dunia penuh tawa

Siapa sih di dunia ini yang tidak ingin bahagia? bodoh sekali kalau ada yang berharap pada kesengsaraan.. semua pasti berharap mendapat kebahagiaan.. kenapa bisa begitu? apa kah karena bahagia lebih sulit di dapat dari pada kesedihan? entah ini benar atau salah.. IMHO, semakin bertambahnya usia, manusia semakin sulit untuk benar-benar bahagia.. maksud ku saat kecil sampai remaja, manusia lebih sering dan lebih mudah tertawa lepas dan bahagia.. semakin dewasa, tawa riang itu makin berkurang, memudar bahkan mungkin hilang.. kalaupun tertawa, jarang sekali manusia dewasa yang bisa tertawa lepas.. banyak yang mengatakan soal terapi tertawa. mungkin karena stres, tekanan hidup dll, membuat orang jarang sekali tertawa, sampai butuh di terapi.

Tertawa memang sangat bermanfaat untuk tubuh.  Stres yang berkepanjangan (kronik) akan menyebabkan sistem kekebalan (imun) tubuh menurun. Akibatnya berbagai penyakit dan kelemahan menurun. Malahan mampu menyebabkan kanker hingga stroke. padahal Saat tertawa tubuh kita memang akan menghasilkan hormon endorphine yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami). hal ini bisa menjadi penghilang stres, dan bisa berdampak sangat baik pada tubuh dan lingkungan sekitar.

Saat kita melihat tawa bahagia orang di sekitar kita, tentunya akan mempengaruhi diri kita.. terutama tawa pasangan.. melihat orang yang kita cintai bahagia, tentu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri untuk kita, bukan? tapi saat orang terdekat kita tidak bahagia, kebahagiaan kita yang segunungpun akan tiba-tiba memeleh saatnya melihatnya sedih.. 

Sesungguhnya tawa bahagia terdengar jauh lebih indah di banding tawa lain di dunia.. tawa yang muncul dari hati riang terdengar lebih merdu dari pada suara apapun di dunia ini… wish i can always smile and laugh with all heart and happy feeling in my heart… I wish for my real happiness… amiiin.. 🙂

 

yuk mengisi hari ini dengan tawa bahagia.. 😀

meledak

Hari ini ku bangun dengan serangan migrain yang makin parah di kepala. ku pikir setelah tidur semalaman akan mengurangi rasa sakit itu.. ternyata tidak.. gimana rasanya?? sangat malas ku gambarkan.. ku coba abaikan semua rasa sakit itu…namun.. sepertinya Tuhan tidak cukup mengujiku dengan rasa sakit kepala itu.. sejak pagi.. semua terasa begitu menyebalkan.. semua begitu menyakitkan..  entah kenapa.. sepertinya rasa sakit kepala ini membuat semuanya terlihat menjadi lebih buruk..

Belum lagi pagi2 udah harus menyaksikan 2 orang yang saling membenci.. membuat suasana hati ikut panas… ingin menutup mata dan tidak ingin menyaksikan semuanya.. ingin menjawuh malah di tarik makin mendekat.. maaf.. terpaksa ku tutup pintu.. ku sedang ingin sendiri.. namun ternyata.. ku tak bisa benar2 sendiri..

everything seems getting worst.. mpus bikin masalah.. hal kecil akhirnya jadi masalah besar.. argh!!! Semua berujung kemarahan.. sebenernya udah memendam kemarahan dari pagi.. tidak ingin marah.. namun pada titik ini emosi menjadi tidak terkendali.. benci saat harus marah.. karena pasti ada yang terluka.. arrgh!!! Sakit kepala ini memperburuk semuanya.. ya Allah.. Hilangkan amarah di dada ini.. gantilah dengan rasa damai dan bahagia di hati ini.. 

 

 

marah

 

Gue kadang bertanya-tanya sama tuhan.. Han.. kenapa sih, Engkau menciptakan rasa yang namanya Marah? Sesuatu yang sangat menghabiskan energi.. sesuatu yang bisa melukai diri sendiri dan orang lain?  kenapa, Han?

Rasa marah itu juga sering banget loh Han, bikin orang jadi gak bahagia… bikin muka cemberut, kusut, dan gak enak di liatnya.. padahal ya, Han.. andai aja rasa marah itu nggak ada, mungkin semua orang akan selalu terlihat tersenyum dan bahagia.. hihihi.. ;))

Ya.. hamba-Mu yang serba tidak tahu ini sadar banget, kok… Engkau Maha Tahu dan Maha Kuasa atas segala hal.. Engkau menciptakan rasa marah itu mungkin sebagai penyaluran energi negatif yang ada… dan mungkin masih banyak lagi tujuan-tujuannya yang aku sendiri masih belum tahu..

terima kasih Tuhan atas semua yang telah kau ciptakan.. terima kasih Engkau masih memberiku kesempatan untuk menikmati semua rasa yang Kau ciptakan.. terima kasih atas semua kesempatan mengenal berbagai mahluk ciptaan-Mu.. makin ku menghitung nikmat-Mu, makin tidak habisnya ku bersyukur.. Terima kasih Ya Allah.. Alhamdulilah..

*sempat merasa gundah karena begitu banyak amarah yang ada dalam diri orang-orang di sekitar, namun kini sudah lebih bisa menghadapinya sambil tersenyum dan hati yang lebih ringan*

Kadang gue Merasa kasihan aja sama orang-orang yang hidupnya selalu di liputi rasa marah, iri, dengki, cemburu dan sirik kepada orang lain.. kok gue ngeliatnya mereka gak pernah sempat bersyukur dan menikmati semua yang sudah di berikan Allah kepadanya.. yang ada di kepalanya Cuma marah, kesel, sebel.. soalnya kadang yang gue liat itu marah untuk sesuatu yang gak perlu.. 😀 

ya.. andai mau melihat ke “bawah”,  tentunya mereka akan masih merasa beruntung dan mensyukuri semuanya.. gue harap mereka penyesalan mereka gak datang terlambat.. tanpa sadar mereka sudah menyakiti orang-orang yang sesungguhnya sayang pada mereka.. kebayang gak sih di kepala mereka andai orang-orang yang mereka marahi itu udah nggak ada lagi di dunia ini.. atau perasaan sayang orang-orang itu berubah menjadi benci? Siapa sih yang suka hidup dengan di benci oleh orang lain? apa lagi orang yang pernah dekat.. ayo lah.. jaga teman-temanmu.. jaga orang-orang yang kamu kasihi dan mengasihimu… Hidup terlalu indah untuk disia-siakan.. apa lagi untuk bergelut dengan emosi negatif yang membuat hati tidak bahagia.. 

 

*semoga aku bisa menghilangkan rasa marah dalam diri dan tidak khilaf terbawa emosi sampai menyakiti orang-orang yang ku sayang* *satu jari nunjuk ke orang lain, jari2 yang lain nunjuk ke gue* :))