekonomi, pendidikan atau kesehatan.. ya hal-hal mendasar yang memang berhak di dapat oleh setiap warga negara.. Misalnya gabung di program Nusantara Sehat.. Udah pada tau belum, Nusantara Sehat itu apa?

Pemerintah, melalui kementrian kesehatan, sejak akhir tahun lalu, sudah meluncurkan program Nusantara Sehat, tujuan besarnya adalah memperkuat basis kesehatan. Tepatnya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di DTPK (Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan) dan DBK (Daerah Bermasalah Kesehatan).

Daerah terpencil dan daerah bermasalah kesehatan? kebayang dong ya tempatnya seperti apa.. well.. yes.. tempat-tempat yang dituju tentu tempat yang jauh dari mall, akses internet super kenceng, ataupun gojek yang siap 24 jam antar jemput orang dan barang apa aja. Boro-boro akses internet… ada listrik 24 jam aja udah bagus, kali… 😐

Untuk mewujudkan peningkatan layanan kesehatan primer di daerah-daerah tersebut, Kementerian Kesehatan mengajak para generasi muda untuk berperan serta memperkuat kesehatan terutama di daerah terpencil melalui program penempatan tenaga kesehatan yang berbasis tim (team based).

sumber : rekamgambar.com

Program ini merupakan sebuah upaya peningkatan pelayanan kesehatan mencakup preventif, promotif, dan kuratif dengan melibatkan 5 (lima) sampai 9 (sembilan) tenaga kesehatan (dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, Ahli laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian) yang akan ditempatkan di pelosok nusantara

Tempat yang didatangi oleh para pemuda-pemudi harapan bangsa ini, adalah pelosok-pelosok daerah yang memang memiliki keterbatasan akses kesehatan. yang biasanya juga disebabkan oleh terbatasnya akses transportasi, yang tentu juga berdampak pada ekonomi serta akses-akses lain.

Target dari program nusantara sehat ini adalah 120 puskesmas di 44 Kabupaten di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

 

BEKERJA SAMA DEMI CITA-CITA BANGSA

Untuk bisa menjadi bagian tenaga kesehatan yang dikirim ke lokasi-lokasi terpencil seperti itu memang tidak mudah. mereka harus menjalani pelatihan selama 5 minggu sebelum di tempatkan. Dan mereka harus bersedia ditempatkan selama 2 tahun disana. 2 tahun? kenapa 2 tahun ya? kenapa gak 1 tahun atau 10 tahun aja yang lama sekalian? Karena ternyata dibutuhkan waktu minimal 2 tahun untuk mengubah kebiasaan seseorang. Nah.. itulah sebabnya, tenaga kesehatan muda ini, diminta berjuang di masing-masing lokasi selama 2 tahun. Well.. 2 tahun gak lama sih. Beneran deh. bang toyib aja 3 kali lebaran baru dicariin.. >_< #ApaDeh

Buat teman-teman yang saat ini sudah lulus menjalani pendidikan sebagai tenaga kesehatan, monggo loh bersiap-siap mendaftar dan bergabung di program Nusantara Sehat Batch berikutnya. Karena program batch 2 baru saja keluar nih pengumumannya.. tunggu saja beberapa bulan lagi untuk masuk batch berikutnya. cek info lengkapnya di http://nusantarasehat.kemkes.go.id/ dan pantau sosmed mereka di @Nusantara_Sehat.

Seru loh kalo mantengin sosmednya. ada banyak cerita seru mengenai para tenaga kesehatan yang di kirim ke pinggiran Indonesia ini. salah satunya tentang putri yang di tempatkan di Long Pahangai. Kalau ada yang baru denger nama daerah ini, mari ngoprek googlemaps sama saya. saya juga baru tau ada daerah ini di kalimantan timur… 🙁

sumber : Twitter putri

Kalau ada yang tanya, anak-anak muda ini sebenernya bekerja sukarela atau dibayar sih sama pemerintah? emm.. suka rela sih harus? Mereka harus suka dan rela ditempatkan di tempat terpencil, yang kemana-mana harus jalan kaki, atau naik kuda serta naik turun bukit kalau mau ketemu pasiennya.. Tapi apa mereka digaji? iya lah.. dan gajinya gak sedikit-sedikit amat kok.. cukup lah buat jajan.. 🙂 ini nih bocorannya..

sumber : burungkumkum.com

sayangnya, masih sedikit sekali tenaga Dokter Umum dan Dokter Gigi yang mendaftar di program ini. selain memang lulusannya lebih sedikit dibanding tenaga kesehatan lain, Dokter umum dan dokter gigi ini juga sepertinya belum banyak tau dan tertarik mengikuti program ini. mungkin masih rancu dengan program PTT yang selama ini berjalan. well.. kenapa kemenkes tidak bekerja sama saja dengan kampus-kampus untuk menggabungkan program PTT dengan program nusantara sehat ya? toh sama-sama dua tahun? #CMIIW

Nah itu kalau bicara tentang tenaga kesehatan yah? gimana nih dengan kita yang bukan dari tenaga kesehatan? gimana nih orang yang berprofesi sebagai tukang nulis skenario sambil nyambi jadi tukang masak kayak saya? kira-kira bisa berpartisipasi apa buat program ini?

well.. Cita-cita besar dari program ini kan mewujudkan Indonesia yang sehat yah? banyak sih yang bisa kita lakukan.. seperti menjaga kesehatan dari diri sendiri dan menularkan cara hidup sehat ke orang-orang sekitar kita.. atau bisa juga memberitahukan soal program ini ke teman-teman tenaga kesehatan… sepertinya banyak juga yang belum tau.. ^_^

hayuklah.. mari bangun kesehatan Indonesia dari pinggiran.. 🙂

 

Mencari Suplier Ayam Yang Bisa Diandalkan

Berbisnis katering, memang membutuhkan banyak suplier bahan baku untuk mendukung kelangsungan bisnisnya. Saya memang biasa berbelanja segala sesuatunya sendiri, supaya bisa memastikan harga dan kualitas dari barang yang saya beli.

Kecuali ayam. Selama beberapa tahun berjalan, saya memang belum menemukan suplier ayam yang benar-benar cocok. Saya pernah mencoba berlangganan dari beberapa pedagang dipasar. Sayangnya mereka tidak bisa memastikan supply ayam kepada sayang. Ukurannya pun tidak bisa sama. Maklum mereka pedagang kecil.

Ketika mbak pegawai saya menawarkan suplier ayam kepada saya, saya pun tertarik untuk mengambil ayam dari suplier tersebut.

Sayangnya, Beberapa kali saya dikecewakan oleh suplier ini. Dia mengirimkan ayam yang tidak sesuai ukuran yang dijanjikan.. Terutama ayam-ayam ukuran besar.. Janjinya ukuran 1,4 kilo, yang datang ukuran 1,2 kilo atau 1,1 kilo. Jauh kan bedanya?

Ketika saya komplain, dia alasannya ukuran 1,4 itu pas hidup. Jadi pas diambil bulu dan jeroannya, ukurannya nyusut..

Laaah.. Kan saya gak terima bulu dan jeroannya.. Saya beli dalam keadaan bersih. Awal-awal saya komplain gitu, dia ngambek.. Dia bilang ya adanya kondisinya gitu..

Saya bilang, saya minta dikasih ukuran yang bener deh.. Tetep ga kejadian sampe sekarang. Pernah juga tiba-tiba dia mengirimi saya ayam yang ukurannya mungil banget, dengan alasan harga naik. Sementara saya retur, dia gak mau. Tentu ini bikin saya kecewa berat.. Padahal dia bisa mengabari saya kalau harga ayam memang  sedang naik. Tinggal buat penyesuaian harga. Ga sulit, bukan?

Kalau begini kondisinya jadinya saya yang rugi. Rugi dua kali. Karena Saya gak mungkin mengecewakan pemesan katering yang sudah berharap mendapat ayam ukuran tertentu. Jadilah saya kelimpungan membeli ayam-ayam baru di tempat lain dengan harga yang jauh lebih mahal tentunya karena beli dadakan.. Kebayang dong kerugian yang saya tanggung? Belum lagi ayam yang tidak mau dia retur itu. Mau buat apa?

Baru-baru ini dia kembali berulah.. Dia ngambek berat pas tau saya membeli ayam ukuran besar di tempat lain, sementara tetap membeli ayam ukuran kecil untuk pecel ayam sama dia.

Besoknya dia mogok mengirimkan ayam tanpa memberi kabar apapun. Bahkan ketika pegawai saya datang untuk mengambil ayam, kata-katanya malah bicara dengan ketus dan kasar. Menyuruh beli ayam di tempat lain saja.

Di kabari begitu, saya pun akhirnya mencari ayam sendiri di pasar. Allah Maha Baik. Saya dapat ayam yang seharga ayam yang suplier itu tawarkan. Rupanya ayam yang dia tawarkan gak murah-murah amat kok. Saya bisa dapat harga dan kualitas yang sama dipasar.

Bahkan sekarang saya dapat suplier baru yang lebih ramah, beragam daging yang lebih lengkap dan yang paling menyenangkan, suplier ini memberikan harga yang lebih murah dari harga yang di tawarkan suplier yang pertama.. Tentunya dengan timbangan yang benar.. Hahaha..

Eh, lagi asik-asiknya memesan ini-itu pada suplier baru, tiba-tiba si mbak pegawai bilang.. Katanya suplier lama nanyain kok gak pesen ayam lagi.. Hmmm.. Menurut ngana?

Walau saya adalah pembeli, saya tidak berharap diperlakukan seperti raja. Karena saya punya raja-raja lain yang harus saya jamu diluar sana.. Saya hanya berharap diberi kebebasan memilih. Memilih sesama pedagang yang bisa diajak bekerja sama.. Lagipula.. Allah sudah mengatur rezeki kita bukan? Tidak akan tertukar walau satu rupiah pun. Tapi.. Allah juga Maha Melihat. Bila kita tidak bersyukur atas apa yang sudah diberikanNya, mungkin dia akan menegur kita dengan caraNya sendiri.. Wallahualam.

wahai ayam.. segeralah kembali ke harga semula.. >_<

Apa yang penting buatmu?

Apakah kamu tau, apa yang penting buatmu saat ini? ya.. saat ini.. bukan kemarin.. bukan bulan lalu.. bukan tahun lalu.. atau 10 tahun yang lalu..

Pertanyaan ini tiba-tiba muncul di kepala, siang ini. saat saya duduk di sudut kedai kopi di kota kasablanka. Dari tempat saya duduk, saya bisa melihat begitu banyak orang yang lalu-lalang. Ada yang berjalan bergegas. Ada yang berjalan santai, menikmati setiap detik hidup mereka. sendiri, atau bersama orang tersayang.

Saya melihat sekumpulan remaja tanggung yang sibuk berdebat mau kemana. Sekelompok satpam yang sibuk menjalankan tugasnya. Seorang office boy yang berusaha bekerja dengan sungguh-sungguh, membersihkan bekas permen karet di lantai. Sementara di sudut lain, seorang bapak yang masuk dengan tergesa-gesa ke kedai kopi ini dan langsung mencolokkan chargernya dan beberapa menit kemudian baru memesan kopi.. hmm.. kira-kira apa yang penting buat mereka sekarang.. kebersamaan dengan sahabat? HP yang selalu menyala? promosi dari atasan? atau sekedar perut kenyang untuk bisa melanjutkan hidup?

saya teringat seorang sepupu yang bertekad mencari kerja dijakarta. well.. dia beruntung, akhirnya dia bisa bekerja di Jakarta dengan gaji sedikit diatas UMR. Bagi fresh graduate sepertinya, itu tentu sesuatu yang sangat membanggakan. saya pernah bertanya.. apa yang penting baginya sekarang? kenapa dia begitu bertekad ingin ke Jakarta. Ingin pergi ke kedai kopi ternama dan duduk-duduk santai disana.

Dia bilang, ingin terlihat keren. Sangat penting baginya, agar teman-temannya (di kota kecil di jawa tengah sana), tau bahwa sekarang dia sudah kerja di JAKARTA, bisa kerja di TV, Bisa minum kopi mahal hampir tiap minggu.

hmmm… well.. saat ini, itu yang penting baginya. tidak salah memang. mungkin hal itu yang akan membuatnya berjuang untuk tetap bekerja dijakarta. menerjang macetnya jakarta tiap pagi. mengganti HP dengan yang lebih mahal, walau harus mencicil atau berhutang. Buat sebagian orang, itu aneh. tapi buat dia, itu penting! Demi terlihat “wah”, versi dia dan teman-temannya.

saya tidak akan men-judge atau menggurui. semua orang punya prioritas. semua orang punya hal yang penting baginya dan ingin dia kejar. Semua hal itu malah membuat saya bertanya kepada diri sendiri. Sebenarnya apa yang penting buat saya sekarang? 😀

Sepertinya saya harus membuat mimpi-mimpi baru.. menyusun prioritas baru..

Jadi.. apa kamu sudah tau, apa yang penting buatmu sekarang?

 

 

Surat untuk mereka yang haus kekuasaan

sumber gambar : google.com

Kepada Tuan-Tuan yang haus kekuasaan.. Kapankah dahagamu terpuaskan?
Bila semua ada dalam genggammu, bisakah kau membuat keadaan lebih baik?
Bila semua ada dalam genggammu, bisakah kau menghapus luka yang  ada?
Bila semua ada dalam genggammu, bisakah kau buat rakyat lebih sejahtera?
Bila semua ada dalam genggammu, bisakah kau hidupkan mereka yang mati atas nama “kemerdekaan”?

Tuan  yang haus kekayaan, akankah semua harta itu kau bawa mati?
Tuan yang haus kehormatan, akankah bawahanmu membela saat mautmu tiba?
Sadarkah bahwa semua yang Tuan kejar hanya demi kebahagiaan sementara?
Dengan imbalan kesengsaraan, akibat doa orang-orang yang Tuan tindas..

Untuk mereka yang haus kekuasaan.. Di penjuru dunia..

 

Mari berdoa untuk perdamaian dan kedamaian dunia..

 

 

Doa

Pernahkah bingung saat berdoa? Bingung mau meminta apa padaNya?

Ya.. gitu deh…lagi bingung minta didoakan apa.. bukan karena gak punya permintaan apapun. bahkan sebaliknya. kebanyakan minta. Sampe malu padaNya. Ini edisi galau ditanya sama nyokap mau minta di doain apa sama nyokap… 😐

hmm… bilang gak ya? apa berdoa sendiri aja? errr.. entahlah… liat nanti aja.. 😐