kotak dan bayang-bayang

Posted By luvie
Categorized Under: ngelantur, story
Comments (18)

Sebuah kotak kayu dengan gembok besar, tampak tersimpan rapi di atas sebuah lemari kayu tua. Tak ada yang menyentuhnya. Tak ada yang melihatnya setelah sekian lama. Dia telah terlupakan. Terabaikan. hanya seekor ibu laba-laba yang setia menemaninya dan menjadikannya rumah bagi anak-anaknya..

hingga suatu hari, seorang anak kecil dengan polos memanjat lemari, menarik sang kotak usang itu dan bermain dengannya.. anak kecil yang sedang belajar membaca, mengeja tulisan di atas kotak dengan terbata.. “pan-do-ra”. Anak kecil itu mengernyitkan dahi, tak mengerti arti tulisan tersebut. Rasa penasaran membuat anak kecil itu membuka paksa sang Pandora. Segala cara dia lakukan. Dia banting, congkel dan injak-injak kotak itu.

akhirnya sang Pandora pun terbuka.. sekelebat bayangan masa lalu keluar dari kotak itu.. menyeruak, mengisi setiap ruang kosong dengan rasa dingin, sakit dan luka yang mendalam.

Anak itu tetap tak mengerti apa yang telah di lakukannya. Dia tak menemukan apa yang dia cari. Dia pun pergi meninggalkan sang Pandora dengan keadaan terbuka. segala yang telah tersimpan di dalam kotak itu pun dibiarkannya begitu saja.

Kumpulan bayangan berwarna hitam itu kini terus menebal, menghancurkan semua yang ada. Kembali Meninggalkan segala luka dan derita.. banjir air mata tak mampu menenggelamkannya, topeng kebahagiaan tak mampu menyembunyikannya..

ku tanya pada bayangan hitam itu, “kapankah kamu akan pergi dari hidupku?”. bayangan hitam memberikan seuntai senyum licik “Tidak akan pernah! karena aku akan terus mengikutimu, dalam setiap derap langkah yang kamu ambil.. menghantui hidupmu.. selamanya..” suara itu langsung menghantar udara dingin yang membekukan hati dan pikiranku.. aku beku.. buntu..

akankah muncul seseorang untuk menangkap dan memerangkap sang bayangan kelam untuk menguncinya kembali ke dalam kotak ajaib bernama Pandora? Aku ingin melakukannya.. tapi tubuh ini terlalu lemah.. hati ini sedang terluka parah.. berharap keajaiban datang, mengambil semua luka yang ada dan membalut hati ini dengan kedamaian, kehangatan, untuk menebarkan berjuta kasih sayang dan cinta dimana-mana..

Dan perpisahan itu pun terjadi..

Posted By luvie
Categorized Under: ngelantur, story
Comments (17)

di sebuah sore, ruang kerjaku. 

sebuah lagu “lemon tree by fools garden” mengalun dari HP-ku. menandakan sebuah panggilan masuk. ku tatap HP kesayanganku.. terlihat sebuah nama muncul disana.. sebuah nama yang cukup familiar muncul disana. ku jawab telepon itu. 

+ hallo.. 

sebuah suara isak tangis muncul disana.. ku tercekat.. 

- vie.. gue udah nggak tahan.. dia makin lama makin kasar sama gue.. 

+ kasar gimana? dia maki-maki elo lagi?

- nggak cuma itu.. sekarang dia udah mulai ngancurin barang-barang di rumah.. 

aku mulai khawatir.

+ terus.. dia nyakitin elo?? 

- nggak.. tapi gue takut.. gue nggak mau pulang.. 

aku cemas. benar-benar cemas. 

+ elo dimana sekarang? gue jemput elo sekarang, ya..

dia menyebut sebuah alamat. dia memintaku bertemu dengannya disana.. 

 

Malam hari, sudut cafe yang sepi. 

ku menatap tyas. matanya sembab, memerah dan basah. air mata tidak berhenti mengalir di pipinya. Tyas tampak sangat sedih dan terluka. 

- ini yang sempat gue takutkan sebelum gue menikah sama dia.. gue pernah tanya kan sama elo, gimana mas Doni sebenarnya.. karena elo sabahatnya.. elo lebih tau dia di banding gue.. 

Aku terdiam. tak mampu berkata-kata. anganku langsung melayang membayangkan sahabatku yang satu itu… sosok baik, penyayang dan perhatian pada orang-orang di sekitarnya dan juga penolong. dia orang yang baik, menurutku.. namun beberapa kejadian di masa lalu juga melintas di bayanganku.. saat dia marah, emosinya menjadi sedikit tidak terkendali. makian, cacian terlontar dengan mudah dari mulutnya. seakan semua menjadi pembenaran saat dia marah. semua boleh di lakukan. ku mengerti dan bisa membayangkan apa yang di lakukannya pada istrinya itu. 

aku mengangguk menatap Tyas. istri sahabatku.

+ iya.. gue ngerti.. gue juga nggak nyangka kalau dia bisa jadi makin kasar gitu. 

Tyas terus menangis. 

- Gue takut, vie.. gue nggak mau balik ke rumah.. 

aku diam. bingung. antara membantu teman dan berhadapan dengan sahabat, tapi berujung mencampuri urusan rumah tangga. tidak bisa menutup mata, tidak peduli karena berhubungan dengan keselamatannya. ku menatap Tyas yang terus menangis ketakutan.

 

*********************************************************************************************************

 

sebuah penggalan cerita pendek tentang kekerasan dalam rumah tangga. pemerintah sudah mengatur soal aturan ini

ku kutip sedikit tentang UU ini. 

 

Pasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
1. Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap
seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan
atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau
penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan,
pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam
lingkup rumah tangga.
2. Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah jaminan yang diberikan
oleh negara untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,
menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan melindungi korban
kekerasan dalam rumah tangga.
3. Korban adalah orang yang mengalami kekerasan dan/atau ancaman
kekerasan dalam lingkup rumah tangga.
4. Perlindungan adalah segala upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa
aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat,
lembaga sosial, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, atau pihak lainnya
baik sementara maupun berdasarkan penetapan pengadilan.
5. Perlindungan Sementara adalah perlindungan yang langsung diberikan
oleh kepolisian dan/atau lembaga sosial atau pihak lain, sebelum
dikeluarkannya penetapan perintah perlindungan dari pengadilan.
6. Perintah Perlindungan adalah penetapan yang dikeluarkan oleh
Pengadilan untuk memberikan perlindungan kepada korban.

 

dan juga 

 

Pasal 7
Kekerasan psikis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf b adalah perbuatan 
yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya
kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis
berat pada seseorang.
caci maki, bentakan atau apapun yang mengakibatkan tekanan, ketakutan sudah termasuk dalam kekerasan rumah tangga. ini mesti di waspadai. walaupun “CUMA” kekerasan psikis, tapi ini bisa jadi awal dari kekerasan fisik.. banyak pasangan yang memberi kelonggaran atas ini. memaklumi, tapi akhirnya berujung pada penyesalan. ya iyalah.. siapa sih yang mau hidup dalam ketakutan dan siksaan.. 

 

kekerasan yang sering dialami oleh para wanita tentu sangat memprihatinkan. ada yang menganggap ini adalah bagian dari urusan rumah tangga masing-masing pasangan, itu salah satu cara mereka “berkomunikasi”. makanya sering kali kasus-kasus KDRT ini tidak di laporkan pada pihak yang berwajib. banyak alasan. malu, takut, sayang, dll. keadaan seperti ini tentu sangat tidak mengenakkan. seperti mandapat buah simalakama. serba salah. 

 

satu-satunya jalan terbaik adalah pelaku mengubah perilakunya. tak bisa kah mereka menunjukkan rasa “sayang”nya mereka dengan cara yang lebih baik. tidak bisa kah mereka menggunakan cara lain untuk berkomunikasi tanpa ada bentakan dan makian?

 

rumah dimana seharusnya menjadi tempat perlindungan yang aman, hangat dan nyaman, tidak lagi bisa menjadi sesuatu yang melindungi. keluarga, pasangan, orang-orang tercinta tidak lagi bisa memberikan rasa aman. kehidupan macam apa itu? bagaimana nasib anak-anak yang tumbuh dengan keluarga di rumah yang seperti itu? apa yang ada di bayangan mereka saat melihat sang ayah yang mereka kagumi memeperlakukan ibu yang mereka sayangi dengan kasar? akan menirukah mereka? akan marah kah mereka?  akan bencikah mereka pada ayah mereka? kita tidak tahu. yang pasti anak-anak hanyalah sebuah “produk”  yang di hasilkan dari sebuah “pabrik” keluarga.. kualitas yang yang akan di hasilkan pun akan tergantung dari kualitas keluarga itu.

 

maaf, sahabatku.. walau kita bersahabat.. tapi.. jika begitu sikapmu pada wanita.. aku tidak bisa membelamu.. aku bahkan mencerca sikapmu itu.. aku tak bisa menahannya untuk meninggalkanmu..

 

tak bisa ku percaya.. seperti itukah caramu memperlakukan orang yang kau sayang? seperti itukah caramu mempertahankan hubungan?? seperti itu kah caramu “melindungi” orang yang kau cintai dengan sepenuh hati? (lonely)

 

 

mari belajar mencintai dengan cara yang lebih baik.. :)

 

gadis kecil dan sang hujan

Posted By luvie
Categorized Under: story
Comments (17)

Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.

Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.

Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.

Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.

Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”

gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…

.

hujan dan mimpi

Posted By luvie
Categorized Under: story
Comments (2)

malam ini.. eh tidak.. ini sudah bukan malam… ini sudah pagi.. sudah lewat jam 12 malam.. pagi ini.. udara begitu panas.. aku tidak dapat memejamkan mata.. tugas-tugasku membuatku masih terjaga di tengah malam yang gelap ini,, tiba-tiba, banyak ingatan yang melintas di kepala ini.. ingatan yang membawaku berlari kembali ke masa lalu.. hmm… membuatku rindu akan banyak hal. pada banyak orang dan pada banyak tempat., tiba-tiba terdengar suara tetesan air hujan menerpa dedaunan dan atap rumah.. ku menoleh ke jendela.. benar saja. hujan turun. Ku buka pintu dan menatap keluar rumah.. menatap rentetan butir air hujan yang menerjang bumi.. mereka berlarian, berebut sampai kebumi.. mendinginkan bumi… mendinginkan hati.. hujan menyelimuti bumi pagi ini, menyejukan malam yang panas.. membuat semua orang makin terlelap dalam mimpi indah mereka.. mimpi yang belum sempat ku rasakan malam ini..

hmm.. mimpi.. akankah ku sanggup bermimpi lagi? Keinginan untuk bermimpi untuk diriku sudah nyaris hilang.. ku bermimpi hanya untuk pekerjaanku.. karena itu pekerjaanku.. bermimpi dan bercerita.. tapi aku tidak pernah mau bermimpi untuk diriku sendiri..aku nyaris tidak mau bermimpi tentang aku dan keinginanku.. Tidak.. tidak ingin.. aku lebih suka memijak bumi dan tetap berada di bumi untuk menerima kenyataan.. dari pada terus bermimpi dan terbang, sampai pada akhirnya terhempas ke bawah oleh kenyataan.. tidak.. aku tidak berani bermimpi untuk diriku lagi.. aku tidak ingin kecewa karena mimpiku sendiri..

hujan makin deras.. angin berhembus kencang.. apa maksud dari semuanya?? Ingin memperlihatkan kuasa alam? Lantunan lagu secret - Heart dari santo, sayup-sayup tertutup oleh suara hujan yang jatuh.. dingin.. malam ini jadi terasa sangat dingin.. ku ingin mencari sesuatu yang dapat menghangatkan hati dan badan ini.. selimut? hmm.. tidak.. aku rasa secangkir kopi Arabica mungkin akan cocok menemaniku di pagi yang dingin ini.. 

jujur

Posted By luvie
Categorized Under: story
Comments (7)

di sebuah taman, terdapat seorang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang berbincang. si wanita terlihat berdandan minimalis, namun tetap terlihat elegan. sepatu dan tas yang di kenakannya terlihat bermerk mahal. sementara yang laki-laki memakai kaus dan jeans mahal. walaupun berusaha tampil menawan, tetap terlihat dari wajah pria ini, dia bukanlah pria dari kalangan berada. tangannya yang kasar dengan kulit hitam terbakar matahari menandakan dia adalah seorang pekerja keras yang biasa kerja di lapangan.

saat itu, mereka berdua kelihatan canggung satu sama lain. si pria berusaha terlihat cuek, walaupun sesekali dia melirik dan mencuri pandang ke arah si perempuan, dengan sorot mata kagum.

Laki-laki (L) : kok kamu mau sih dateng kesini dan nunggu aku sampe hampir satu jam.. Emang kamu mau nunggu berapa lama? lagian kok kamu yakin banget sih, kalau aku bakal tetap datang??

perempuan (P) : ya.. aku datang karena aku udah janji mau datang.. dan lagiaaan.. aku pengen ketemu kamu..dan buktinya.. sekarang kamu dateng, kan??

laki-laki itu terperangah kaget, sekaligus tersipu menahan malu. laki-laki itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan bingung dan tampak tidak percaya dengan apa yang baru di dengarnya.

L : kania.. kania.. kok kamu jadi orang, jujur banget, sih.. kamu tuh polos banget tahu nggak.. apa kamu nggak pernah sakit hati dan kecewa karena selalu bersikap jujur begini?

perempuan itu terdiam sejenak dan kemudian tersenyum.

P : aku udah mutusin untuk selalu bersikap jujur. semenyakitkan apapun itu.. aku lebih suka kejujuran. karena sekali kita bohong, kita harus terus berbohong untuk menutupi kebohongan kita sebelumnya.. banyak yang menganggap aku naif.. tapi.. dengan bohong hidup kita jadi nggak tenang.. aku merasa hidup ini sangat pendek.. dari pada menghabiskan banyak energi untuk merasakan ketidaktenangkan yang seharusnya tidak perlu terjadi bukankah lebih baik hidup tenang dan damai menikmati setiap tarikan nafas dan menjalani setiap detik hidup ini dengan senyum mengembang.. iya, kan??

Laki-laki itu menggeleng-geleng melihat sikap perempuan yang dikenalnya bernama Kania.

L : ah.. kamu itu hidup di dunia mimpi, ya?? jaman sekarang, mana ada orang yang benar-benar jujur?? kalau terlalu jujur, kamu akan tertindas oleh mereka-mereka yang tidak jujur dan berpikir picik.

P : kalau kita tahu apa yang mereka lakukan itu tidak benar, kenapa kita harus jadi bagian dari mereka yang tidak benar itu??

L : kamu terlalu naif..

P : bukan naif.. tapi hidup ini masalah pilihan.. setiap orang boleh memilih dan setiap orang punya caranya sendiri untuk bahagia. apapun kata orang, aku merasa lebih bahagia dengan pilihanku ini..

L : bukannya aku tidak suka dengan kejujuranmu.. tapi aku takut.. aku takut kamu akan terluka saat mengetahui begitu banyak kenyataan yang tidak sesuai dengan realita..

P : kenyataan tidak akan menyakitkan.. kebohonganlah yang menyakitkan.. kita tidak akan sakit bilang kita tetap di tanah, yang menyakitkan adalah ketika kita berusaha membuat diri kita terbang, namun pada akhirnya kita sadar kalau kita tidak bisa terbang, saat terhempas pada kenyataan itulah yang menyakitkan.. jadi.. janganlah menyalahkan kenyataan.. dan tetaplah hidup di alam nyata..

pembicaraan di lanjutkan dengan pengakuan laki-laki itu, kalau dia sebenarnya bukan orang kaya dan bukan seorang mahasiswa kedokteran di universitas ternama di negeri itu.. namun hanyalah pekerja bangkel yang tidak pernah lulus SMP. akankah perempuan itu sanggup menerima kenyataan dan tetap menerima laki-laki itu apa adanya???