membuat paspor dengan cepat dan mudah

Setelah pengumuman resmi dari Internet Sehat bahwa video yang di buat kawan-kawan dari deblogger masuk nominasi pemenang kompetisi video kebebasan berekspresi yang diadakan oleh internet sehat, saya pun mesti bersiap-siap untuk berangkat ke singapura..

 

Mengingat saya belum punya paspor. saya memutuskan segera mengurus Paspor yang memang sudah direncanakan sejak lama. bahkan dulu sempat janjian sama mas iman sulaiman untuk ngurus paspor bersama.

 

Sesuai saran dari Bradley, saya pun mengajukan aplikasi paspor via online supaya kita gak bolak-balik ke kantor imigrasi.

Dengan kita mendaftar online, kita cuma perlu 2 x datang ke kantor imigrasi. yiatu untuk foto dan wawancara, dan untuk mengambil paspor beberapa hari kemudian, gak susah kok.. masuk aja ke website imigrasi disini. Β Begini tata caranya..

Isi aja semua form pengisiannya. setelah isi formulir, nanti di suruh melampirkan hasil scan berkas-berkas yang dibutuhkan. diantaranya :

– Scan copy KTP

– Scan copy Kartu Keluarga

– Scan Akte kelahiran / izasah / surat nikah

– scan Surat Nikah (klo sudah nikah)

– Scan surat rekomendasi / izin atasan.

Semua hasil scan di resize ya.. supaya gak terlalu besar.. karena total gambar yang di upload maksimal hanya 1.8 Mega.

Nanti di upload seperti ini :

Nanti semua berkas asli ini mesti dibawa, buat bukti saat mendaftar ulang di kantor imigrasi.

Oh ya.. untuk suratΒ rekomendasi / izin atasanΒ ini sebenarnya isinya adalah surat keterangan biasa bahwa kita memang bekerja di perusahaan itu, namun dibagian atas surat itu harus jelas di tujukannya ke kepala kantor imigrasi dimana kita membuat paspor. Misalnya, kalau kita ingin membuat imigrasi di kantor imigrasi jakarta barat, ya surat keterangan dari kantor itu kita tujukan ke kepala kantor imigrasi.

Supaya lebih gampang, contohnya bisa download disini.. tulisan warna merah di hapus saja. Jangan lupa print surat keterangan ini di kop surat.

Saat sudah daftar online, nanti kita bisa tentukan kapan kita akan datang ke kantor imigrasi. baiknya pastikan betul kita memang bisa hadir di tanggal segitu, karena kalau terlambat atau tidak hadir, kita harus daftar lagi.. jadinya tetep akan bolak-balik..

Nah… berikut ini yang harus diperhatikan sebelum ke kantor imigrasi.

  • pakai baju berkerah yang rapi dan sopan, jangan pake sendal jepit, dan juga hindari atasan berwarna putih atau warna terang karena nanti saat foto, latar belakang foto adalah dinding berwarna putih.
  • bawa pulpen warna hitam. karena untuk isi formulir harus pake pulpen hitam.
  • Jangan lupa bawa semua berkas-berkas asli & fotocopyΒ seperti KTP, Izasah, Akte kelahiran, surat keterangan dari kantor, surat nikah (klo udah nikah), paspor lama (klo perpanjang) dan juga bukti pendaftaran online yang sudah di print di kertas A4.
  • Semua fotocopy-an harus dalam ukuran A4. Jadi untuk KTP fotocopy-annya jangan di potong.

Nah.. kalau sudah, ini tahapan yang akan dilakukan di kantor imigrasi..

  1. Datang minimal sebelum jam 15 menit sebelum kantor imigrasi buka. sekitar 07.45 pagi.
  2. Cari koperasi kantor imigrasi itu, Beli map & sampul paspor seharga Rp. 7.000,-
  3. Masuk ke kantor imigrasi, ambil formulir, isi lengkap sesuai formulir daftar online.
  4. Ambil nomer antrian bilang untuk pendaftaran online, lalu duduk manis di depan lokat pendaftaran online (biasanya loketnya di pisah).
  5. Masukan semua berkas.
  6. Setelah memasukkan data, tunggu panggilan untuk pembayaran. (validasi data dan pencocokkan data biasanya butuh waktu sekitar setengah jam)
  7. Lakukan pembayaran 255rb untuk bikin baru.
  8. selanjutnya akan dibimbing petugas untuk pendaftaran foto dan wawancara.
  9. tunggu giliran foto
  10. tunggu giliran wawancara.
  11. Selesai deh…

kalau sudah wawancara, nanti akan menerima tanda terima. passpor bisa diambil sesuai tanggal yang ada di tanda terima.

Gak susah kan? kalau datang pagi (sebelum jam 8, bisa selesai semua sebelum jam 11. biasanya dari selesai wawancara, jeda-nya 4 hari sampai paspor bisa di ambil. ngambilnya juga cuma bentar kok.. sekitar 10-15 menit saja.. πŸ™‚

Semoga berguna buat yang mau bikin paspor. Kecuali buru-buru dan pengen sehari jadi, mendingan bikin sendiri deh.. gak usah lewat calo.. mahal.. untuk bikin paspor yang ku habiskan totalnya Rp. 262.000,- saja.. πŸ˜€

Dari pada bikin sama calo, minimal 500ribu dengan jangka waktu pembuatan yang sama, mending sisanya yang Rp 238.000,- dipake buat beli soto.. bisa berenang di soto tuh.. πŸ˜†

45 Replies to “membuat paspor dengan cepat dan mudah”

      1. aamiin…aku juga pengeeen travelling keliling dunia..menuhin paspor dengan cap berbagai negara.. πŸ™‚

        jeng Luviiii….aku udah punya paspor kemaren dibikinin bayar 400rb…padahal gampang ya kl ngurus sendiri..hiks..

        1. wah.. dapet seharga 400ribu? termasuk murah tuh.. hihihi..
          nanti perpanjang bikin sendiri ya..

          yuk kak lita kita keliling dunia.. backpackeran.. dan kemping ala pramuka.. *towel anak2 deblogger*

  1. kirain kalau sudah via pendaftaran online, tidak perlu isi-isi formulir lagi. agak percuma juga ya πŸ™ by the way, thank you informasinya. kebetulan mau perpanjang paspor πŸ™‚

    1. Kan formulirnya gak panjang, dit.. cuma selembar doang.. πŸ˜†

      Mengisi pendaftaran online setidaknya akan menghemat waktu dan energi untuk 1x atau 2x kedatangan dalam rangka menyerahkan berkas pendaftaran.

      kalau gak daftar online, minimal kita akan 3x datang..
      1. Untuk menyerahkan berkas-berkas. Kalau berkas sudah lengkap, Data akan di proses kurang lebih 2-3 hari kerja.
      2. Beberapa hari setelah berkas di proses kita akan di telepon untuk datang ke kantor imigrasi untuk foto dan wawancara
      3. pengambilan paspor 4 hari setelah wawancara.

      Total bisa jadi akan menghabiskan waktu sampai 10-14 hari.. Belum lagi energi dan biaya yang dikeluarkan..
      cara ini sih aku lihat paling efektif dan murah.. ya kalau mau lebih gampang lagi dan mau lebih cepat memang pilihannya lewat calo… kita cuma perlu 1x datang untuk wawancara dan foto. sisanya mereka yang mengerjakan..

      hihihi.. selamat perpanjang paspor ya, dito.. πŸ˜€

        1. formulirnya berarti beda ya dengan formulir online? kirain formulir yang sama πŸ™‚ soalnya pernah coba pendaftaran online buka rekening suatu bank dan ternyata pas datang mengisi formulir lagi yang sebenarnya sama dengan apa yang sudah diisikan melalui online. jadinya percuma kan kalau seperti itu πŸ˜€

          1. Sebenernya sama sih formulirnya sama yg online.. πŸ˜† tapi yg di isi gak terlalu banyak kayak dulu.. πŸ˜€

    1. evi masih kuliah gak? klo masih kuliah minta surat rekomendasinya dari kampus.
      klo masih sekolah minta sama sekolahan.
      klo freelance minta surat rekomendasinya sama tempat kita freelance.

      klo nggak kerja sama sekali gak usah pake surat rekomendasi kayaknya bisa.. bikin sesuai kondisi dirimu aja…

  2. mau tanya..masalah kelengkapan surat2 tsb hilang,seperti ijazah dan akte kelahiran..apakah masih bisa paspor itu di urus untuk pembuatannya?dan apakah ada pengganti surat tsb untuk pembuatan paspor?

    terimakasih

    1. gak bisa di ganti. Jadi mendingan di urus dulu surat kehilangannya.. apakah hilangnya baru atau udah lama? kalau pun gak ada izasah, setidaknya ada akte kelahiran, ktp, Kartu keluarga dan surat rekomendasi atau keterangan bekerja atau kuliah πŸ™‚

      semoga lancar ya pembuatan paspornya πŸ™‚

  3. mbak.. aq khan ktpnya tangerang selatan bisa gak bikin passport nya di jakarta selatan??
    apakah ada syarat yang lain apabila beda domisili seperti saya itu??
    mohon infonya.. thank you

    1. Bisa mba Suci… kebetulan aku baru buat hari ini di Jaksel juga n KTP ku TangSel. Kebetulan aku ga via online, jd ambil nomor,isi formulir, interview n photo, n suruh ambi paspor nya 3 hr kerja gt. Jadi 2x datang aja, dulu ktnya 3x dtg klu ga via online. saran aku, sampe di kantor imigrasi nya pagi jam 630 – 645 an biar dpt nomor kecil, jd cepet pulang dech.

  4. ada yg ingin sy tanyakan,
    klo misalnya kt hanya punya Kk,akte,ktp,surat nikah,tp gk ada ijazah,bisa bikin papor gk…? Mohon penjelasanya…! Maksh.

    1. bisa aja. kan KK dan izasah itu pilihan. klo ada salah satunya aja ya gak masalah. tapi akan lebih baik klo dua-duanya. tar klo di tanya, jawab aja sesuai kondisi..

    1. mungkin bisa gak pake.
      tapi klo bisa lampirkan surat izin atau surat keterangan usaha aja. sesuatu yg membuktikan bahwa mas emang yg punya usaha itu.
      atau bikin aja surat keterangan yang sama seperti contoh, tapi menyatakan bahwa benar, anda adalah pemilik usaha itu. gpp kok.. πŸ™‚ karena mereka butuh jaminan surat keterangan aja.. selamat mencoba ya.. πŸ™‚

  5. Aku mau tanya, sebenarnya kelengkapan buat passport uda siap uda bayar juga sebesar 255rb, cuma wktu itu tinggal foto n wawancara aja, berhub antrian panjang n ijin kerja dibatesin sampe jam 2, akhirnya aku batalin untuk antri. Tapi sebelumnya aku uda tanya ke bagian informasi kalo untuk foto n wawancara apa bisa di lanjutkan besok dg hanya mengantri utk foto dan wawancara, tetapi petugas itu blg kalo ga bisa hari ini maka apa yang uda aku bayar n aku urus hari itu hangus, alias aku harus memulai dari awal dan melakukan pembayaran ulang lagi. Apakah memang seperti itu peraturannya sekarang? Mohon advis saja mba… Thank u sebelumnya

  6. terima kasih banyak atas infonya, soalnya udah hopeless banget untuk membuat paspor, tapi perginya tinggal 10 hari lagi πŸ™‚ , terima kasih ats infonya

  7. Mba Luvi, aku jg punya masalah seperti Mba Shanty. Apakah harus mengulang proses dr awal lg kl belum sempat u foto & interview? Mohon info nya Mba’…Thanks before

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *