belenggu ini menyiksaku..

ingin melakukan banyak hal.. ingin mendapatkan semuanya.. tangan pun memanjang meraih bintang di awan.. namun kaki terikat dan terhujam di tanah.. aku tertahan.. tanpa bisa meraih sang mimpi..

.

ah.. hari ini kembali meracau tak tentu arah, setelah dari beberapa hari yang lalu, mood gue up and down karena kedatangan sang bulan merah.. melakukan hal-hal bodoh yang tak mestinya di lakukan… ngebut sana-sini, sampe beberapa kali nyaris nyerempet.. belanja khilaf.. sampe maksa nanem pohon aglaonema dengan cara di stek… ah.. stupid! (doh)

rasa tidak puas dengan keadaan, memperburuk suasana hati.. feeling guilty.. unsatisfied.. sad.. anger.. and all those negative feeling.. thats why i prefer being alone for a while.. to calm down… to start enjoying life.. put everything on the right track.. *sigh*

bismillah.. mudah-mudahan bisa beresin semuanya satu per satu.. (gym)

.

setahun yang lalu…

aku mengenal mu setahun yang lalu.. kamu begitu menarik dan menantang untuk “di taklukkan”.. membuatku berupaya untuk lebih mengenalmu.. begitu banyak hal yang kita lalui bersama.. kamu ada bersamaku di saat ku bahagia, sedih dan di saat ku marah.. kamu tetap setia mendampingiku walau kadang kamu membuatku kesal..

kadang ku selalu bertanya.. akankah kita bersama selamanya? benarkah kamu akan selalu ada bersamaku? mendampingiku hingga tua nanti? ah.. ntahlah.. ku tak butuh janji manis lidah buaya.. yang ku mau hanya bukti.. buktikan kesungguhanmu untuk selalu ada untukku.. buktikan kalau kamu memang mengerti aku..

maaf ya, kalau kadang aku kurang perhatian kepadamu.. (lonely)

terima kasih untuk setahun yang kita lewati bersama.. love you..

semua ini ku persembahkan untuk kamu.. (scenic)  yang ku cinta.. yang ku sayang.. (heart_beat)

ternyata postingan ini telat 3 hari.. (doh)

surat untuk lelaki yang (masih) ku cinta

kamu tentu tahu, hari ini adalah 1 syawal 1430 H.. hari Raya Idul Fitri.. dimana semua orang merayakan hari kemenangannya setelah sebulan penuh berpuasa, menahan hawa nafsu.. hari ini dimana seharusnya semua marah, dosa dan hal-hal buruk lainnya terhapus sehingga kita kembali dalam keadaan suci, seperti bayi yang baru lahir..

hari ini adalah hari dimana semua orang berkumpul dengan keluarga dan kerabat serta sahabatnya.. hari dimana semua silaturahmi yang sempat renggang bahkan terputus, kembali terjalin dengan erat..

tadi pagi aku menelepon mu.. sayangnya semua telepon mu mati.. aku telepon ke rumah, ternyata kamu pergi.. aku ingin ketemu kamu..  karena aku tahu kamu punya banyak salah sama aku.. makanya aku mau datang supaya kamu bisa minta maaf sama aku.. supaya aku bisa memaafkan kamu.. kalau menurut semua orang itu suatu hal yang aneh, tapi apa yang ku lakukan adalah yang terbaik.. karena aku tahu kamu tidak akan pernah mau mendatangi aku untuk meminta maaf.. maka aku lah yang seharusnya mendatangi kamu.. walau itu tidak bisa menghapus semua luka yang pernah ada.. tapi aku ingin menghapus semua amarah yang selama bertahun-tahun menyesakkan rongga dada.. tapi tenyata.. kesempatan itu belum datang.. 🙂 ya sudahlah.. aku akan tetap mendoakan mu dari sini.. semoga kamu selalu berada di dalam lindungan-Nya.. jaga kesehatan.. kurangi rokoknya dan bergadang.. angin malam tak baik untuk kesehatan…

aku gak akan bisa memungkiri bahwa dalam setiap helaan nafas yang ku hembuskan.. ada separuh jiwa mu yang telah menyatu dalam diriku.. sifat keras kepala-mu.. ego-mu.. ada cinta yang berubah menjadi amarah membuncah.. semua ada disini.. masih ada disini.. sampai detik ini..

namun semua itu tidak akan membakar ku.. aku tahu betul bagaimana mendinginkan kepala dan hatiku.. kini.. semua sudah mulai dingin kembali.. aku akan belajar benar2 memaafkan mu, tanpa harus menunggumu mengucap kata ajaib itu.. karena sampai detik ini.. aku (masih) mencintaimu..

cordon bleu

buatku, namanya lucu.. rasanya juga enak.. sempet browsing2 resep, nemu satu resep simpel. ku praktekin dan jadi deh.. hihihihihi.. di buat dari daging ayam, di sisipi daging asap dan lembaran keju. so yummy.. gurih..
lumayan buat menu sahur, di siapin pas mau tidur, jadi sahur tinggal goreng aja.. cuma kenyang sampe sore gak ya?? 😛 kemaren sih aku bikin buat menu buka puasa..

bahan-bahan :

4 potong daging ayam bagian dada tanpa tulang
4 lembar daging asap
4 lembar keju
2 butir telur, kocok lepas
tepung roti secukupnya
2 sdm mentega
minyak goreng secukupnya

Tepung Bumbu :

3 sdm tepung terigu
½ sdt lada hitam bubuk
½ sdt garam
½ sdt gula halus, ayak

Cara membuat:

1. siapkan daging dada ayam. Belah dada ayamnya jadi 2 bagian, tapi jangan sampai putus. Beri 1 lembar daging asap dan 1 lembar. make sure, keju dan daging asap ada ditengah-tengah. taburi sedikit garam dan merica di tengah-tengah daging.
2. Lumuri daging ayam tadi dengan tepung bumbu, ratakan. Kemudian celupkan ke dalam kocokan telur dan lumuri dengan tepung roti sampai seluruh permukaannya tertutup. Tutup dengan plastik, dan simpan dalam lemari es ± 30 menit.
3. Panaskan minyak goreng, tambahkan mentega, gunakan api sedang. siram-siram dengan minyak. Goreng daging ayam sampai kedua permukaannya kecoklatan dan matang. Angkat dan tiriskan. Hidangkan selagi panas bersama pelengkap (kentang goreng, selada & buncis rebus, mayones) dan saus sambal.

deblogger berbagi di bulan suci

bulan ramadhan memang saat yang indah untuk saling berbagi.. tapi bukan berarti bulan-bulan yang lain kita tidak berbagi pada sesama loh..

tanggal 5 September 2009, saya dan teman-teman dari deBlogger, depok berhasil mengunjungi sebuah panti werdha di kawasan sawangan depok.. disana kami berbagi sedikit kebahagiaan kepada para lansia yang kami panggil dengan sebutan oma dan opa.. para opa dan oma ini sangat senang sekali dengan kedatangan kami.. tentunya kami, para anggota deblogger pun, merasa sangat senang bisa menghibur mereka.. kalau mau tahu gimana serunya disana.. yuk kita liat gimana serunya disana..

selamat menikmatiiiiii… (party)

deBlogger Berbagi di Bulan Suci from ramadoni on Vimeo.

kotak dan bayang-bayang

Sebuah kotak kayu dengan gembok besar, tampak tersimpan rapi di atas sebuah lemari kayu tua. Tak ada yang menyentuhnya. Tak ada yang melihatnya setelah sekian lama. Dia telah terlupakan. Terabaikan. hanya seekor ibu laba-laba yang setia menemaninya dan menjadikannya rumah bagi anak-anaknya..

hingga suatu hari, seorang anak kecil dengan polos memanjat lemari, menarik sang kotak usang itu dan bermain dengannya.. anak kecil yang sedang belajar membaca, mengeja tulisan di atas kotak dengan terbata.. “pan-do-ra”. Anak kecil itu mengernyitkan dahi, tak mengerti arti tulisan tersebut. Rasa penasaran membuat anak kecil itu membuka paksa sang Pandora. Segala cara dia lakukan. Dia banting, congkel dan injak-injak kotak itu.

akhirnya sang Pandora pun terbuka.. sekelebat bayangan masa lalu keluar dari kotak itu.. menyeruak, mengisi setiap ruang kosong dengan rasa dingin, sakit dan luka yang mendalam.

Anak itu tetap tak mengerti apa yang telah di lakukannya. Dia tak menemukan apa yang dia cari. Dia pun pergi meninggalkan sang Pandora dengan keadaan terbuka. segala yang telah tersimpan di dalam kotak itu pun dibiarkannya begitu saja.

Kumpulan bayangan berwarna hitam itu kini terus menebal, menghancurkan semua yang ada. Kembali Meninggalkan segala luka dan derita.. banjir air mata tak mampu menenggelamkannya, topeng kebahagiaan tak mampu menyembunyikannya..

ku tanya pada bayangan hitam itu, “kapankah kamu akan pergi dari hidupku?”. bayangan hitam memberikan seuntai senyum licik “Tidak akan pernah! karena aku akan terus mengikutimu, dalam setiap derap langkah yang kamu ambil.. menghantui hidupmu.. selamanya..” suara itu langsung menghantar udara dingin yang membekukan hati dan pikiranku.. aku beku.. buntu..

akankah muncul seseorang untuk menangkap dan memerangkap sang bayangan kelam untuk menguncinya kembali ke dalam kotak ajaib bernama Pandora? Aku ingin melakukannya.. tapi tubuh ini terlalu lemah.. hati ini sedang terluka parah.. berharap keajaiban datang, mengambil semua luka yang ada dan membalut hati ini dengan kedamaian, kehangatan, untuk menebarkan berjuta kasih sayang dan cinta dimana-mana..

ayam bakar yummy..

semalam, mencicipi ayam bakar di KedaQu sebagai menu buka puasa bersama, setelah seharian sibuk melakukan kunjungan ke panti werdha yang ada di kawasan pondok petir, sawangan, depok. (pake acara nyasar jauh pula (doh) nyasarnya sampe pondok cabe, tangerang (okok) ) *soal yang satu ini, tunggu liputannya, yah* 😉 pokokke seruuuuuuuuw.. (banana_cool)

setelah sampai di kedaiQu, ternyata ayam bakar sudah siap tersedia disana.. sebenarnya aku lebih suka ayam bakar yang teksurnya lebih empuk dan sangat berbumbu.. ini resep ayam bakar yang biasa ku buat sendiri..

bahan-bahan :

  • 1 ekor ayam utuh, potong-potong sesuai selera.
  • santan kental dari setengah butir kelapa
  • tiga ruas jari kunyit
  • dua ruas jari jahe
  • tiga ruas jari lengkuas
  • satu batang serai
  • 4 lembar daun jeruk
  • sedikit asam jawa.
  • 4 siung bawang merah ukuran besar
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir cabai merah (tergantung tingkat pedas yang di inginkan)
  • gula merah.

cara memasak :

  • haluskan semua bumbu.
  • ungkep ayam bersama semua buimbu yang sudah di haluskan. nanti akan keluar air dengan sendirinya, setelah ayam mulai lunak dan air mulai habis, masukkan santan kental. lanjutkan di ungkep, sampai asat (air habis).
  • bakar di atas bara api.
  • siap di hidangkan.. bersama sisa bumbu (dance) rasanya pasti yummy.. (mmm)
mudah, kan?? yang bikin beda adalah banyaknya bumbu dan lama memasak yang membuat bumbu ayam lebih meresap dan ayam lebih empuk.. 🙂
cocok di jadikan hidangan buat acara kumpul-kumpul bersama teman-teman.. (hungry)
karena kadang gak mau repot, dan malas ngipasin si ayam bakar, aku biasanya juga pake panggangan multifungsi.. panggangan ini di kasih bara api, jadi wangi arang terbakar khas ayam bakar tetap tercium. ayamnya tinggal taruh di atas panggangan yang ada di atas kompor, ayamnya di bolak-balik, tanpa perlu cape2 jagain bara api dan dan ngipasin.. hihihihihi.. ;)) (dance)
selamat mencobaaaaa… (hungry)