menunggu (tujuan)

 

Pagi ini, ku liat puluhan langkah kaki bergerak cepat di sepanjang trotoar.. Mereka berlomba dengan waktu. Berlari menuju tempat yang mereka tuju..
Langkah-langkah kaki itu terlihat begitu mantap melangkah..
Bahkan beberapa mengambil langkah besar.. Agar cepat sampai tujuan..

Semua itu terlihat berbeda 180 derajat denganku.. Sejak lama Aku hanya duduk diam disudut jendela sambil menatap keluar..

Aku diam bukan tanpa tujuan.. Aku masih menunggu seseorang hari ini..
Dia berjanji akan datang.. Aku menikmati proses menunggu ini..
Tapi.. Kulihat jam.. Waktu terus bergerak.. Hari semakin siang..

Teringat pada beberapa orang yang sudah mengajakku pergi sejak tadi.. Tapi sayangnya aku sudah punya janji..

Hanya diam menunggu tidak pernah jadi hal yang menyenangkan.. Aku sempat menelepon kawan yang ku ajak janjian. Menanyakan dimana posisinya. Ku tawarkan agar aku yang menghampirinya agar kami bertemu lebih cepat. Tapi sayang dia menolak. Dia memintaku tetap menunggu disini..

Baiklah.. Aku mencoba bersabar.. Aku mengisi waktu dan menyibukkan diri dalam pekerjaan.. Hingga aku bahkan terlalu sibuk agar lupa bahwa aku masih harus terus menunggunya..

Hampir menjelang pukul 2. Dia masih memintaku menunggu dan berjanji akan datang walau tak tau jam berapa.. Aku teringat aku punya janji lain jam 5 nanti bareng pidi dan santo. Janji yang sudah lama kami buat. Tapi sayangnya, sampai sekarang Belum ada tanda-tanda Kawan yang satu ini akan datang.. Padahal aku harus datang bersama seseorang dan kami masih harus membeli banyak barang sebelum aku bertemu pidi dan santo..

Sebenarnya bukan janjian dengan santo dan pidi yg ku khawatirkan. Tapi soal kapan si kawan ini datang. *sigh*

Waktu terus berjalan.. Hari sudah semakin sore.. Tak tau apa aku masih punya waktu lagi untuk menunggu.. Kian sore, sekitarku semakin ramai. tempat ini sudah tak lagi nyaman sebagai tempat menunggu..

Ya sudahlah.. mari tutup telinga dulu.. mari menikmati hidup barang beberapa  menit.. menghabiskan kopi yang sudah mulai dingin ini..

Setelah itu baru berpikir.. apa yang akan ku lakukan nanti..

Que Sera-sera.. what ever will be.. will be.. 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *