<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>luviemelati.com &#187; hati</title>
	<atom:link href="http://luviemelati.com/tag/hati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://luviemelati.com</link>
	<description>Me, My Self and I</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Apr 2012 07:49:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>mari melangkah..</title>
		<link>http://luviemelati.com/2010/08/18/mari-melangkah/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2010/08/18/mari-melangkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 15:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[melow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=1062</guid>
		<description><![CDATA[ya.. mari melangkah.. jelas kita tidak bisa hanya duduk diam menanti apapun yang akan datang.. mari kita melangkah, menyambut semua yang menghampiri kita dengan senyum mengembang&#8230; Itu lah yang ku lakukan sekarang..  aku melangkah.. walau aku sendiri masih bingung mau menjejakkan langkahku kemana.. setiap jalan yang ku tempuh, memiliki ujung yang indah dan menarik untuk...<a href="http://luviemelati.com/2010/08/18/mari-melangkah/">&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ya.. mari melangkah.. jelas kita tidak bisa hanya duduk diam menanti apapun yang akan datang.. mari kita melangkah, menyambut semua yang menghampiri kita dengan senyum mengembang&#8230;</p>
<p>Itu lah yang ku lakukan sekarang..  aku melangkah.. walau aku sendiri masih bingung mau menjejakkan langkahku kemana.. setiap jalan yang ku tempuh, memiliki ujung yang indah dan menarik untuk dinikmati.. namun untuk sampai ke semua tempat itu, aku harus memilih jalanku..</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://debuterbang.files.wordpress.com/2009/11/persimpangan.jpg?w=384&amp;h=222" alt="" width="384" height="222" /></p>
<p><span id="more-1062"></span>setiap jalan yang ku pilih dan ku lewati pun tentu tidak akan mudah dan tidak akan semulus jalan tol.. kalau pun jalan itu ternyata mulus-mulus aja, aku mungkin sedang bermimpi.. :P untuk itu aku harus segera memukul diriku sendiri agar aku sadar.. ini mimpi tau bukan..  (idiot) hahahaha..</p>
<p>kalau <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1080187111">pidi</a> saat jatuh bangun mengurus <a href="http://skenario.org">kursus penulisan skenario</a> yang ternama, adalah : <strong><em>&#8220;dimana ada kesulitan, disitu ada jalan keluar,.. dimana da jalan keluar.. disitu ada kesulitan lain yang akan menanti..&#8221;</em></strong> (yahoo)  yaps! <em>thats life, beib</em>.. gak ada yang mudah.. kesulitan yang ada bukan untuk menyengsarakan kita.. tapi untuk membuat kita lebih kuat.. ujian2 kehidupan pastinya akan membuat semua orang yang berhasil melewatinya lebih jago untuk menghadapi ujian2 yang lain..</p>
<p>jadiii.. kembail ke topik awal judul ini.. mari melangkah.. tapi.. melangkah kemana?? ah.. aku belum tahu.. aku masih mengumpulkan informasi untuk ku jadikan pijakan.. kemana aku akan melangkah.. dan berapa langkah yang harus ku tempuh untuk tiba di titik keberhasilan awal.. semua orang dengan pandai berteori.. semua mengatakan dengan yakin apa yang mereka tahu.. tapi mana yang benar2 bisa di jadikan pegangan? entah.. aku tidak tahu pasti.. aku pun masih meraba-raba.. mencari tahu apa yang ku inginkan sebenarnya..</p>
<p>kalau aku menatap sang waktu.. aku pun langsung bergidik ngeri.. waktuku semakin berkurang.. Namun ketika itu pula aku sadar.. apa yang perlu ku takutkan?? harusnya aku ingat bahwa Tuhan telah menciptakan skenario terindah untukku.. yang perlu ku lakukan hanyalah berdoa dan berusaha.. dan Dia akan membimbingku menuju jalan-Nya..</p>
<p>Tuhan.. bantu aku menemukan jalanku.. bantu aku menemukan kebahagiaan dan gairah hidupku.. semoga Dia mendengar doa-doaku. amiiin..  (worship)<br />
<a href="http://www.luviemelati.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0 !important; background: transparent;" src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/129/96085630CDB17EF1DA6D8EDC7E9A1224.png" alt="" /></a></p>
<p><em>(<strong>note :</strong> postingan pendek pengantar tidur di saat flu menyerang)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2010/08/18/mari-melangkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>meledak</title>
		<link>http://luviemelati.com/2009/01/18/meledak/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2009/01/18/meledak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 06:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[marah]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini ku bangun dengan serangan migrain yang makin parah di kepala. ku pikir setelah tidur semalaman akan mengurangi rasa sakit itu.. ternyata tidak.. gimana rasanya?? sangat malas ku gambarkan.. ku coba abaikan semua rasa sakit itu&#8230;namun.. sepertinya Tuhan tidak cukup mengujiku dengan rasa sakit kepala itu.. sejak pagi.. semua terasa begitu menyebalkan.. semua begitu...<a href="http://luviemelati.com/2009/01/18/meledak/">&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US"><a href="http://www.wartamedika.com/2006/01/migrain.html"><img class="alignleft" src="http://www.kapanlagi.com/p/headache1.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Hari ini ku bangun dengan serangan <a title="penjelasan soal migrain" href="http://www.wartamedika.com/2006/01/migrain.html" target="_blank">migrain</a> yang makin parah di kepala. ku pikir setelah tidur semalaman akan mengurangi rasa sakit itu.. ternyata tidak.. gimana rasanya?? sangat malas ku gambarkan.. ku coba abaikan semua rasa sakit itu&#8230;namun.. sepertinya Tuhan tidak cukup mengujiku dengan rasa sakit kepala itu.. sejak pagi.. semua terasa begitu menyebalkan.. semua begitu menyakitkan.. <span> entah kenapa.. sepertinya rasa sakit kepala ini membuat semuanya terlihat menjadi lebih buruk..</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Belum lagi pagi2 udah harus menyaksikan 2 orang yang saling membenci.. membuat suasana hati ikut panas&#8230; ingin menutup mata dan tidak ingin menyaksikan semuanya.. ingin menjawuh malah di tarik makin mendekat.. maaf.. terpaksa ku tutup pintu.. ku sedang ingin sendiri.. namun ternyata.. ku tak bisa benar2 sendiri.. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">everything seems getting worst.. mpus bikin masalah.. hal kecil akhirnya jadi masalah besar.. argh!!! Semua berujung kemarahan.. sebenernya udah memendam kemarahan dari pagi.. tidak ingin marah.. namun pada titik ini emosi menjadi tidak terkendali.. benci saat harus marah.. karena pasti ada yang terluka.. arrgh!!! Sakit kepala ini memperburuk semuanya.. ya Allah.. Hilangkan amarah di dada ini.. gantilah dengan rasa damai dan bahagia di hati ini.. </span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2009/01/18/meledak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>saatnya refleksi akhir tahun..</title>
		<link>http://luviemelati.com/2008/12/18/saatnya-refleksi-akhir-tahun/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2008/12/18/saatnya-refleksi-akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 16:26:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[narsissism]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[honesty]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[melow]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[hmmm.. gila.. waktu cepet banget berlalu.. satu kalender udah abis aja.. #:-s kayaknya baru kemaren gue ngabisin waktu dengan seseorang.. nyaris bertengkar untuk memintanya menghabiskan malam tahun baru dengan gue.. kebersamaan yang indah, namun akhirnya tidak berlangsung lama&#8230; beberapa bulan setelah itu ku putuskan untuk mengakhiri semuanya.. buat dia memang benar2 keputusan yang mengagetkan.. but...<a href="http://luviemelati.com/2008/12/18/saatnya-refleksi-akhir-tahun/">&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hmmm.. gila.. waktu cepet banget berlalu.. satu kalender udah abis aja.. #:-s kayaknya baru kemaren gue ngabisin waktu dengan seseorang.. nyaris bertengkar untuk memintanya menghabiskan malam tahun baru dengan gue.. kebersamaan yang indah, namun akhirnya tidak berlangsung lama&#8230; <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/happy.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> beberapa bulan setelah itu ku putuskan untuk mengakhiri semuanya.. buat dia memang benar2 keputusan yang mengagetkan.. but i think enaugh is enaugh.. even i love him so much, i decide to end up everything.. untuk kebaikan semua.. hmm.. keputusan berat.. butuh waktu lumayan lama buat gue untuk bangkit.. gue sendiri gak gitu menyadari itu.. tapi temen2 gue yang ngeliat itu.. gue ngerasa bodoh banget pas belakangan sahabat2 gue bilang betapa gue drop-nya saat perpisahan itu datang.. saat ngejalanin itu semua sih gue berasa kuat.. walau gue berusaha nyembunyiin semua kesedihan itu, tapi tetep aja mereka menyadarinya.. saat itu, hati gue bener2 rapuh.. he has turn my <span style="text-decoration: line-through;">world</span> heart up side down.. </p>
<p>hehe.. jujur aja.. butuh waktu lumayan lama, dan beberapa orang untuk gue bisa melangkah maju dan melanjutkan kehidupan percintaan gue.. hmmm.. januari sampe maret masa gamang gue.. masa berpikir untuk mengambil keputusan. maret sampe mei, masa terberat.. juni sampe september masa untuk bangkit..</p>
<p>setelah itu.. gue bersyukur karena kini gue udah menemukan sosok lain yang kini banyak mengisi hari dan hati gue dimana gue bisa belajar banyak melalui dia.. (thank you, dear.. <img src='http://luviemelati.com/wp-content/plugins/smilies-themer/adiumicons/kissing.png' alt=':*' class='wp-smiley' /> ) walaupun hubungan ini masih seumur jagung dan bikin emosi gue cukup fluktuatif.. tapi gue tetap berusaha optimis bahwa semua akan baik2 aja.. wajar lah.. kita berdua masih berada dalam proses dimana kita belajar untuk lebih saling mengenal dan hafal karakter satu sama lain.. ;) </p>
<p>soal pekerjaan.. hmm.. gue berhasil membuat buku cerita anak yg covernya bisa di liat di samping kanan situh.. klo soal karier menulis gue di tempat kerjaan gue, rasanya gak gitu meningkat.. malah belakangan rada menurun.. gue sadarin itu.. ntah kenapa beberapa masalah yang gue hadapin membuat gue lost fokus dan kurang konsen bikin naskah.. gue sadar banget klo ini bener2 gak baik.. bagaimanapun tidak ada pembenaran soal itu. kerjaan ya kerjaan, gak ada urusan sama masalah pribadi.. apapun masalah gue, mestinya gak jadi pemakluman untuk gue lalai dalam pekerjaan.. fuiiih.. #:-s mudah2an aja semua akan membaik nantinya.. </p>
<p>kalau dalam hubungan pertemanan, alhamdulilah di tahun ini gue merasa bersyukur jadi lebih deket dengan temen2 gue dan punya lebih banyak teman2 baru.. (pengaruh hidup menjomblo kali, ya???) :)) seneng banget punya sahabat2 baik yg bisa di ajak berbagi.. walau sempet ribet sama temen gue, tapi beruntung bisa selesai baik2 dan sekarang jadi makin deket dari sebelumnya.. yaaa.. thats life.. :)) kita bener2 gak tau apa yang akan terjadi nanti.. </p>
<p>hmmm.. itu aja kali ya, review setahun kebelakang.. kesimpulannya sih tahun ini lumayan berat untuk di jalananin buat gue.. walaupun bukan terberat, tapi tetep berasa melelahkan dalam ngejalaninnya.. beda sama tahun 2007 yang gue sebut tahun petualangan.. huehehehehehe.. :)) tahun ini tahun kesedihan gue.. :-s <em>*Halah!*</em> dramatis.. =))</p>
<p> </p>
<p>tapi satu hal yang pasti.. gue dapet banyak pelajaran penting tahun ini dalam hubungan antar individu.. enak ataupun gak enak, semua bikin gue belajar untuk lebih hati2 dan jadi orang yang lebih baik.. </p>
<p>tagline gue tahun ini : &#8220;<strong>don&#8217;t worry about people that left behind on your past. there&#8217;s a reason why they didn&#8217;t make it to your future.. And there`s reason why they do came to your life.</strong>&#8221; kalimat ini bikin gue ikhlas melepas masa lalu, karena gue yakin kalau emang masih jodoh gak akan kemana.. kalau ternyata gak jodoh ya, artinya dia gak cukup baik buat gue dan gue akan menemukan orang lain yang mungkin jauh lebih baik.. oh iya.. soundtrack kehidupan gue tahun ini adalah only hope yang jadi OST Walk to remember.. </p>
<p> </p>
<p>fuihh.. semoga tahun depan, semua akan jadi jauh lebih baik.. amiiin.. o:-)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2008/12/18/saatnya-refleksi-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>marah</title>
		<link>http://luviemelati.com/2008/11/30/marah/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2008/11/30/marah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 04:44:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[marah]]></category>
		<category><![CDATA[mpus]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>
		<category><![CDATA[temans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[  Gue kadang bertanya-tanya sama tuhan.. Han.. kenapa sih, Engkau menciptakan rasa yang namanya Marah? Sesuatu yang sangat menghabiskan energi.. sesuatu yang bisa melukai diri sendiri dan orang lain?  kenapa, Han? Rasa marah itu juga sering banget loh Han, bikin orang jadi gak bahagia&#8230; bikin muka cemberut, kusut, dan gak enak di liatnya.. padahal ya,...<a href="http://luviemelati.com/2008/11/30/marah/">&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Gue kadang bertanya-tanya sama tuhan.. Han.. kenapa sih, Engkau menciptakan rasa yang namanya Marah? Sesuatu yang sangat menghabiskan energi.. sesuatu yang bisa melukai diri sendiri dan orang lain?<span>  </span>kenapa, Han?</span></p>
<p class="MsoNormal">Rasa marah itu juga sering banget loh Han, bikin orang jadi gak bahagia&#8230; bikin muka cemberut, kusut, dan gak enak di liatnya.. padahal ya, Han.. andai aja rasa marah itu nggak ada, mungkin semua orang akan selalu terlihat tersenyum dan bahagia.. hihihi.. ;))</p>
<p class="MsoNormal">Ya.. hamba-Mu yang serba tidak tahu ini sadar banget, kok&#8230; Engkau Maha Tahu dan Maha Kuasa atas segala hal.. Engkau menciptakan rasa marah itu mungkin sebagai penyaluran energi negatif yang ada&#8230; dan mungkin masih banyak lagi tujuan-tujuannya yang aku sendiri masih belum tahu..</p>
<p class="MsoNormal">terima kasih Tuhan atas semua yang telah kau ciptakan.. terima kasih Engkau masih memberiku kesempatan untuk menikmati semua rasa yang Kau ciptakan.. terima kasih atas semua kesempatan mengenal berbagai mahluk ciptaan-Mu.. makin ku menghitung nikmat-Mu, makin tidak habisnya ku bersyukur.. Terima kasih Ya Allah.. Alhamdulilah..</p>
<p class="MsoNormal"><em>*sempat merasa gundah karena begitu banyak amarah yang ada dalam diri orang-orang di sekitar, namun kini sudah lebih bisa menghadapinya sambil tersenyum dan hati yang lebih ringan*</em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US">Kadang gue Merasa kasihan aja sama orang-orang yang hidupnya selalu di liputi rasa marah, iri, dengki, cemburu dan sirik kepada orang lain.. kok gue ngeliatnya mereka gak pernah sempat bersyukur dan menikmati semua yang sudah di berikan Allah kepadanya.. yang ada di kepalanya Cuma marah, kesel, sebel.. soalnya kadang yang gue liat itu marah untuk sesuatu yang gak perlu.. :D </span></p>
<p class="MsoNormal">ya.. andai mau melihat ke “bawah”, <span> </span>tentunya mereka akan masih merasa beruntung dan mensyukuri semuanya.. gue harap mereka penyesalan mereka gak datang terlambat.. tanpa sadar mereka sudah menyakiti orang-orang yang sesungguhnya sayang pada mereka.. kebayang gak sih di kepala mereka andai orang-orang yang mereka marahi itu udah nggak ada lagi di dunia ini.. atau perasaan sayang orang-orang itu berubah menjadi benci? Siapa sih yang suka hidup dengan di benci oleh orang lain? apa lagi orang yang pernah dekat.. ayo lah.. jaga teman-temanmu.. jaga orang-orang yang kamu kasihi dan mengasihimu&#8230; Hidup terlalu indah untuk disia-siakan.. apa lagi untuk bergelut dengan emosi negatif yang membuat hati tidak bahagia.. </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><em>*semoga aku bisa menghilangkan rasa marah dalam diri dan tidak khilaf terbawa emosi sampai menyakiti orang-orang yang ku sayang* <strong>*satu jari nunjuk ke orang lain, jari2 yang lain nunjuk ke gue*</strong> :))</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2008/11/30/marah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sang matahari</title>
		<link>http://luviemelati.com/2008/11/21/sang-matahari/</link>
		<comments>http://luviemelati.com/2008/11/21/sang-matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 06:28:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>luvie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngelantur]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[rasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://luviemelati.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[  banyak yang melihat sifatnya yang keras, tegas, panas, garang.. mampu membakar apapun yang ada di dekatnya.. dia sumber kekuatan dan penghidupan bagi banyak orang..  Dialah sang surya..   setiap pagi selalu di damba.. setiap saat selalu di nanti.. untuk memberikan sinar hangatnya.. untuk menghidupkan bumi ini..   namun saat sang awan gelap menutupi matahari.....<a href="http://luviemelati.com/2008/11/21/sang-matahari/">&#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><span lang="EN-US">banyak yang melihat sifatnya yang keras, tegas, panas, garang.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">mampu membakar apapun yang ada di dekatnya.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">dia </span><span>sumber kekuatan dan penghidupan bagi banyak orang.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">Dialah sang surya.. </span></p>
<p><span lang="EN-US"> </span></p>
<p>setiap pagi selalu di damba..</p>
<p><span lang="EN-US">setiap saat selalu di nanti..</span></p>
<p><span lang="EN-US">untuk memberikan sinar hangatnya..</span></p>
<p>untuk menghidupkan bumi ini..</p>
<p><span lang="EN-US"> </span></p>
<p><span lang="EN-US">namun saat sang awan gelap menutupi matahari.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">seluruh bumi ikut bersedih.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">mencari sang matahari.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">berharap matahari kembali muncul dan menebar kasih.. </span></p>
<p><span lang="EN-US"> </span></p>
<p><span lang="EN-US">ku panggil sang matahari.. &#8220;matahari.. kau dimana? datanglah kemari..&#8221;</span></p>
<p><span lang="EN-US">dengan enggan sang matahari hanya mengintip dari balik awan mendung..</span></p>
<p><span lang="EN-US">ku panggil awan dan menyuruhnya menyingkir dari sang matahari.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">awan hanya diam.. duduk termenung.. </span></p>
<p><span lang="EN-US"> </span></p>
<p><span lang="EN-US">awan lalu berjanji.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">dia akan menepi..</span></p>
<p><span lang="EN-US">dia hanya ingin mendinginkan bumi.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">dia tidak akan lama menyelimuti sang matahari..</span></p>
<p><span lang="EN-US"> </span></p>
<p><span lang="EN-US">ku tunggu sang awan menepati janji..</span></p>
<p><span lang="EN-US">ku tunggu cerahnya sang matahari.. </span></p>
<p><span lang="EN-US">untuk menceriakan bumi ini..</span></p>
<p><span lang="EN-US">untuk mencerahkan hati ini&#8230; </span></p>
<p> </p>
<p><em>yak! musim ujan udah datang.. mendung mulu.. hujan terus!! <strong>matahari&#8230; ayo bersinar terik!</strong></em><em> biar aku ceria lagi! dan juga biar cucian cepet kering.. :P </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://luviemelati.com/2008/11/21/sang-matahari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

