mari melangkah..

ya.. mari melangkah.. jelas kita tidak bisa hanya duduk diam menanti apapun yang akan datang.. mari kita melangkah, menyambut semua yang menghampiri kita dengan senyum mengembang…

Itu lah yang ku lakukan sekarang..  aku melangkah.. walau aku sendiri masih bingung mau menjejakkan langkahku kemana.. setiap jalan yang ku tempuh, memiliki ujung yang indah dan menarik untuk dinikmati.. namun untuk sampai ke semua tempat itu, aku harus memilih jalanku..

Continue reading “mari melangkah..”

surat untuk lelaki yang (masih) ku cinta

kamu tentu tahu, hari ini adalah 1 syawal 1430 H.. hari Raya Idul Fitri.. dimana semua orang merayakan hari kemenangannya setelah sebulan penuh berpuasa, menahan hawa nafsu.. hari ini dimana seharusnya semua marah, dosa dan hal-hal buruk lainnya terhapus sehingga kita kembali dalam keadaan suci, seperti bayi yang baru lahir..

hari ini adalah hari dimana semua orang berkumpul dengan keluarga dan kerabat serta sahabatnya.. hari dimana semua silaturahmi yang sempat renggang bahkan terputus, kembali terjalin dengan erat..

tadi pagi aku menelepon mu.. sayangnya semua telepon mu mati.. aku telepon ke rumah, ternyata kamu pergi.. aku ingin ketemu kamu..  karena aku tahu kamu punya banyak salah sama aku.. makanya aku mau datang supaya kamu bisa minta maaf sama aku.. supaya aku bisa memaafkan kamu.. kalau menurut semua orang itu suatu hal yang aneh, tapi apa yang ku lakukan adalah yang terbaik.. karena aku tahu kamu tidak akan pernah mau mendatangi aku untuk meminta maaf.. maka aku lah yang seharusnya mendatangi kamu.. walau itu tidak bisa menghapus semua luka yang pernah ada.. tapi aku ingin menghapus semua amarah yang selama bertahun-tahun menyesakkan rongga dada.. tapi tenyata.. kesempatan itu belum datang.. 🙂 ya sudahlah.. aku akan tetap mendoakan mu dari sini.. semoga kamu selalu berada di dalam lindungan-Nya.. jaga kesehatan.. kurangi rokoknya dan bergadang.. angin malam tak baik untuk kesehatan…

aku gak akan bisa memungkiri bahwa dalam setiap helaan nafas yang ku hembuskan.. ada separuh jiwa mu yang telah menyatu dalam diriku.. sifat keras kepala-mu.. ego-mu.. ada cinta yang berubah menjadi amarah membuncah.. semua ada disini.. masih ada disini.. sampai detik ini..

namun semua itu tidak akan membakar ku.. aku tahu betul bagaimana mendinginkan kepala dan hatiku.. kini.. semua sudah mulai dingin kembali.. aku akan belajar benar2 memaafkan mu, tanpa harus menunggumu mengucap kata ajaib itu.. karena sampai detik ini.. aku (masih) mencintaimu..

kotak dan bayang-bayang

Sebuah kotak kayu dengan gembok besar, tampak tersimpan rapi di atas sebuah lemari kayu tua. Tak ada yang menyentuhnya. Tak ada yang melihatnya setelah sekian lama. Dia telah terlupakan. Terabaikan. hanya seekor ibu laba-laba yang setia menemaninya dan menjadikannya rumah bagi anak-anaknya..

hingga suatu hari, seorang anak kecil dengan polos memanjat lemari, menarik sang kotak usang itu dan bermain dengannya.. anak kecil yang sedang belajar membaca, mengeja tulisan di atas kotak dengan terbata.. “pan-do-ra”. Anak kecil itu mengernyitkan dahi, tak mengerti arti tulisan tersebut. Rasa penasaran membuat anak kecil itu membuka paksa sang Pandora. Segala cara dia lakukan. Dia banting, congkel dan injak-injak kotak itu.

akhirnya sang Pandora pun terbuka.. sekelebat bayangan masa lalu keluar dari kotak itu.. menyeruak, mengisi setiap ruang kosong dengan rasa dingin, sakit dan luka yang mendalam.

Anak itu tetap tak mengerti apa yang telah di lakukannya. Dia tak menemukan apa yang dia cari. Dia pun pergi meninggalkan sang Pandora dengan keadaan terbuka. segala yang telah tersimpan di dalam kotak itu pun dibiarkannya begitu saja.

Kumpulan bayangan berwarna hitam itu kini terus menebal, menghancurkan semua yang ada. Kembali Meninggalkan segala luka dan derita.. banjir air mata tak mampu menenggelamkannya, topeng kebahagiaan tak mampu menyembunyikannya..

ku tanya pada bayangan hitam itu, “kapankah kamu akan pergi dari hidupku?”. bayangan hitam memberikan seuntai senyum licik “Tidak akan pernah! karena aku akan terus mengikutimu, dalam setiap derap langkah yang kamu ambil.. menghantui hidupmu.. selamanya..” suara itu langsung menghantar udara dingin yang membekukan hati dan pikiranku.. aku beku.. buntu..

akankah muncul seseorang untuk menangkap dan memerangkap sang bayangan kelam untuk menguncinya kembali ke dalam kotak ajaib bernama Pandora? Aku ingin melakukannya.. tapi tubuh ini terlalu lemah.. hati ini sedang terluka parah.. berharap keajaiban datang, mengambil semua luka yang ada dan membalut hati ini dengan kedamaian, kehangatan, untuk menebarkan berjuta kasih sayang dan cinta dimana-mana..

gadis kecil dan sang hujan

Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.

Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.

Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.

Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.

Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”

gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…

.

pasir di tanganku…

semakin pasir itu digenggam erat di tangan, akan makin banyak yang berjatuhan.. dan akhirnya pasir itu pun menghilang.. 

ya.. tapi bila kita memegang pasir itu dengan tangan terbuka… apa yang akan terjadi.. pasir-pasir itu akan tetap berterbangan juga… tetap tergelincir jatuh dari tangan.. 

kecuali pasir adalah pasir basah.. tapi sampai kapan pasir-pasir itu akan basah?toh nantinya juga pasir-pasir itu akan mengering.. 

memang sulit untuk terus menjaga pasir di tangan.. kecuali bila pasir itu selalu basah.. 

 

pria ibarat pasir di tangan.. di genggam erat, dia cari celah untuk berlari.. di pegang dengan tangan terbuka dia tetap pergi dan terbang dengan bebas.. 

 

wahai pasir di tangan.. katakan.. apa yang harus ku lakukan padamu.. 

dont know what to do

i wish i know what i want.. 🙁 so i can do what i want to do.. 8-|

banyak hal sebenarnya yang bisa di kerjain.. banyak hal yang ingin di lakukan.. tapi.. ntah harus memulainya dari mana..

hati mendingin.. pikiran membeku.. angan terus larut terduduk di sudut kamar yang kotor.. saat imajinasi tak lagi melayang.. saat hasrat yang biasa membara kini nyalanya mulai padam.. tak tahu apa yang harus di lakukan.. ingin segera bangkit dan kembali melangkah… tapi ntah harus mulai menggerakkan syaraf yang mana.. 

Tuhan.. isi lah hati ini dengan cahaya-Mu.. Isi pikiran ini untuk selalu bersyukur dengan semua rezeki yang kau beri.. tetapkan aku untuk selalu di Jalan-Mu.. Jalan yang Engkau ridhoi.. 🙂

ku tarik nafas panjang di malam yang dingin ini.. sendiri.. sepi.. menatap jam dinding yang terus berdetak tanpa henti.. tak perduli apapun yang terjadi, dia terus berjalan.. tak terpengaruh rasa dan suasana hati.. ya.. itu pasti karena dia tak punya hati.. haruskan ku seperti itu? menjadi mesin tak berhati agar terus berjalan konstan tanpa henti walau apapun yang terjadi? Tidak!! aku tidak bisa melakukannya.. aku bukan robot. tubuh ini tidak terbuat dari onderdil-onderdil berbahan besi yang mampu bekerja tanpa henti. tubuh ini terbuat dari daging, darah, tulang yang di balut dengan rasa.. balutan itu yang mempengaruhi hidupku.. mempengaruhi cara pandangku, pola pikirku, keputusan dalam hidupku.. ya.. mempengaruhi banyak hal… dan itu karena satu hal.. RASA.. 

ku kumpulkan semua mimpi dan asa yang pernah tercipta. mengumpulkannya di dalam satu kotak dan menguncinya rapat-rapat. menguburnya di relung hati.. berpikir bahwa dengan begitu semua akan menjadi lebih baik..   

ku mulai pejam kan mata untuk mengumpulkan energi.. agar ku bisa bekerja kembali.. menjadi robot yang hidup.. menjadi mesin yang berhati..

ahh.. ku benar-benar jenuh.. ku ingin berteriak dan melakukan apapun yang ku mau tanpa memperdulikan apapun.. aku benar-benar ingin melakukannya.. tapi saat itu ku sadar.. ada begitu banyak tanggung jawab yang ku pegang.. mungkin benar kata salah satu teman.. paling enak menjadi anak-anak.. tidak perlu memikirkan banyak hal. tidak perlu terbenani dengan begitu banyak masalah.. itulah sebabnya muncul peterpan syndrome.. menjadi dewasa memang benar-benar menjadi sebuah pilihan.. tidak ada yang salah dengan menjadi anak-anak..

walau kita pikir dengan menjadi “anak-anak” kita bisa melakukan apapun yang kita mau, tapi tidak semudah itu.. kita adalah mahluk sosial yang dimana kita bisa hidup sebebas-bebasnya, selama kebebasan kita tidak mengganggu orang lain.. kalau kita pikir kenyamanan yang muncul atas apa yang kita lakukan sudah merupakan jawaban, alasan serta pembenaran dari semua tindakan kita, kita salah besar. karena pada kenyataannya tidak segampang itu. Dari begitu banyak orang-orang yang perduli dan sayang pada kita, tentu banyak pula keinginan dan harapan mereka yang mestinya sebaiknya kita perdulikan.. kita tidak dapat begitu saja menutup mata dan telinga atas keinginan dan harapan orang-orang terdekat kita..

fuiiih.. kadang berharap hidup ku bisa berjalan di jalan tol yang sering macet bebas hambatan. tapi saat itu ku sadar kalau hidup ku menjadi lebih indah dan berwarna seperti sekarang, karena begitu banyak kerikil-kerikil kecil yang mengisi jalanku sekarang.. yang membuatku berjalan sedikit lebih lambat sehingga ku dapat memiliki kesempatan melihat sekeliling dan menikmati setiap langkah yang ku jalani.. tetap bersyukur sajalah.. O:-)

 

Ps : menulis dengan beban berat yang menumpuk di dada, dan kini mulai terasa lebih ringan.. 🙂

saatnya refleksi akhir tahun..

hmmm.. gila.. waktu cepet banget berlalu.. satu kalender udah abis aja.. #:-s kayaknya baru kemaren gue ngabisin waktu dengan seseorang.. nyaris bertengkar untuk memintanya menghabiskan malam tahun baru dengan gue.. kebersamaan yang indah, namun akhirnya tidak berlangsung lama… 🙂 beberapa bulan setelah itu ku putuskan untuk mengakhiri semuanya.. buat dia memang benar2 keputusan yang mengagetkan.. but i think enaugh is enaugh.. even i love him so much, i decide to end up everything.. untuk kebaikan semua.. hmm.. keputusan berat.. butuh waktu lumayan lama buat gue untuk bangkit.. gue sendiri gak gitu menyadari itu.. tapi temen2 gue yang ngeliat itu.. gue ngerasa bodoh banget pas belakangan sahabat2 gue bilang betapa gue drop-nya saat perpisahan itu datang.. saat ngejalanin itu semua sih gue berasa kuat.. walau gue berusaha nyembunyiin semua kesedihan itu, tapi tetep aja mereka menyadarinya.. saat itu, hati gue bener2 rapuh.. he has turn my world heart up side down.. 

hehe.. jujur aja.. butuh waktu lumayan lama, dan beberapa orang untuk gue bisa melangkah maju dan melanjutkan kehidupan percintaan gue.. hmmm.. januari sampe maret masa gamang gue.. masa berpikir untuk mengambil keputusan. maret sampe mei, masa terberat.. juni sampe september masa untuk bangkit..

setelah itu.. gue bersyukur karena kini gue udah menemukan sosok lain yang kini banyak mengisi hari dan hati gue dimana gue bisa belajar banyak melalui dia.. (thank you, dear.. :* ) walaupun hubungan ini masih seumur jagung dan bikin emosi gue cukup fluktuatif.. tapi gue tetap berusaha optimis bahwa semua akan baik2 aja.. wajar lah.. kita berdua masih berada dalam proses dimana kita belajar untuk lebih saling mengenal dan hafal karakter satu sama lain.. 😉 

soal pekerjaan.. hmm.. gue berhasil membuat buku cerita anak yg covernya bisa di liat di samping kanan situh.. klo soal karier menulis gue di tempat kerjaan gue, rasanya gak gitu meningkat.. malah belakangan rada menurun.. gue sadarin itu.. ntah kenapa beberapa masalah yang gue hadapin membuat gue lost fokus dan kurang konsen bikin naskah.. gue sadar banget klo ini bener2 gak baik.. bagaimanapun tidak ada pembenaran soal itu. kerjaan ya kerjaan, gak ada urusan sama masalah pribadi.. apapun masalah gue, mestinya gak jadi pemakluman untuk gue lalai dalam pekerjaan.. fuiiih.. #:-s mudah2an aja semua akan membaik nantinya.. 

kalau dalam hubungan pertemanan, alhamdulilah di tahun ini gue merasa bersyukur jadi lebih deket dengan temen2 gue dan punya lebih banyak teman2 baru.. (pengaruh hidup menjomblo kali, ya???) :)) seneng banget punya sahabat2 baik yg bisa di ajak berbagi.. walau sempet ribet sama temen gue, tapi beruntung bisa selesai baik2 dan sekarang jadi makin deket dari sebelumnya.. yaaa.. thats life.. :)) kita bener2 gak tau apa yang akan terjadi nanti.. 

hmmm.. itu aja kali ya, review setahun kebelakang.. kesimpulannya sih tahun ini lumayan berat untuk di jalananin buat gue.. walaupun bukan terberat, tapi tetep berasa melelahkan dalam ngejalaninnya.. beda sama tahun 2007 yang gue sebut tahun petualangan.. huehehehehehe.. :)) tahun ini tahun kesedihan gue.. :-s *Halah!* dramatis.. =))

 

tapi satu hal yang pasti.. gue dapet banyak pelajaran penting tahun ini dalam hubungan antar individu.. enak ataupun gak enak, semua bikin gue belajar untuk lebih hati2 dan jadi orang yang lebih baik.. 

tagline gue tahun ini : “don’t worry about people that left behind on your past. there’s a reason why they didn’t make it to your future.. And there`s reason why they do came to your life.” kalimat ini bikin gue ikhlas melepas masa lalu, karena gue yakin kalau emang masih jodoh gak akan kemana.. kalau ternyata gak jodoh ya, artinya dia gak cukup baik buat gue dan gue akan menemukan orang lain yang mungkin jauh lebih baik.. oh iya.. soundtrack kehidupan gue tahun ini adalah only hope yang jadi OST Walk to remember.. 

 

fuihh.. semoga tahun depan, semua akan jadi jauh lebih baik.. amiiin.. o:-)

coffe shop

 

Duduk di sudut ruangan coffe shop yang sepi, menikmati secangkir kopi dan membaca sebuah novel berjudul “mereka bilang saya gila” yang sampe sekarang belum selesai di baca. ditemani sayup-sayup musik jazz yang mengalun lembut.. menenangkan.. menghirup aroma kopi robusta, tanpa memikirkan apapun.. melepaskan diri sejenak dari segala kepenatan yang menyita energi dan menguras emosi.

hanya akan ada aku, bukuku dan secangkir kopi. 

 

 

hanya itu yang ku inginkan sekarang.. 

thank you mom and dad..

sore ini tiba2 nyokap nelepon mpus dengan suara nada tinggi.. gue agak kaget karena gak biasa-biasanya nyokap kayak gitu.. dari pembicaaannya gue denger kalo nyokap gak setuju ade gue hadir dalam acara halal bi halal setelah rapat unit organisasi yang di ikutinnya.. hmm… walaupun gue sama sekali nggak setuju dengan argumentasi yang di buat nyokap ke ade gue, gue diam.. gue masih terus berkutat di depan laptop dengan pekerjaan gue.. gue sempat tanya ada apa.. tapi nyokap kayaknya masih emosi.. ya udah.. gue diem dulu dweeh..

nggak berapa lama, nyokap deketin gue dan cerita masalahnya.. nyokap tanya apa yang di lakuin itu bener nggak, sih?? ya dengan terus terang gue bilang kalau menurut gue, apa yang di lakuin nyokap itu gak pas.. karena kasian mpus juga.. bla..bla..bla.. kita ngobrol panjang lebar.. 

nyokap sendiri sadar dan heran sama dirinya sendiri kenapa kok nyokap nggak bisa ngelepas adik gue dengan tenang.. bawaannya gak percaya mulu.. duh!! kok jadi gini?? ya.. gue ngerti.. nyokap hanya bicara jujur.. 

hmmm.. nyokap emang kayaknya masih berat banget ngelepas adik gue. seperti yang udah gue kira jauh bertahun-tahun sebelumnya.. hehe… dari dulu emang nyokap begitu.. nyokap bilang kok bawaannya khawatir mulu dan gak percaya sama adik gue.. (dulu sih gue sempet protes karena menganggap kekhawtiran nyokap itu karena nyokap lebih sayang sama mpus dari pada sama gue). nyokap bilang dia khawatir karena ngerasa adik gue belum bisa “dilepas”. gue sih udah berkali2 bilang sama nyokap “emang mau di jagain dan di tuntun terus sampe kapan??”. klo abis di bilang gitu sih biasanya nyokap ngasih dikit kelonggaran.. tapi ntar2nya juga kayak gitu lagi.. huehehehehehe.. Emak gue dah, ah.. kocak!! 😀

gue jadi merefesh semua memori gue..mengingat semua yang udah gue alamin pada saat gue seusia mpus.. dan gue jadi kembali ngerasa bersyukur dengan semua yang udah jalani dan rasakan selama bertahun-tahun ini.. terutama saat kuliah.. banyak banget pengalaman yang gue dapet dan rasakan saat itu.. masa terindah gue bukan SMA, tapi pas kuliah.. hehehe.. gue bersyukur banget, dulu di kasih kesempatan untuk mencari ilmu dan pengalaman seluas-luasnya dan sebanyak-banyaknya, dalam hal apapun.. dari soal ilmu, pertemanan, pengalaman, pekerjaan, semua deh.. kalo inget dulu, gue biasa ikut kegiatan organisasi dan rapat  dimana-mana, terus kerja sambilan juga sampe malem tanpa di khawatirin sama sekali, karena nyokap percaya banget sama gue.. gak kayak ade gue sekarang.. pulang malem dikit aja udah di omelin.. kadang gue juga suka ngomelin dia, sih.. abis berasa pulang malemnya gak guna banget.. Duh! tuh anak!!

ya..banyak yang bilang gue dan adik gue itu BEDA BANGET!!! nyaris semua orang bilang begitu… ya.. namanya juga manusia.. semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.. dan gue sendiri sih selalu mensyukuri semuanya.. gue juga selalu minta sama nyokap dan orang-orang di sekitar gue untuk nggak membanding-bandingkan adik gue dan gue sendiri.. kasihan dia.. gue pengen ade gue punya jalan sendiri.. cara sendiri untuk hidup.. dulu sempet miris dan rada sebel aja karena dia begitu Ngefans terobsesi kagum mencontoh ke gue banget. sampe sempet ada masa dimana dia kalo di tanya cita-cita, track hidupnya yang di pangen adalah track hidup yang kayak gue jalanin saat itu.. duhh.. itu anak.. tapi beruntung setelah melalui banyak proses, dia bisa mulai memilih jalannya sendiri.. (walaupun tetep niru2 gue) tapi syukurlah.. gue harap nantinya dia akan bisa lebih baik dari gue.. 

hmm… waktu berlalu begitu cepat.. udah banyak banget yang terjadi.. 25 tahun emang bukan waktu yang sebentar dalam menjalani hidup ini.. emang dulu banget gue memang sempat marah dan sedih dengan keadaan gue.. tapi itu dulu banget! saat gue masih kecil banget… wajarlah umur segitu.. SD aja belum lulus.. tapi setelah masa itu, semua udah membaik.. gue mulai belajar menata emosi dan mengambil peran dan mengisi kekosongan peran yang ada… semua saling mengisi..

sekarang ini, gue jadi berterima kasih banget sama bokap yang udah membuat gue seperti ini.. membesarkan gue dan menguatkan gue dengan cara yang unik dan berbeda… makasih.. 🙂 tanpa semua sikapmu itu aku tidak akan menjadi sosok luvie yang seperti ini.. gadis kecilmu yang selalu kau manjakan itu kini sudah berubah menjadi sosok wanita tegar dan tangguh menghadapi hidup, pa.. 🙂 Thank you so much..

sekarang semua sudah jauh..jauh..jauh lebih baik.. gue rasa masa-masa sulit udah gue lewatin.. makanya sekarang gue selalu bisa jalani hari gue dengen senyum mengembang.. melihat masalah kadang ya santai aja.. yah.. gue pernah ngelewatin yang lebih berat dari ini.. begini doang mah.. bisa, lah…. 

mungkin proses yang gue lewatin ini juga yang membuat nyokap jauh lebih percaya pada gue dari pada ke mpus.. Hmm.. kadang gue kasian aja, sama mpus.. klo di perlakukan beda.. masalahnya kadang kok timpang banget, yaks! hehe.. 😀 ya.. kalo gue kadang ngeliatnya nyokap terlalu mengkhawatirkan mpus dan selalu melihat mpus sebagai anak kecil.. (ya iyalah.. ngebandinginnya sama nyokap sendiri dan gue. sampe kapan juga mpus akan selalu lebih muda dari pada kita berdua.. *gubraks*). yah.. dilema jadi anak bungsu ya gitu.. selalu di anggap anak kecil. hihihi.. yah.. cuma mau sampe kapan ade gue akan di anggap anak kecil yang gak tau apa2?? dia akan berproses jadi manusia dewasa.. bagaimanapun kita harus belajar menghargai dia sebagai manusia dewasa.. di beri kebebasan untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya.. hehe… mudah sekali ya, sepertinya untuk bicara.. tapi ya itu yang gue pelajarin selama ini.. hihihi..

makasih, ma.. udah melibatkan aku dalam mendidik mpus.. dari kecil sampe sekarang.. aku jadi belajar bagaimana beratnya jadi orang tua.. (untung mpus itu anak baik yang gak pernah nyusahin). mudah2an pada saatnya nanti gue bisa menjadi orang tua yang jauh..jauh..jauh lebih baik… gue harap sedikit pengalaman menjadi guru dengan range yang cukup jauh (Playgroup-SMA) bisa menjadikan gue ibu yang baik nantinya dalam mendidik anak-anak gue.. (hasyaaaah!! mikirnya jauh amat! nikah aja beloom!! calon suaminya jg belum adaaaaaaa… huehehehehe.. *curcol*). yaa.. tapi gue percaya, saat itu pasti akan datang.. 😛