<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Luvie Melati &#187; lelah</title>
	<atom:link href="http://luviemelati.com/tag/lelah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://luviemelati.com</link>
	<description>me, my self, and people around me..</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 15:01:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>arti kebenaran</title>
		<link>http://luviemelati.com/2010/03/16/arti-kebenaran/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2010/03/16/arti-kebenaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 17:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[my POV]]></category>
		<category><![CDATA[arti]]></category>
		<category><![CDATA[honesty]]></category>
		<category><![CDATA[hopes]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[kebenaran?? mestinya dia tak tersangkalkan.. tapi ketika muncul perbedaan dan semua merasa benar, lalu&#8230; siapa yang benar-benar benar??
apa ada yang tahu, apa yang di maksud dengan kebenaran?? bukan kebeneran yang berarti kebetulan yah..  kata dasarnya BENAR. lawan kata dari SALAH. kalau tidak salah, berarti benar kan? tapi, kalau tidak benar, apa selalu berarti salah? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>kebenaran?? mestinya dia tak tersangkalkan.. tapi ketika muncul perbedaan dan semua merasa benar, lalu&#8230; siapa yang benar-benar benar??</h3>
<p>apa ada yang tahu, apa yang di maksud dengan kebenaran?? bukan <em>kebeneran</em> yang berarti kebetulan yah.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> kata dasarnya BENAR. lawan kata dari SALAH. kalau tidak salah, berarti benar kan? tapi, kalau tidak benar, apa selalu berarti salah? hmm.. belum tentu.. ada banyak hal dimana keadaan berimbang.. satu pihak benar.. pihak lain tidak salah.. namun sering kali, orang berpikir praktis dimana <strong>kalau tidak berlabel BENAR, berarti dia SALAH! </strong></p>
<p><strong><img class="alignnone" src="http://politikana.com/images/medium/kebenaran-diambil-dari-http-www-mediaphilosopher-com.jpg" alt="" width="388" height="309" /></strong></p>
<p><span id="more-980"></span></p>
<p>apa kalian semua sudah merasa menemukan kebenaran yang sejati??</p>
<p>sebenarnya apa arti kebenaran? siapa yang bisa menilai benar dan salah? penilaian siapa yang bisa di anggap paling valid? siapa yang bisa menentukan pemikiran seseorang mengandung kebenaran sejati, siapa yang salah.. tentunya untuk melihat itu butuh sebuah keyakinan.. yakin bahwa sesuatu itu adalah benar atau salah.. lalu.. bagaimana jikalau ada perbedaan pendapat?? ketika semua merasa YAKIN bahwa mereka lah yang paling benar.. lalu kapan kebenaran sejati itu akan muncul?? klo &#8220;orang bijak&#8221; biasanya hanya bilang.. <em><strong>&#8220;hanya waktu yang bisa menjawabnya..&#8221;</strong></em></p>
<p>semua orang yang saya temui hampir merasa diri mereka selalu benar, sementara orang lain salah.. padahal orang yang dianggap salah itu merasa dirinya benar&#8230; dan orang yang menuduh mereka bersalah lah yang sebenarnya salah.. hmmm.. mungkinkah saya bisa mengajukan mereka semua ke pengadilan? agar hakim bisa menentukan siapa yang benar-benar BENAR? tapi hakim manakah yang paling adil.. saya rasa, kita semua tentu tahu jawabnya.. DIA.. Dia Yang Maha Adil lah yang paling berhak mengadili seadil-adilnya.. tapi tunggu dulu.. bagaimana kalau orang yang akan di adili tidak percaya kepada-Nya? atau mungkin percaya kepada-Nya dalam bentuk yang berbeda? bisa kah kebenaran sejati terbukti dan tak terbantahkan?? ah.. hidup di dunia ternyata benar-benar memusingkan.. <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/unsure.gif' alt='(okok)' class='wp-smiley' /> mendingan diem aja deh.. dari pada dianggap salah.. <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/ninja.gif' alt='(ninja)' class='wp-smiley' /> karena semua orang selalu merasa paling benar, bukan??? <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />  <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/dance_moves.gif' alt='(funkydance)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.luviemelati.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2010/03/16/arti-kebenaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hati yang membiru..</title>
		<link>http://luviemelati.com/2010/01/21/hati-yang-membiru/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2010/01/21/hati-yang-membiru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:06:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[narsissism]]></category>
		<category><![CDATA[dad]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini hujan turun dengan sangat deras.. derasnya hujan yang jatuh tak pelak membuat hati ini menjadi sendu.. membiru.. sisi melankolispun muncul.. entah kenapa hari ini aku teringat padanya.. laki-laki berwajah bulat telur, kulit sawo matang dengan bibir tipis dan senyum lembut&#8230;
Sempat Ku tekan tombol HP.. sekedar ingin mengatakan&#8230; &#8220;aku kangen..&#8220; namun ku urungkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini hujan turun dengan sangat deras.. derasnya hujan yang jatuh tak pelak membuat hati ini menjadi sendu.. membiru.. sisi melankolispun muncul.. entah kenapa hari ini aku teringat padanya.. laki-laki berwajah bulat telur, kulit sawo matang dengan bibir tipis dan senyum lembut&#8230;</p>
<p>Sempat Ku tekan tombol HP.. sekedar ingin mengatakan&#8230; <strong>&#8220;aku kangen..</strong>&#8220;<span id="more-919"></span> namun ku urungkan untuk berbicara dengannya..lidah ini selalu kelu setiap menghadapinya.. bukan kata rindu yang terucap.. kadang sikap dingin yang muncul.. setiap menatapnya, bukan lagi rindu yang tersisa.. hanya kemarahan yang tak kunjung usai.. rindu dan benci menjadi satu..  Aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan..</p>
<p>andai saja dia bisa menjadi seperti lelaki yang ku inginkan.. ah.. berulang kali keinginan itu muncul.. namun yang tersisa selalu rasa kecewa.. dia tak akan pernah menjadi lelaki yang ku damba.. dia akan tetap seperti itu.. dengan semua ego-nya.. namun cintaku padanya tak jua akan sirna.. aku tetap menyayanginya.. yah.. begitulah wanita.. tak pernah jelas apa yang di mau.. marah dan rindu sering kali jadi satu..</p>
<p>Ku tatap kalender.. aku ingat.. tak lama lagi dia akan berulang tahun.. ya.. memang bukan bulan ini.. tapi aku pikir waktunya tak akan lama lagi.. aku ingin memberinya sebuah hadiah.. sebuah tanda cinta.. tapi mungkin kejadiannya akan selalu sama seperti tahun-tahun sebelumnya.. hadiah itu tak pernah sampai di tangannya.. hanya menumpuk di lemari.. semua terjadi hanya karena satu alasan.. aku tak siap untuk bertemu lagi dengannya.. tak siap dengan semua naik-turunnya emosi setelah menemuinya lagi.. seperti yang sudah-sudah.. aku suka dengan hidup tenang tanpanya.. namun ku tetap merindu..aku ingin dia yang dulu.. yang mencintaiku seperti apa yang ku mau.. yang menuruti semua keinginanku.. yang bisa memelukku dengan penuh kehangatan dan ketulusan.. menggenggam tangan ku dengan erat setiap pergi bersama.. menyantap mie pangsit hangat.. atau sekedar membeli pisang goreng panas sambil menunggu hujan reda.. ah.. aku rindu semua kenangan itu..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://ceritadibah.files.wordpress.com/2009/11/wpid-genggam-saja-tangan-ini.jpg" alt="" width="316" height="236" /></p>
<p>Haruskah ku tekan Ego dan mengambil resiko merusak <em>&#8220;ketenangan hidupku&#8221;</em>?</p>
<p>Haruskan aku menemuinya dan mengungkap rinduku padanya?</p>
<p>Entahlah.. <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lonely.gif' alt='(lonely)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.luviemelati.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2010/01/21/hati-yang-membiru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>aku lelah..</title>
		<link>http://luviemelati.com/2009/07/05/aku-lelah/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2009/07/05/aku-lelah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 05:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[
aku berlari dalam lintasan..memanggul sebuah tas ransel besar di punggung ku.. aku berlari dan terus berlari.. walau lelah menggelayut, namun ku tak boleh berhenti.. di belakang ku seorang wanita dengan pecut api menghentakkan pecutnya ke tanah, menimbulkan suara keras.. mengancam.. &#8220;Lari! terus berlari! waktu mu tak akan lama lagi.. tak ada waktu untuk bermain-main!! jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://jalansejahtera.files.wordpress.com/2009/03/lari-sd1.jpg" alt="" width="321" height="224" /></p>
<p>aku berlari dalam lintasan..memanggul sebuah tas ransel besar di punggung ku.. aku berlari dan terus berlari.. walau lelah menggelayut, namun ku tak boleh berhenti.. di belakang ku seorang wanita dengan pecut api menghentakkan pecutnya ke tanah, menimbulkan suara keras.. mengancam.. <em><strong>&#8220;Lari! terus berlari! waktu mu tak akan lama lagi.. tak ada waktu untuk bermain-main!! jangan pernah berhenti berlari!!&#8221;</strong></em></p>
<p>aku lelah.. aku sungguh-sungguh lelah.. ingin berhenti sejenak.. namun waktu tak bisa menungguku.. langkahku sempat melambat.. beban di punggung ini memperlambat langkah ku.. ku berhenti sejenak dan berpikir&#8230; meletakkan tas ini, atau terus membawanya berlari bersama ku.. namun ku tahu, tas ini tak akan pernah membantuku sampai ke garis finish.. aku butuh tas yang lain.. tas berisi air mineral yang menyegarkan, vitamin yang menguatkan serta handuk yang mampu menyeka keringatku..</p>
<p>ku tatap isi tas itu. ada senter, jaket dan payung disana. aku tidak bisa menggunakannya sekarang.. namun ku sangat menyayanginya.. aku menyukai tas ini.. aku tak mau melepaskannya.. tapi kini aku tak tahu.. apa yang harus ku lakukan..</p>
<p>Tik..tok.. tik.. tok.. tik.. tok.. jam terus berdetak.. waktu terus berputar.. ku berharap waktu berhenti sejenak dan menungguku.. tapi ternyata tidak.. waktu tak kan menungguku.. dia terus berjalan.. dia terus bergerak.. sebuah hentakan pecut kembali mengagetkanku&#8230; menyadarkan ku dari lamunan.. ku harus segera membuat keputusan&#8230; saat ini ku tak mampu berpikir.. aku hanya merasa lelah.. lelah dan sangat lelaaaah..</p>
<p><em>Ya Allah.. kuatkan aku.. bantu aku menjalani ini semua.. kirimkan tas yang ku butuhkan.. bimbing aku agar tetap berada di garis lintasan yang benar.. karena saat ini..</em></p>
<h3><strong>AKU BENAR-BENAR LELAH!!</strong></h3>
<p><em></em><a href="http://www.luviemelati.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2009/07/05/aku-lelah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pasir di tanganku&#8230;</title>
		<link>http://luviemelati.com/2009/04/06/pasir-di-tanganku/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2009/04/06/pasir-di-tanganku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 09:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[narsissism]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>
		<category><![CDATA[melow]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[
semakin pasir itu digenggam erat di tangan, akan makin banyak yang berjatuhan.. dan akhirnya pasir itu pun menghilang.. 
ya.. tapi bila kita memegang pasir itu dengan tangan terbuka&#8230; apa yang akan terjadi.. pasir-pasir itu akan tetap berterbangan juga&#8230; tetap tergelincir jatuh dari tangan.. 
kecuali pasir adalah pasir basah.. tapi sampai kapan pasir-pasir itu akan basah?toh nantinya juga pasir-pasir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://i245.photobucket.com/albums/gg63/luviemelati/blog/pasirtangan.jpg" alt="" width="150" height="200" /></p>
<p>semakin pasir itu digenggam erat di tangan, akan makin banyak yang berjatuhan.. dan akhirnya pasir itu pun menghilang.. </p>
<p>ya.. tapi bila kita memegang pasir itu dengan tangan terbuka&#8230; apa yang akan terjadi.. pasir-pasir itu akan tetap berterbangan juga&#8230; tetap tergelincir jatuh dari tangan.. </p>
<p>kecuali pasir adalah pasir basah.. tapi sampai kapan pasir-pasir itu akan basah?toh nantinya juga pasir-pasir itu akan mengering.. </p>
<p>memang sulit untuk terus menjaga pasir di tangan.. kecuali bila pasir itu selalu basah.. </p>
<p> </p>
<p>pria ibarat pasir di tangan.. di genggam erat, dia cari celah untuk berlari.. di pegang dengan tangan terbuka dia tetap pergi dan terbang dengan bebas.. </p>
<p> </p>
<p><strong><em>wahai pasir di tangan.. katakan.. apa yang harus ku lakukan padamu.. </em></strong></p>
<p><a href="http://www.luviemelati.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2009/04/06/pasir-di-tanganku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>dont know what to do</title>
		<link>http://luviemelati.com/2009/04/02/dont-know-what-to-do/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2009/04/02/dont-know-what-to-do/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 20:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>
		<category><![CDATA[melow]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[i wish i know what i want..  so i can do what i want to do.. 
banyak hal sebenarnya yang bisa di kerjain.. banyak hal yang ingin di lakukan.. tapi.. ntah harus memulainya dari mana..
hati mendingin.. pikiran membeku.. angan terus larut terduduk di sudut kamar yang kotor.. saat imajinasi tak lagi melayang.. saat hasrat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>i wish i know what i want.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> so i can do what i want to do.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_eyeroll.gif' alt='&#56;&#45;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#56;&#45;&#124;' /></p>
<p>banyak hal sebenarnya yang bisa di kerjain.. banyak hal yang ingin di lakukan.. tapi.. ntah harus memulainya dari mana..</p>
<p>hati mendingin.. pikiran membeku.. angan terus larut terduduk di sudut kamar yang kotor.. saat imajinasi tak lagi melayang.. saat hasrat yang biasa membara kini nyalanya mulai padam.. tak tahu apa yang harus di lakukan.. ingin segera bangkit dan kembali melangkah&#8230; tapi ntah harus mulai menggerakkan syaraf yang mana.. </p>
<p>Tuhan.. isi lah hati ini dengan cahaya-Mu.. Isi pikiran ini untuk selalu bersyukur dengan semua rezeki yang kau beri.. tetapkan aku untuk selalu di Jalan-Mu.. Jalan yang Engkau ridhoi.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>ku tarik nafas panjang di malam yang dingin ini.. sendiri.. sepi.. menatap jam dinding yang terus berdetak tanpa henti.. tak perduli apapun yang terjadi, dia terus berjalan.. tak terpengaruh rasa dan suasana hati.. ya.. itu pasti karena dia tak punya hati.. haruskan ku seperti itu? menjadi mesin tak berhati agar terus berjalan konstan tanpa henti walau apapun yang terjadi? <strong>Tidak!! </strong>aku tidak bisa melakukannya.. aku bukan robot. tubuh ini tidak terbuat dari onderdil-onderdil berbahan besi yang mampu bekerja tanpa henti. tubuh ini terbuat dari daging, darah, tulang yang di balut dengan rasa.. balutan itu yang mempengaruhi hidupku.. mempengaruhi cara pandangku, pola pikirku, keputusan dalam hidupku.. ya.. mempengaruhi banyak hal&#8230; dan itu karena satu hal.. <strong>RASA</strong>.. </p>
<p>ku kumpulkan semua mimpi dan asa yang pernah tercipta. mengumpulkannya di dalam satu kotak dan menguncinya rapat-rapat. menguburnya di relung hati.. berpikir bahwa dengan begitu semua akan menjadi lebih baik..   </p>
<p>ku mulai pejam kan mata untuk mengumpulkan energi.. agar ku bisa bekerja kembali.. menjadi robot yang hidup.. menjadi mesin yang berhati..</p>
<p>ahh.. ku benar-benar jenuh.. ku ingin berteriak dan melakukan apapun yang ku mau tanpa memperdulikan apapun.. aku benar-benar ingin melakukannya.. tapi saat itu ku sadar.. ada begitu banyak tanggung jawab yang ku pegang.. mungkin benar kata salah satu teman.. paling enak menjadi anak-anak.. tidak perlu memikirkan banyak hal. tidak perlu terbenani dengan begitu banyak masalah.. itulah sebabnya muncul <a title="manusia berumur yang tidak ingin menjadi dewasa" href="http://wiki.answers.com/Q/What_causes_Peter_Pan_syndrome" target="_blank">peterpan syndrome</a>.. menjadi dewasa memang benar-benar menjadi sebuah pilihan.. tidak ada yang salah dengan menjadi anak-anak..</p>
<p>walau kita pikir dengan menjadi &#8220;anak-anak&#8221; kita bisa melakukan apapun yang kita mau, tapi tidak semudah itu.. kita adalah mahluk sosial yang dimana kita bisa hidup sebebas-bebasnya, selama kebebasan kita tidak mengganggu orang lain.. kalau kita pikir kenyamanan yang muncul atas apa yang kita lakukan sudah merupakan jawaban, alasan serta pembenaran dari semua tindakan kita, kita salah besar. karena pada kenyataannya tidak segampang itu. Dari begitu banyak orang-orang yang perduli dan sayang pada kita, tentu banyak pula keinginan dan harapan mereka yang <span style="text-decoration: line-through;">mestinya</span> sebaiknya kita perdulikan.. kita tidak dapat begitu saja menutup mata dan telinga atas keinginan dan harapan orang-orang terdekat kita..</p>
<p>fuiiih.. kadang berharap hidup ku bisa berjalan di jalan tol yang <span style="text-decoration: line-through;">sering macet</span> bebas hambatan. tapi saat itu ku sadar kalau hidup ku menjadi lebih indah dan berwarna seperti sekarang, karena begitu banyak kerikil-kerikil kecil yang mengisi jalanku sekarang.. yang membuatku berjalan sedikit lebih lambat sehingga ku dapat memiliki kesempatan melihat sekeliling dan menikmati setiap langkah yang ku jalani.. <em><strong>tetap bersyukur sajalah.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_angel.gif' alt='&#79;&#58;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#79;&#58;&#45;&#41;' /></strong></em></p>
<p> </p>
<h5><em>Ps : menulis dengan beban berat yang menumpuk di dada, dan kini mulai terasa lebih ringan.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></em></h5>
<p> <a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"><img src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" style="border: 0 !important; background: transparent;"/></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2009/04/02/dont-know-what-to-do/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>fuiihh..</title>
		<link>http://luviemelati.com/2008/11/08/fuiihh/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2008/11/08/fuiihh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 15:26:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[narsissism]]></category>
		<category><![CDATA[lelah]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[teori nggak selalu sejalan dengan praktek.. ocha pernah bilang ke gue, kalau gue ini jago soal teori kehidupan tapi ble&#8217;e di praktek.. ya.. banyak orang begitu.. mudah untuk bicara tapi susah mengaplikasikannya.. udah tahu kalau mau begini ya mesti begitu dan ngelakuin ini itu.. kalau mau begonoh harus begichu dan nyelesein urusan disana dan disini.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>teori nggak selalu sejalan dengan praktek.. <a title="my best friend.." href="http://piazola.blogdrive.com" target="_blank">ocha</a> pernah bilang ke gue, kalau gue ini jago soal teori kehidupan tapi ble&#8217;e di praktek.. ya.. banyak orang begitu.. mudah untuk bicara tapi susah mengaplikasikannya.. udah tahu kalau mau begini ya mesti begitu dan ngelakuin ini itu.. kalau mau begonoh harus begichu dan nyelesein urusan disana dan disini.. bla..bla..bla.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_talktohand.gif' alt='&#58;&#45;&#64;' class='wp-smiley' width='36' height='18' title='&#58;&#45;&#64;' /></p>
<p>Fuiiih.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_sweating.gif' alt='&#35;&#58;&#45;&#115;' class='wp-smiley' width='34' height='18' title='&#35;&#58;&#45;&#115;' /> sekarang lagi ngerasa pegel banget.. pegel dengan segalanya.. lagi ngerasa capek hati.. capek pikiran.. capek badan.. capek semuanya.. lelah&#8230; sedang benar-benar lelah.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>life it&#8217;s the matter of choice.. secara tidak sadar, gue yang memilih ada di kondisi seperti ini.. ini semua akibat ulah gue sendiri.. yang pengen gue bilang sekarang adalah gue lelah.. cuma itu.. gue cuma butuh berdiam.. mendinginkan kepala.. menenangkan hati, dan kemudian mengisi energi untuk kembali berlari dengan lebih cepat, melompat lebih tinggi, dan tertawa dengan lebih ceria.. </p>
<p>gue udah tahu apa yang mesti gue lakuin.. cuma ya itu tadi.. praktek gak segampang teori.. beuh.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_doh.gif' alt='&#35;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#35;&#45;&#111;' /></p>
<p> </p>
<p><em>Ps. makasih buat <a title="panda lucu dan imut ^_^" href="http://pandinurdiansyah.com" target="_blank">panda</a> yang udah betulin dan pasangin smile di blog gue.. makasih, ya.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> mudah2an dengan ini, gue jadi makin semangat ngeblog.. makasih udah menularkan semangatmu.. <img src='http://luviemelati.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2008/11/08/fuiihh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
