mari melangkah..

Posted By luvie
Categorized Under: ngelantur
Comments (4)

ya.. mari melangkah.. jelas kita tidak bisa hanya duduk diam menanti apapun yang akan datang.. mari kita melangkah, menyambut semua yang menghampiri kita dengan senyum mengembang…

Itu lah yang ku lakukan sekarang..  aku melangkah.. walau aku sendiri masih bingung mau menjejakkan langkahku kemana.. setiap jalan yang ku tempuh, memiliki ujung yang indah dan menarik untuk dinikmati.. namun untuk sampai ke semua tempat itu, aku harus memilih jalanku..

Read more…

surat untuk lelaki yang (masih) ku cinta

Posted By luvie
Categorized Under: ngelantur
Comments (10)

kamu tentu tahu, hari ini adalah 1 syawal 1430 H.. hari Raya Idul Fitri.. dimana semua orang merayakan hari kemenangannya setelah sebulan penuh berpuasa, menahan hawa nafsu.. hari ini dimana seharusnya semua marah, dosa dan hal-hal buruk lainnya terhapus sehingga kita kembali dalam keadaan suci, seperti bayi yang baru lahir..

hari ini adalah hari dimana semua orang berkumpul dengan keluarga dan kerabat serta sahabatnya.. hari dimana semua silaturahmi yang sempat renggang bahkan terputus, kembali terjalin dengan erat..

tadi pagi aku menelepon mu.. sayangnya semua telepon mu mati.. aku telepon ke rumah, ternyata kamu pergi.. aku ingin ketemu kamu..  karena aku tahu kamu punya banyak salah sama aku.. makanya aku mau datang supaya kamu bisa minta maaf sama aku.. supaya aku bisa memaafkan kamu.. kalau menurut semua orang itu suatu hal yang aneh, tapi apa yang ku lakukan adalah yang terbaik.. karena aku tahu kamu tidak akan pernah mau mendatangi aku untuk meminta maaf.. maka aku lah yang seharusnya mendatangi kamu.. walau itu tidak bisa menghapus semua luka yang pernah ada.. tapi aku ingin menghapus semua amarah yang selama bertahun-tahun menyesakkan rongga dada.. tapi tenyata.. kesempatan itu belum datang.. :) ya sudahlah.. aku akan tetap mendoakan mu dari sini.. semoga kamu selalu berada di dalam lindungan-Nya.. jaga kesehatan.. kurangi rokoknya dan bergadang.. angin malam tak baik untuk kesehatan…

aku gak akan bisa memungkiri bahwa dalam setiap helaan nafas yang ku hembuskan.. ada separuh jiwa mu yang telah menyatu dalam diriku.. sifat keras kepala-mu.. ego-mu.. ada cinta yang berubah menjadi amarah membuncah.. semua ada disini.. masih ada disini.. sampai detik ini..

namun semua itu tidak akan membakar ku.. aku tahu betul bagaimana mendinginkan kepala dan hatiku.. kini.. semua sudah mulai dingin kembali.. aku akan belajar benar2 memaafkan mu, tanpa harus menunggumu mengucap kata ajaib itu.. karena sampai detik ini.. aku (masih) mencintaimu..

kotak dan bayang-bayang

Posted By luvie
Categorized Under: ngelantur, story
Comments (18)

Sebuah kotak kayu dengan gembok besar, tampak tersimpan rapi di atas sebuah lemari kayu tua. Tak ada yang menyentuhnya. Tak ada yang melihatnya setelah sekian lama. Dia telah terlupakan. Terabaikan. hanya seekor ibu laba-laba yang setia menemaninya dan menjadikannya rumah bagi anak-anaknya..

hingga suatu hari, seorang anak kecil dengan polos memanjat lemari, menarik sang kotak usang itu dan bermain dengannya.. anak kecil yang sedang belajar membaca, mengeja tulisan di atas kotak dengan terbata.. “pan-do-ra”. Anak kecil itu mengernyitkan dahi, tak mengerti arti tulisan tersebut. Rasa penasaran membuat anak kecil itu membuka paksa sang Pandora. Segala cara dia lakukan. Dia banting, congkel dan injak-injak kotak itu.

akhirnya sang Pandora pun terbuka.. sekelebat bayangan masa lalu keluar dari kotak itu.. menyeruak, mengisi setiap ruang kosong dengan rasa dingin, sakit dan luka yang mendalam.

Anak itu tetap tak mengerti apa yang telah di lakukannya. Dia tak menemukan apa yang dia cari. Dia pun pergi meninggalkan sang Pandora dengan keadaan terbuka. segala yang telah tersimpan di dalam kotak itu pun dibiarkannya begitu saja.

Kumpulan bayangan berwarna hitam itu kini terus menebal, menghancurkan semua yang ada. Kembali Meninggalkan segala luka dan derita.. banjir air mata tak mampu menenggelamkannya, topeng kebahagiaan tak mampu menyembunyikannya..

ku tanya pada bayangan hitam itu, “kapankah kamu akan pergi dari hidupku?”. bayangan hitam memberikan seuntai senyum licik “Tidak akan pernah! karena aku akan terus mengikutimu, dalam setiap derap langkah yang kamu ambil.. menghantui hidupmu.. selamanya..” suara itu langsung menghantar udara dingin yang membekukan hati dan pikiranku.. aku beku.. buntu..

akankah muncul seseorang untuk menangkap dan memerangkap sang bayangan kelam untuk menguncinya kembali ke dalam kotak ajaib bernama Pandora? Aku ingin melakukannya.. tapi tubuh ini terlalu lemah.. hati ini sedang terluka parah.. berharap keajaiban datang, mengambil semua luka yang ada dan membalut hati ini dengan kedamaian, kehangatan, untuk menebarkan berjuta kasih sayang dan cinta dimana-mana..

gadis kecil dan sang hujan

Posted By luvie
Categorized Under: story
Comments (17)

Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.

Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.

Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.

Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.

Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”

gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…

.

pasir di tanganku…

Posted By luvie
Categorized Under: narsissism
Comments (8)

semakin pasir itu digenggam erat di tangan, akan makin banyak yang berjatuhan.. dan akhirnya pasir itu pun menghilang.. 

ya.. tapi bila kita memegang pasir itu dengan tangan terbuka… apa yang akan terjadi.. pasir-pasir itu akan tetap berterbangan juga… tetap tergelincir jatuh dari tangan.. 

kecuali pasir adalah pasir basah.. tapi sampai kapan pasir-pasir itu akan basah?toh nantinya juga pasir-pasir itu akan mengering.. 

memang sulit untuk terus menjaga pasir di tangan.. kecuali bila pasir itu selalu basah.. 

 

pria ibarat pasir di tangan.. di genggam erat, dia cari celah untuk berlari.. di pegang dengan tangan terbuka dia tetap pergi dan terbang dengan bebas.. 

 

wahai pasir di tangan.. katakan.. apa yang harus ku lakukan padamu..