susahnya jadi orang baik

jadi orang baik?? hare geneeee??

susyaaaaah.. lebih gampang jadi orang jahat, dari pada jadi orang baik.. ya terutama di jakarta, yah.. seorang teman pernah bercerita betapa dia kagum dengan masih adanya orang baik di jakarta… ya.. gak gampang jadi orang baik di jakarta.. lebih mudah jadi orang jahat..

bayangkan kalau kita menemukan sebuah HP di sebuah bangku coffe shop.. gak ada seorangpun yang kita kenal, dan sepertinya HP itu gak ada pemiliknya. kalau di pikir-pikir, tentu lebih gampang kalau kita kantungi saja HP itu dan berlalu pergi dari coffe shop, dari pada kita harus susah2 menunggu sang pemilik datang, atau mencari nomer telepon di phone book untuk menghubungi rumah atau orang terdekat si pemilik HP lalu mengembalikan HP tersebut? iya kan?

atau di saat lain, suatu kali kita tahu ada sebuah lowongan pekerjaan, sementara salah seorang (atau banyak) teman kita yang sedang butuh pekerjaan,  bukankah lebih mudah mengabaikan informasi itu, dari pada kita harus susah-susah menelepon atau menghubungi teman kita untuk mengisi lowongan yang di maksud?

mungkin hal-hal di atas hanya sebagaian kecil contoh betapa mudahnya berbuat jahat, dari pada berbuat baik yang butuh usaha lebih.

ini juga yang mungkin membuat banyak orang cenderung mengernyitkan dahi, begitu tiba-tiba ada orang yang susah-susah datang ke rumah,  untuk memberikan info lowongan pekerjaan karena HP anda tidak bisa di hubungin. atau mungkin ada orang yang dengan suka rela membantu anda menyelesaikan pekerjaan anda tanpa di bayar dengan uang, walaupun anda sudah menawarkannya. atau di saat anda sedang kehujanan malam-malam, ada seorang penjual gorengan yang tiba-tiba menyodorkan payung dan menawarkan mengantar anda ke halte terdekat yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari tempat anda berada, lalu orang itu tidak minta bayaran apa-apa?

ada banyak orang malah berpikir bahwa pasti ada maksud lain di balik kebaikannya itu? rata-rata orang pasti akan curiga.. yah.. gak di pungkiri.. banyak orang yang mau bersusah-susah melakukan hal baik untuk orang lain, dengan maksud tertentu.. mengharap sesuatu.. dan banyak tindakan kejahatan yang terjadi dengan di dahului oleh tindakan baik si pelaku untuk mengaburkan motif kejahatannya. hal-hal yang seperti ini nih yang merusak kepercayaan.. (idiot)

saya sendiri pernah mengalami sebuah kejadian lucu. saya bermaksud menolong seseorang. saya sama sekali gak mengharap imbalan apapun dari apa yang saya lakukan. sehingga saya dengan ikhlas menolak balasan uang yang dia tawarkan. tapi jawabannya malah sedikit aneh. `jadi kamu bantu saya, karena kasihan sama saya? jadi kamu anggap saya fakir miskin dan anak terlantar yang butuh di kasihani?!` ucap orang itu dengan sedikit marah.

huahahahaha.. (rofl) saya benar-benar tertawa tergelak.. susah banget ya, mau jadi orang baik.. (tongue)

.

marah

 

Gue kadang bertanya-tanya sama tuhan.. Han.. kenapa sih, Engkau menciptakan rasa yang namanya Marah? Sesuatu yang sangat menghabiskan energi.. sesuatu yang bisa melukai diri sendiri dan orang lain?  kenapa, Han?

Rasa marah itu juga sering banget loh Han, bikin orang jadi gak bahagia… bikin muka cemberut, kusut, dan gak enak di liatnya.. padahal ya, Han.. andai aja rasa marah itu nggak ada, mungkin semua orang akan selalu terlihat tersenyum dan bahagia.. hihihi.. ;))

Ya.. hamba-Mu yang serba tidak tahu ini sadar banget, kok… Engkau Maha Tahu dan Maha Kuasa atas segala hal.. Engkau menciptakan rasa marah itu mungkin sebagai penyaluran energi negatif yang ada… dan mungkin masih banyak lagi tujuan-tujuannya yang aku sendiri masih belum tahu..

terima kasih Tuhan atas semua yang telah kau ciptakan.. terima kasih Engkau masih memberiku kesempatan untuk menikmati semua rasa yang Kau ciptakan.. terima kasih atas semua kesempatan mengenal berbagai mahluk ciptaan-Mu.. makin ku menghitung nikmat-Mu, makin tidak habisnya ku bersyukur.. Terima kasih Ya Allah.. Alhamdulilah..

*sempat merasa gundah karena begitu banyak amarah yang ada dalam diri orang-orang di sekitar, namun kini sudah lebih bisa menghadapinya sambil tersenyum dan hati yang lebih ringan*

Kadang gue Merasa kasihan aja sama orang-orang yang hidupnya selalu di liputi rasa marah, iri, dengki, cemburu dan sirik kepada orang lain.. kok gue ngeliatnya mereka gak pernah sempat bersyukur dan menikmati semua yang sudah di berikan Allah kepadanya.. yang ada di kepalanya Cuma marah, kesel, sebel.. soalnya kadang yang gue liat itu marah untuk sesuatu yang gak perlu.. 😀 

ya.. andai mau melihat ke “bawah”,  tentunya mereka akan masih merasa beruntung dan mensyukuri semuanya.. gue harap mereka penyesalan mereka gak datang terlambat.. tanpa sadar mereka sudah menyakiti orang-orang yang sesungguhnya sayang pada mereka.. kebayang gak sih di kepala mereka andai orang-orang yang mereka marahi itu udah nggak ada lagi di dunia ini.. atau perasaan sayang orang-orang itu berubah menjadi benci? Siapa sih yang suka hidup dengan di benci oleh orang lain? apa lagi orang yang pernah dekat.. ayo lah.. jaga teman-temanmu.. jaga orang-orang yang kamu kasihi dan mengasihimu… Hidup terlalu indah untuk disia-siakan.. apa lagi untuk bergelut dengan emosi negatif yang membuat hati tidak bahagia.. 

 

*semoga aku bisa menghilangkan rasa marah dalam diri dan tidak khilaf terbawa emosi sampai menyakiti orang-orang yang ku sayang* *satu jari nunjuk ke orang lain, jari2 yang lain nunjuk ke gue* :))

hari baru semangat baru..

membuka mata, menatap keluar jendela.. mendung masih menyelimuti pagi ini.. udara dingin menyentuh kulit, memberikan rasa sejuk sekaligus dingin yang sedikit menusuk kalbu.. namun semua tidak terasa menganggu.. beralih menatap HP, membalas sms seseorang yang tertidur saat bersms semalam.. menyapa teman2 dengan sapaan hangat.. 

berjanji pada diri sendiri untuk tidak pernah berhenti optimis dalam menjalani hari.. tidak akan meneteskan air mata untuk hal kecil dan remeh temeh.. tidak akan pernah menyingkirkan senyuman dari bibir ini serta tidak akan pernah berhenti menyebarkan semangat dan aura hangat pada orang-orang di sekitar.. 

menoleh ke arah jendela, melihat semua orang bersiap untuk berangkat beraktifitas, di pagi yang dingin ini.. semua orang tampak bergegas, tidak meperhatikan sekitar.. hanya ada dia dan dirinya di pikiran mereka.. hmm.. sebuah egoisme metropolitan yang sangat khas..

pikiran melayang ke banyak orang yang sejak beberapa hari yang lalu bertanya kabar dan kesibukanku.. ah.. perasaan mereka saja kalau mereka pikir aku melupakan mereka.. guys.. even my body wasn’t there with you.. but you all always in my heart.. i will always be here for you.. 🙂 kangen kalian semua.. gak maksud ninggalin kalian semua, kok.. *hugs* 

terdiam sejenak menatap awan yang bertumpuk di langit.. warnanya sedikit gelap.. mencari sang mentari yang bersinar malu-malu, dan bertanya “akankah kau menyentuh hati dan jiwa ini dengan sinar hangatmu?? Akankah sinar hangatmu akan mampu menularkan semangat hidup yang tidak pernah putus??”

ku haturkan sebuah doa khusyuk untuk kesembuhan seseorang yang sedang di uji kesabarannya melalui penyakit, berharap semangat hidupnya tidak akan pernah padam seperti sinar mentari yang tidak akan berhenti menyinari bumi.. sambil ku doakan semua orang yang ku cinta agar selalu sehat dan mampu menghadapi masalah mereka.. menanti saat kembali berkumpul bersama dan berbagi rasa.. 

tiba-tiba kerinduan menyergap hati.. memikirkan seseorang disana.. entah apa yang sedang di lakukannya sekarang.. selalu berharap dia baik-baik saja.. sudenly miss someone.. *sigh*

apa yang mau kamu curi?

Jika hari ini adalah “Hari Mencuri Sedunia” apa yang akan kau curi dari aku?.

pertanyaan itu gue lontarkan ke beberapa temen2 via YM.. dan bener aja.. gue dapet jawaban2 yang sangat mengejutkan.. lucu2.. seru.. ini jawaban beberapa temen :

APA YANG AKAN KAMU CURI DARI AKU???

  • Yati :  hatimu, nona
  • om rony : ku curi otakmu?? atau hatimu??
  • Om danugak ah nanti aku dikira pencuri 😆 << akhirnya menjawab mau mencuri kopi gue (doh)
  • Ratih : aku akan mencuri semangatmu
  • tukang kopisusu : hatimu.. *tersipu* <<< Gombal! *pentung2 pake donat J-co*
  • kodok : akan ku curi waktumu…
  • arief : Naskah aja ya..atau duit..ha4
  • unyil : di sensor aja jawabannya!! yang pasti dia ngasih jawaban yang bikin gue bakal manggil orang sekampung buat mentungin dia pake sendal.
  • Farida :  aku ingin mencuri bakatmu,percaya diri mu,dan semangatmu. << hasyah!!!
  • Si Mbah :  Aku mencuri bantal, laptop, kulkas dan isi2nya, trus ibu, trus mpus. Keren kan, udah ga ada hiburan, makanan, ga bisa tidur, sendirian pula hahaha <<< yang ini sih model perampok beneran.. *pentung2 pake ikan bandeng*

 

tapi, dari semua jawaban temen-temen gue, ada satu jawaban paling gokil yang bikin gue temehek-mehek.. ini dia.. 

 

aku curi senyummu, kusimpan dalam kotak hitam serupa yang dipunya pandora dan akan kubuka ketika dunia menangis, langit menggelap dan awan bergayut muram agar setiap yang tersentuh ujung lengkung bibirmu yang menaik ke atas akan melihat warna kembali cemerlang dan harapan sedang sembunyi di balik pelupuk matahari yang mungkin sedang lelap kelelahan.

 

ANJRIT!!! kata2nya pito dasyat banget deh.. aaaaah… pito.. you are so sweeet, honey.. cewek mana juga bakal klepek2 deh, dengan rayuan maut lo.. 

elo emang cowok banget, dah!!! bener2 salah body!!! wakakakakakakakak…. huaaaa.. kangen pito.. *hugs*

belajar jadi ulat

seorang teman yang biasa baca blog gue, tiba2 tanya.. “luv.. kok elo sekarang gak pernah cerita soal kodok lagi, sih???” gue ngakak dan langsung bilang..”iyee… gue udah gak bisa cerita soal kodok dengan bebas.. soalnya dia baca blog gue yang sekarang.. huaaaa… gak enak klo cerita disini.. ya.. jadi curhat personal aja.. 😛 ” (selain itu karena sekarang gue udah mulai jarang digangguin maen sama kodok kali, ya? 😀 )

sebenarnya ini semua adalah salah satu resiko klo membuka cerita pribadi di blog.. apa lagi kalo yang baca orang2 yang kenal kita.. ada banyak mata, hati dan pikiran yang kadang harus di jaga.. ruang privasi sedikit jadi lebih sempit.. efek dari tenar ya begini! Hasyah!!! TENAR??? hmm.. itung-itung belajar jadi ulat (belajar naik daun). makanya gue sampe pernah di kasih award belajar tenar dan bikinin gambar ini sama tetangga sebelah..

sebenarnya kadang gue gak terlalu mikirin soal dampak dari postingan gue, sih.. terserah lah yang mau baca mau mikir apa.. blog ini blog gue, terserah gue mau nulis apa.. kalo nggak suka ya nggak usah di liat.. klik aja tanda silang di pojok kanan atas.. beres, tho??? cuma tetap aja.. hati nurani gak bisa di tutupi.. kalau ada yang merasa tersinggung dengan postingan gue, walaupun itu hak mereka untuk tersinggung dan hak gue untuk menulis apapun, ya tetap aja ada perasaan gak enak di hati.. 

makin banyak orang yang tahu kita, jadi makin besar image yang mesti di jaga.. sempet ada temen yang bilang.. “kalo luvie bisa jaim, artinya udah kiamat”. kurang ajar tuh temen gue.. tapi ya gitu lah.. kadang gue terlalu ceplas-ceplos.. kan gue polos dan apa adanya.. 😀 *kabur sebelum di timpuk pake bakiak*

jadi inget waktu salah satu teman bingung mau curhat, tapi ternyata udah banyak orang-orang disekitarnya yang tahu soal blognya itu.. akhirnya dia hanya menulis gini “rasanya saya ***** sama si ***, padahal **** saya ***** disana. bla..bla..bla..” begitulah sepanjang postingan.. wakakakak..

ngeblog aja kok jadi susah, sih?? ya sebenernya kalau mau di bikin susah ya bisa susah, kalau mau di bikin gampang ya bisa juga.. 😀 ada juga temen gue yang sempet bilang “kalo tulisan lo nggak mau di baca orang, ya jangan di posting..” hehe.. bener juga, sih.. tapi ya itu pilihan sih.. terserah aja.. di sadari atau tidak, kadang orang butuh “berteriak”, melepaskan emosi yang ada.. enak gak sih lo, kalau hanya berteriak dalam hati?? 😛 dan emang itu lah gunanya blog dan plurk.. tempat lo berteriak sekencang-kencangnya.. iya, kan?? 

jadi.. masihkah perlu ada batasan apa yang harus di posting di blog dan apa yang tidak harus di posting???