serunya belajar skenario

hihihi.. lama gak posting.. abisnya belakangan hidup gue rada ribet…  (halah, gaya!) 😀

beberapa waktu yang lalu gue di tawarin untuk ngajar.. sebuah kesempatan yang udah lama banget gue tunggu.. terus terang… mengajar adalah cita-cita gue, sebelum akhirnya gue nyangkut jadi penulis.. bahkan gue sendiri pun mengambil kuliah di pendidikan ekonomi. dengan harapan bisa mengajar setelah lulus..

harapan untuk mengajar sempat gue pendam setelah gue memilih profesi sebagai tukang ketik penulis. tapi Allah memberikan gue kesempatan untuk mewujudkan mimpi gue dan tetap menjalani profesi gue ini.. yaitu memberi kursus menulis skenario di lembaga kursus menulis skenario . hmm… kursus menulis skenario?? sebuah hal yang baru di dengar mungkin.. beda banget dengan kursus menggambar, menulis atau membatik, setelah mengikuti kursus ini di harapkan nantinya setelah belajar ditempat ini, para siswanya bisa memilki kemampuan menulis skenario yang belum banyak di miliki di industri perfilman di Indonesia.. pengen dong ngeliat film, acara TV, atau karya2 yang beda, dalam beberapa waktu kedepan?? mudah2an ini jadi jalan buat mereka yang ingin belajar tentang skenario dan membuat gebrakan baru di dunia film, program TV, dan animasi..

pilihan kelasnya juga banyak banget loh..

selain jam belajar yang bisa di pilih sendiri, pengajarnya juga silahkan di pilih..  naaah… siapa yang mau belajar skenario sama gue atau yang lainnyaaaaaaaaaaa… hayo ikutan.. nanti belajar dan bersenang-senang bersama-sama.. pasti seruuuu..

btw.. ayo bantu promosiin.. dan doakan semoga semua lancar, yah.. amiiiiin.. 😀

gadis kecil dan sang hujan

Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.

Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.

Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.

Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.

Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”

gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…

.

mercusuar

Bermiliyar-milyar butir pasir terhampar di sebuah panjang yang luas.. suasana terlihat sepi di malam hari.. keceriaan dan keriangan di suang hari hilang, di bawa matahari yang tenggelam di ufuk barat.. 

tinggallah Sang rembulan yang menerangi malam dengan sinarnya yang lembut… suasana gelap dan cahaya rembulan yang redup, membuat para nelayan yang belajar sering kali menabrak batu karang di sekitar pantai…

Di bangunlah sebuah mercusuar yang tinggi dan megah. semua memujanya.. mengaguminya.. berterima kasih kepadanya karena telah membantu dan menjadi inspirasi banyak orang..

Namun tidak ada yang tahu bahwa mercusuar itu juga menjadi simbol kesepian.. kesendirian.. dia di bangun di atas tanah berpasir yang setiap saat dan setiap hari di terjang air laut.. sosok tegar yang terlihat dari luar, sesungguhnya rapuh di dasar dan berisi kesepian.. apa yang terlihat di luar tidak selalu sama dengan yang terlihat di dalam, bukan?

sampai kapan kah mercusuar itu bertahan? entahlah.. mungkin tidak lama… toh tidak ada yang abadi di dunia ini….

 

*sejak di temukannya GPS, jumlah mercusuar menurun drastis.*

 

 

dont know what to do

i wish i know what i want.. 🙁 so i can do what i want to do.. 8-|

banyak hal sebenarnya yang bisa di kerjain.. banyak hal yang ingin di lakukan.. tapi.. ntah harus memulainya dari mana..

hati mendingin.. pikiran membeku.. angan terus larut terduduk di sudut kamar yang kotor.. saat imajinasi tak lagi melayang.. saat hasrat yang biasa membara kini nyalanya mulai padam.. tak tahu apa yang harus di lakukan.. ingin segera bangkit dan kembali melangkah… tapi ntah harus mulai menggerakkan syaraf yang mana.. 

Tuhan.. isi lah hati ini dengan cahaya-Mu.. Isi pikiran ini untuk selalu bersyukur dengan semua rezeki yang kau beri.. tetapkan aku untuk selalu di Jalan-Mu.. Jalan yang Engkau ridhoi.. 🙂

ku tarik nafas panjang di malam yang dingin ini.. sendiri.. sepi.. menatap jam dinding yang terus berdetak tanpa henti.. tak perduli apapun yang terjadi, dia terus berjalan.. tak terpengaruh rasa dan suasana hati.. ya.. itu pasti karena dia tak punya hati.. haruskan ku seperti itu? menjadi mesin tak berhati agar terus berjalan konstan tanpa henti walau apapun yang terjadi? Tidak!! aku tidak bisa melakukannya.. aku bukan robot. tubuh ini tidak terbuat dari onderdil-onderdil berbahan besi yang mampu bekerja tanpa henti. tubuh ini terbuat dari daging, darah, tulang yang di balut dengan rasa.. balutan itu yang mempengaruhi hidupku.. mempengaruhi cara pandangku, pola pikirku, keputusan dalam hidupku.. ya.. mempengaruhi banyak hal… dan itu karena satu hal.. RASA.. 

ku kumpulkan semua mimpi dan asa yang pernah tercipta. mengumpulkannya di dalam satu kotak dan menguncinya rapat-rapat. menguburnya di relung hati.. berpikir bahwa dengan begitu semua akan menjadi lebih baik..   

ku mulai pejam kan mata untuk mengumpulkan energi.. agar ku bisa bekerja kembali.. menjadi robot yang hidup.. menjadi mesin yang berhati..

ahh.. ku benar-benar jenuh.. ku ingin berteriak dan melakukan apapun yang ku mau tanpa memperdulikan apapun.. aku benar-benar ingin melakukannya.. tapi saat itu ku sadar.. ada begitu banyak tanggung jawab yang ku pegang.. mungkin benar kata salah satu teman.. paling enak menjadi anak-anak.. tidak perlu memikirkan banyak hal. tidak perlu terbenani dengan begitu banyak masalah.. itulah sebabnya muncul peterpan syndrome.. menjadi dewasa memang benar-benar menjadi sebuah pilihan.. tidak ada yang salah dengan menjadi anak-anak..

walau kita pikir dengan menjadi “anak-anak” kita bisa melakukan apapun yang kita mau, tapi tidak semudah itu.. kita adalah mahluk sosial yang dimana kita bisa hidup sebebas-bebasnya, selama kebebasan kita tidak mengganggu orang lain.. kalau kita pikir kenyamanan yang muncul atas apa yang kita lakukan sudah merupakan jawaban, alasan serta pembenaran dari semua tindakan kita, kita salah besar. karena pada kenyataannya tidak segampang itu. Dari begitu banyak orang-orang yang perduli dan sayang pada kita, tentu banyak pula keinginan dan harapan mereka yang mestinya sebaiknya kita perdulikan.. kita tidak dapat begitu saja menutup mata dan telinga atas keinginan dan harapan orang-orang terdekat kita..

fuiiih.. kadang berharap hidup ku bisa berjalan di jalan tol yang sering macet bebas hambatan. tapi saat itu ku sadar kalau hidup ku menjadi lebih indah dan berwarna seperti sekarang, karena begitu banyak kerikil-kerikil kecil yang mengisi jalanku sekarang.. yang membuatku berjalan sedikit lebih lambat sehingga ku dapat memiliki kesempatan melihat sekeliling dan menikmati setiap langkah yang ku jalani.. tetap bersyukur sajalah.. O:-)

 

Ps : menulis dengan beban berat yang menumpuk di dada, dan kini mulai terasa lebih ringan.. 🙂

dingiiiiin…

 

Hujan sudah beranjak pergi.. Kini tinggal Angin dingin menerpa.. Udara dingin yang membawa rindu.. Rindu hangatnya berada di bawah selimut.. berada di dalam dekapan orang-orang yang tercinta.. Ku menatap jauh ke horizon. Ku lihat halimun berkumpul… Kelabu telah menghapus sang biru.

Aaaaah… Aku menggeliat.. Meluruskan urat-urat sendi yang berubah kaku karena jarang di gerakkan.. dingin.. itu jadi alasan mengapa ku enggan beranjak turun dari tempat tidur.. udara dingin itu meniupkan hawa kemalasan.. itu alasanku.. dasar manusia.. tidak pernah mau di anggap salah.. selalu mencari kambing hitam..

Saat seperti ini, ku rindukan matahari.. matahari yang memberi hangat di hati dan bumi ini.. kemanakan dia sekarang? Kenapa dia berada jauh sekali…. ingin ku peluk matahari itu agar tubuhku menghangat.. agar ku kembali bersemangat.. menyelesaikan pekerjaan yang kini tanpa hasrat..

hasrat? Apa hubungannya matahari dan hasrat? Ya.. hasrat.. semangat.. passion.. itu yang selalu ku butuhkan dalam hidup ini.. untuk membuat hidupku selalu cerah ceria penuh warna.. membuatku selalu optimis dalam menghadapi semua masalah yang ada.. membuatku lebih cepat bangkit dari segala kesedihan dan keterpurukan… menerpa segala rintangan yang selalu menghadang… yah… terdengar sangat dramatis..  tapi itulah aku…

ku kumpulkan serpihan-serpihan semangat itu.. saat ku dengar sebuah kabar baru.. kabar yang menyalakan satu lilin semangatku.. namun di saat yang sama juga mulai mengembuskan angin kekhawatiran di lilin-lilin ku yang lain.. sudahlah.. ku jalani saja semuanya.. kini saatnya bangkit dan melakukan yang terbaik.. menggeliat dari mimpi-mimpi dan mulai membangun tangga rencana logis untuk meraih semua impian yang sudah ku bangun dan ku gantungkan tinggi, bersanding bersama bintang dan matahari serta bulan… 

 

hujan dan mimpi

malam ini.. eh tidak.. ini sudah bukan malam… ini sudah pagi.. sudah lewat jam 12 malam.. pagi ini.. udara begitu panas.. aku tidak dapat memejamkan mata.. tugas-tugasku membuatku masih terjaga di tengah malam yang gelap ini,, tiba-tiba, banyak ingatan yang melintas di kepala ini.. ingatan yang membawaku berlari kembali ke masa lalu.. hmm… membuatku rindu akan banyak hal. pada banyak orang dan pada banyak tempat., tiba-tiba terdengar suara tetesan air hujan menerpa dedaunan dan atap rumah.. ku menoleh ke jendela.. benar saja. hujan turun. Ku buka pintu dan menatap keluar rumah.. menatap rentetan butir air hujan yang menerjang bumi.. mereka berlarian, berebut sampai kebumi.. mendinginkan bumi… mendinginkan hati.. hujan menyelimuti bumi pagi ini, menyejukan malam yang panas.. membuat semua orang makin terlelap dalam mimpi indah mereka.. mimpi yang belum sempat ku rasakan malam ini..

hmm.. mimpi.. akankah ku sanggup bermimpi lagi? Keinginan untuk bermimpi untuk diriku sudah nyaris hilang.. ku bermimpi hanya untuk pekerjaanku.. karena itu pekerjaanku.. bermimpi dan bercerita.. tapi aku tidak pernah mau bermimpi untuk diriku sendiri..aku nyaris tidak mau bermimpi tentang aku dan keinginanku.. Tidak.. tidak ingin.. aku lebih suka memijak bumi dan tetap berada di bumi untuk menerima kenyataan.. dari pada terus bermimpi dan terbang, sampai pada akhirnya terhempas ke bawah oleh kenyataan.. tidak.. aku tidak berani bermimpi untuk diriku lagi.. aku tidak ingin kecewa karena mimpiku sendiri..

hujan makin deras.. angin berhembus kencang.. apa maksud dari semuanya?? Ingin memperlihatkan kuasa alam? Lantunan lagu secret – Heart dari santo, sayup-sayup tertutup oleh suara hujan yang jatuh.. dingin.. malam ini jadi terasa sangat dingin.. ku ingin mencari sesuatu yang dapat menghangatkan hati dan badan ini.. selimut? hmm.. tidak.. aku rasa secangkir kopi Arabica mungkin akan cocok menemaniku di pagi yang dingin ini..