Archive for September 2009

bulan ramadhan memang saat yang indah untuk saling berbagi.. tapi bukan berarti bulan-bulan yang lain kita tidak berbagi pada sesama loh..

tanggal 5 September 2009, saya dan teman-teman dari deBlogger, depok berhasil mengunjungi sebuah panti werdha di kawasan sawangan depok.. disana kami berbagi sedikit kebahagiaan kepada para lansia yang kami panggil dengan sebutan oma dan opa.. para opa dan oma ini sangat senang sekali dengan kedatangan kami.. tentunya kami, para anggota deblogger pun, merasa sangat senang bisa menghibur mereka.. kalau mau tahu gimana serunya disana.. yuk kita liat gimana serunya disana..

selamat menikmatiiiiii… (party)

deBlogger Berbagi di Bulan Suci from ramadoni on Vimeo.

Sebuah kotak kayu dengan gembok besar, tampak tersimpan rapi di atas sebuah lemari kayu tua. Tak ada yang menyentuhnya. Tak ada yang melihatnya setelah sekian lama. Dia telah terlupakan. Terabaikan. hanya seekor ibu laba-laba yang setia menemaninya dan menjadikannya rumah bagi anak-anaknya..

hingga suatu hari, seorang anak kecil dengan polos memanjat lemari, menarik sang kotak usang itu dan bermain dengannya.. anak kecil yang sedang belajar membaca, mengeja tulisan di atas kotak dengan terbata.. “pan-do-ra”. Anak kecil itu mengernyitkan dahi, tak mengerti arti tulisan tersebut. Rasa penasaran membuat anak kecil itu membuka paksa sang Pandora. Segala cara dia lakukan. Dia banting, congkel dan injak-injak kotak itu.

akhirnya sang Pandora pun terbuka.. sekelebat bayangan masa lalu keluar dari kotak itu.. menyeruak, mengisi setiap ruang kosong dengan rasa dingin, sakit dan luka yang mendalam.

Anak itu tetap tak mengerti apa yang telah di lakukannya. Dia tak menemukan apa yang dia cari. Dia pun pergi meninggalkan sang Pandora dengan keadaan terbuka. segala yang telah tersimpan di dalam kotak itu pun dibiarkannya begitu saja.

Kumpulan bayangan berwarna hitam itu kini terus menebal, menghancurkan semua yang ada. Kembali Meninggalkan segala luka dan derita.. banjir air mata tak mampu menenggelamkannya, topeng kebahagiaan tak mampu menyembunyikannya..

ku tanya pada bayangan hitam itu, “kapankah kamu akan pergi dari hidupku?”. bayangan hitam memberikan seuntai senyum licik “Tidak akan pernah! karena aku akan terus mengikutimu, dalam setiap derap langkah yang kamu ambil.. menghantui hidupmu.. selamanya..” suara itu langsung menghantar udara dingin yang membekukan hati dan pikiranku.. aku beku.. buntu..

akankah muncul seseorang untuk menangkap dan memerangkap sang bayangan kelam untuk menguncinya kembali ke dalam kotak ajaib bernama Pandora? Aku ingin melakukannya.. tapi tubuh ini terlalu lemah.. hati ini sedang terluka parah.. berharap keajaiban datang, mengambil semua luka yang ada dan membalut hati ini dengan kedamaian, kehangatan, untuk menebarkan berjuta kasih sayang dan cinta dimana-mana..

semalam, mencicipi ayam bakar di KedaQu sebagai menu buka puasa bersama, setelah seharian sibuk melakukan kunjungan ke panti werdha yang ada di kawasan pondok petir, sawangan, depok. (pake acara nyasar jauh pula (doh) nyasarnya sampe pondok cabe, tangerang (okok) ) *soal yang satu ini, tunggu liputannya, yah* ;) pokokke seruuuuuuuuw.. (banana_cool)

setelah sampai di kedaiQu, ternyata ayam bakar sudah siap tersedia disana.. sebenarnya aku lebih suka ayam bakar yang teksurnya lebih empuk dan sangat berbumbu.. ini resep ayam bakar yang biasa ku buat sendiri..

bahan-bahan :

  • 1 ekor ayam utuh, potong-potong sesuai selera.
  • santan kental dari setengah butir kelapa
  • tiga ruas jari kunyit
  • dua ruas jari jahe
  • tiga ruas jari lengkuas
  • satu batang serai
  • 4 lembar daun jeruk
  • sedikit asam jawa.
  • 4 siung bawang merah ukuran besar
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir cabai merah (tergantung tingkat pedas yang di inginkan)
  • gula merah.

cara memasak :

  • haluskan semua bumbu.
  • ungkep ayam bersama semua buimbu yang sudah di haluskan. nanti akan keluar air dengan sendirinya, setelah ayam mulai lunak dan air mulai habis, masukkan santan kental. lanjutkan di ungkep, sampai asat (air habis).
  • bakar di atas bara api.
  • siap di hidangkan.. bersama sisa bumbu (dance) rasanya pasti yummy.. (mmm)
mudah, kan?? yang bikin beda adalah banyaknya bumbu dan lama memasak yang membuat bumbu ayam lebih meresap dan ayam lebih empuk.. :)
cocok di jadikan hidangan buat acara kumpul-kumpul bersama teman-teman.. (hungry)
karena kadang gak mau repot, dan malas ngipasin si ayam bakar, aku biasanya juga pake panggangan multifungsi.. panggangan ini di kasih bara api, jadi wangi arang terbakar khas ayam bakar tetap tercium. ayamnya tinggal taruh di atas panggangan yang ada di atas kompor, ayamnya di bolak-balik, tanpa perlu cape2 jagain bara api dan dan ngipasin.. hihihihihi.. ;)) (dance)
selamat mencobaaaaa… (hungry)