coffee [part 1] : the history

siapa dari kalian yang suka minum kopi.. ~o) yang suka minum kopi hayo tunjuk tangaaaaan.. (rock) minuman hitam ini emang paling mantaps sebagai teman menulis atau pun bergosip ria mengobrol bersama teman-teman..

kopi adalah minuman yang dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat yang terbuat dari biji kopi yang di olah dengan cara di panggang, lalu di haluskan dan kemudian di seduh. Baik wanita maupun pria, kebanyakan dari mereka menyukai kopi.. sebenarnya, bagi beberapa orang, terutama penderita maag dan hipertensi, kopi tidak terlalu baik untuk kesehatan mereka. kopi itu enak dan sehat, selama tidak melebihi dosis yang di anjurkan. (drinking)

Kopi merupakan sekelompok tumbuhan berbentuk pohon dalam marga Coffea. Genus ini memiliki sekitar 100 spesies, namun dari 100 spesies itu hanya 2 jenis yang memiliki nilai ekonomis, yaitu Robusta dan Arabika..

Buat yang belum tahu, inilah sejarah kopi yang biasa kita minum itu. sejak tahun 1000 SM, kopi sudah di kenal oleh suku Galla di Afrika Timur lalu sekitar abad ke 9 menyebar ke dataran tinggi Ethiopia. Dari sana lalu meluas ke Mesir dan Yaman, dan kemudian pada abad limabelas menjangkau lebih luas ke Persia, Mesir, Turki dan Afrika utara.

Pada awalnya kopi kurang begitu diterima oleh sebagian orang. Pada tahun 1511, karena efek rangsangan yang ditimbulkan, dilarang penggunaannya oleh para imam konservatif dan othodoks di majelis keagamaan di Makkah. Akan tetapi karena popularitas minuman ini, maka larangan tersebut pada tahun 1524 dihilangkan atas perintah Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki. Di Kairo, Mesir, larangan yang serupa juga disahkan pada tahun 1532, di mana kedai kopi dan gudang kopi ditutup.

Dari dunia Muslim, kopi menyebar ke Eropa, di mana minuman ini menjadi populer selama abad ke-17. Orang Belanda adalah yang pertama kali mengimpor kopi dalam skala besar ke Eropa, dan pada suatu waktu menyelundupkan bijinya pada tahun 1690, karena tanaman atau biji mentahnya tidak diijinkan keluar kawasan Arab. Ini kemudian berlanjut pada penanaman kopi di Jawa oleh orang Belanda.

Ketika kopi mencapai kawasan koloni Amerika, pada awalnya tidak sesukses di Eropa, karena dianggap kurang bisa menggantikan alkohol. Akan tetapi, selama Perang Revolusi, permintaan terhadap kopi meningkat cukup tinggi, sampai para penyalur harus membuka persediaan cadangan dan menaikkan harganya secara dramatis; sebagian hal ini karena didasari oleh menurunnya pesediaan teh oleh para pedagang Inggris. Minat orang Amerika terhadap kopi bertumbuh pada awal abad ke-19, menyusul terjadinya perang pada tahun 1812, di mana akses impor teh terputus sementara, dan juga karena meningkatnya teknologi pembuatan minuman, maka posisi kopi sebagai komoditas sehari-hari di Amerika menguat.

Ada cerita menarik berkaitan dengan sejarah kopi. Konon, Raja Gustaff II (1594-1632) dari Swedia pernah menjatuhkan hukuman kepada dua orang bersaudara kembar. Mereka dianggap bersalah dalam suatu tindak pidana yang dituduhkan kepada mereka. Untuk menentukan siapa yang bersalah, sang raja membuat aturan unik dan tak lazim..

Salah seorang hanya diizinkan minum kopi selama hidupnya, sedangkan seorang lagi hanya boleh minum teh. Nah, siapa yang lebih dulu meninggal, dialah yang dianggap bersalah. Ternyata, yang meninggal duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun, meski sudah terlambat, dia ditetapkan sebagai yang bersalah. Sejak saat itulah, orang Swedia dan negara-negara di kawasan Skandinavia menjadi begitu maniak dan fanatik terhadap kopi. Mungkin mereka percaya dengan minum kopi, umur mereka bisa lebih panjang.. (yahoo)

Mitos dan Sejarah

Kisah Raja Gustaff II dan aturan minum kopinya hanyalah salah satu kisah unik yang mewarnai perjalanan kopi. Di sejumlah tempat dan negara ada banyak legenda dan kisah mengenai kopi, meski kisah-kisah tersebut bercampur aduk antara mitos dan sejarah. Legenda paling masyhur dalam perjalanan kopi adalah kisah Kaldi dan temuan “biji merah ajaibnya”.

Dalam satu kisah disebutkan, sekitar abad ke-3, hiduplah seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi. Kaldi dikenal sebagai penggembala yang baik dan sangat bertanggung jawab terhadap hewan yang diurusnya. Suatu hari, kambing-kambing tersebut tidak pulang dan Kaldi pun mencarinya. Ketika ditemukan, Kaldi melihat kelakuan aneh diperlihatkan oleh kambing-kambingnya, berloncatan riang gembira, seperti sedang mabuk.

Tentu saja Kaldi heran dan mencari tahu apa gerangan yang menyebabkan kambing-kambing itu “menari-nari”? Kaldi kemudian tertarik oleh sekumpulan biji-biji berwarna merah mengilap yang ada di semak-semak dan dimakan oleh kambing-kambingnya. Dengan rasa ingin tahu, Kaldi pun mencoba memakan biji-biji tersebut. Sungguh ajaib, beberapa saat kemudian sang penggembala kambing itu menari-nari dengan riang, sama seperti kelakuan kambing-kambingnya.

Saat itu lewatlah seorang pria terpelajar asal kota. Pria bernama Aucuba itu merasa mengantuk, lelah, dan lapar. Aucuba kebetulan menyaksikan “aksi gila” Kaldi dan kambing-kambingnya. Saking laparnya, Aucuba pun mencoba makan biji merah yang dimakan Kaldi. Tak berapa lama, Aucuba merasa tubuhnya jadi segar, tenaganya pulih, rasa mengantuknya hilang, dan siap melanjutkan perjalanannya.

Ia pun membawa beberapa biji merah ke kota dan mencampurnya dengan makanan lain. Ia juga menggunakan biji merah itu sebagai bahan pencampur bagi minuman para biarawan agar bisa tetap terjaga selama berdoa. Ia juga menyebarkan biji-biji merah yang ajaib itu ke kota dan biara lain. Aucuba pun jadi orang kaya. Sedangkan, kisah Kaldi dengan kambing-kambingnya tak ada kelanjutannya.

Minuman Terlarang

Perjalanan kopi menjadi minuman yang paling digemari penduduk bumi memang tidak mulus. Ada masa-masa di mana kopi menjadi produk yang kehadirannya “diharamkan”. Pada tahun 1511, karena efek rangsangan yang ditimbulkan, dilarang penggunaannya oleh para imam konservatif dan ortodoks di majelis keagamaan di Mekah, Arab Saudi. Akan tetapi, karena popularitas minuman ini, larangan tersebut pada tahun 1524 dihilangkan atas perintah Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki. Di Kairo, Mesir, larangan yang serupa juga disahkan pada tahun 1532, di mana kedai kopi dan gudang kopi ditutup.

Seabad kemudian, tepatnya pada tahun 1656, Wazir Kerajaan Usmaniyah mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, melainkan menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Tetapi, bertahun-tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah lambat-laun terkikis sehingga jika seorang suami melarang istrinya minum kopi, si istri tersebut bisa memakai alasan ini untuk meminta cerai.. (lmao)

Di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan, minuman kopi itu dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang, melainkan juga menghukum orang-orang yang minum kopi. Alasannya, kopi adalah “komoditas politik” kaum muslim dalam upaya menggeser popularitas anggur yang sejak lama sudah dikenal dan identik dengan kaum Katolik.

Larangan juga diberlakukan di Rusia, meski lebih bersifat “diskriminatif” dan menjaga wibawa aristokrasi kopi. Karena dianggap bergengsi sebagai minuman, Raja Frederick Agung dari Rusia pada tahun 1777 hanya memperbolehkan kalangan atas atau kelas bangsawan saja untuk menunjukkan kearistokratan kopi.

Kopi di Indonesia

Pada awalnya, kopi di Indonesia berada di bawah pemerintah Belanda. Kopi diperkenalkan di Indonesia lewat Sri Lanka. Awalnya, pemerintah Belanda menanam kopi di daerah sekitar Batavia (Jakarta), Sukabumi, dan Bogor. Kopi juga ditanam di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, dan Sulawesi. Pada permulaan abad ke-20 perkebunan kopi di Indonesia terserang hama yang hampir memusnahkan seluruh tanaman kopi. Pada saat itu, kopi juga ditanam di Timor dan Flores. Kedua pulau ini pada saat itu berada di bawah pemerintahan bangsa Portugis. Jenis kopi yang ditanam di sana juga adalah kopi arabika. Kopi ini tidak terserang hama.

Menurut Om wikipedia, pemerintah Belanda kemudian menanam kopi liberika untuk menanggulangi hama tersebut. Varietas ini tidak begitu lama populer dan juga terserang hama. Kopi liberika masih dapat ditemui di pulau Jawa, walau jarang ditanam sebagai bahan produksi komersial. Biji kopi liberika sedikit lebih besar dari biji kopi arabika dan kopi robusta.

Bencana alam, Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan, semuanya mempunyai peranan penting bagi kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-20 perkebunan kopi berada di bawah kontrol pemerintahan Belanda. Infrastruktur dikembangkan untuk mempermudah perdagangan kopi. Sebelum Perang Dunia II di Jawa Tengah terdapat jalur rel kereta api yang digunakan untuk mengangkut kopi, gula, merica, teh, dan tembakau ke Semarang untuk kemudian diangkut dengan kapal laut. Kopi yang ditanam di Jawa Tengah umumnya adalah kopi arabika. Sedangkan, di Jawa Timur (Kayu Mas, Blewan, dan Jampit) umumnya adalah kopi robusta. Di daerah pegunungan dari Jember hingga Banyuwangi terdapat banyak perkebunan kopi arabika dan robusta. Kopi robusta tumbuh di daerah rendah, sedangkan kopi arabika tumbuh di daerah tinggi.

Saat ini, kopi merupakan minuman ke-2 yang dikonsumsi di seluruh dunia, setelah air. Finlandia merupakan negara yang konsumsi per kapitanya paling tinggi, dengan rata-rata konsumsi per orang sekitar 1400 cangkir setiap tahunnya!! (woot) keren, yah.. (banana_cool) bayangkan… berapa liter kopi yang di minuim selama setahun.. (drinking)

 

bersambung… 😀

 

 

ngopi dulu yuuukk.. (drinking)

 

 

 

 

(sumber : om wikipedia dan beberapa artikel lain)

Dan perpisahan itu pun terjadi..

di sebuah sore, ruang kerjaku. 

sebuah lagu “lemon tree by fools garden” mengalun dari HP-ku. menandakan sebuah panggilan masuk. ku tatap HP kesayanganku.. terlihat sebuah nama muncul disana.. sebuah nama yang cukup familiar muncul disana. ku jawab telepon itu. 

+ hallo.. 

sebuah suara isak tangis muncul disana.. ku tercekat.. 

vie.. gue udah nggak tahan.. dia makin lama makin kasar sama gue.. 

+ kasar gimana? dia maki-maki elo lagi?

– nggak cuma itu.. sekarang dia udah mulai ngancurin barang-barang di rumah.. 

aku mulai khawatir.

+ terus.. dia nyakitin elo?? 

– nggak.. tapi gue takut.. gue nggak mau pulang.. 

aku cemas. benar-benar cemas. 

+ elo dimana sekarang? gue jemput elo sekarang, ya..

dia menyebut sebuah alamat. dia memintaku bertemu dengannya disana.. 

 

Malam hari, sudut cafe yang sepi. 

ku menatap tyas. matanya sembab, memerah dan basah. air mata tidak berhenti mengalir di pipinya. Tyas tampak sangat sedih dan terluka. 

– ini yang sempat gue takutkan sebelum gue menikah sama dia.. gue pernah tanya kan sama elo, gimana mas Doni sebenarnya.. karena elo sabahatnya.. elo lebih tau dia di banding gue.. 

Aku terdiam. tak mampu berkata-kata. anganku langsung melayang membayangkan sahabatku yang satu itu… sosok baik, penyayang dan perhatian pada orang-orang di sekitarnya dan juga penolong. dia orang yang baik, menurutku.. namun beberapa kejadian di masa lalu juga melintas di bayanganku.. saat dia marah, emosinya menjadi sedikit tidak terkendali. makian, cacian terlontar dengan mudah dari mulutnya. seakan semua menjadi pembenaran saat dia marah. semua boleh di lakukan. ku mengerti dan bisa membayangkan apa yang di lakukannya pada istrinya itu. 

aku mengangguk menatap Tyas. istri sahabatku.

+ iya.. gue ngerti.. gue juga nggak nyangka kalau dia bisa jadi makin kasar gitu. 

Tyas terus menangis. 

– Gue takut, vie.. gue nggak mau balik ke rumah.. 

aku diam. bingung. antara membantu teman dan berhadapan dengan sahabat, tapi berujung mencampuri urusan rumah tangga. tidak bisa menutup mata, tidak peduli karena berhubungan dengan keselamatannya. ku menatap Tyas yang terus menangis ketakutan.

 

*********************************************************************************************************

 

sebuah penggalan cerita pendek tentang kekerasan dalam rumah tangga. pemerintah sudah mengatur soal aturan ini

ku kutip sedikit tentang UU ini. 

 

Pasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:
1. Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap
seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan
atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau
penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan,
pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam
lingkup rumah tangga.
2. Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah jaminan yang diberikan
oleh negara untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,
menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan melindungi korban
kekerasan dalam rumah tangga.
3. Korban adalah orang yang mengalami kekerasan dan/atau ancaman
kekerasan dalam lingkup rumah tangga.
4. Perlindungan adalah segala upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa
aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat,
lembaga sosial, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, atau pihak lainnya
baik sementara maupun berdasarkan penetapan pengadilan.
5. Perlindungan Sementara adalah perlindungan yang langsung diberikan
oleh kepolisian dan/atau lembaga sosial atau pihak lain, sebelum
dikeluarkannya penetapan perintah perlindungan dari pengadilan.
6. Perintah Perlindungan adalah penetapan yang dikeluarkan oleh
Pengadilan untuk memberikan perlindungan kepada korban.

 

dan juga 

 

Pasal 7
Kekerasan psikis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf b adalah perbuatan 
yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya
kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis
berat pada seseorang.
caci maki, bentakan atau apapun yang mengakibatkan tekanan, ketakutan sudah termasuk dalam kekerasan rumah tangga. ini mesti di waspadai. walaupun “CUMA” kekerasan psikis, tapi ini bisa jadi awal dari kekerasan fisik.. banyak pasangan yang memberi kelonggaran atas ini. memaklumi, tapi akhirnya berujung pada penyesalan. ya iyalah.. siapa sih yang mau hidup dalam ketakutan dan siksaan.. 

 

kekerasan yang sering dialami oleh para wanita tentu sangat memprihatinkan. ada yang menganggap ini adalah bagian dari urusan rumah tangga masing-masing pasangan, itu salah satu cara mereka “berkomunikasi”. makanya sering kali kasus-kasus KDRT ini tidak di laporkan pada pihak yang berwajib. banyak alasan. malu, takut, sayang, dll. keadaan seperti ini tentu sangat tidak mengenakkan. seperti mandapat buah simalakama. serba salah. 

 

satu-satunya jalan terbaik adalah pelaku mengubah perilakunya. tak bisa kah mereka menunjukkan rasa “sayang”nya mereka dengan cara yang lebih baik. tidak bisa kah mereka menggunakan cara lain untuk berkomunikasi tanpa ada bentakan dan makian?

 

rumah dimana seharusnya menjadi tempat perlindungan yang aman, hangat dan nyaman, tidak lagi bisa menjadi sesuatu yang melindungi. keluarga, pasangan, orang-orang tercinta tidak lagi bisa memberikan rasa aman. kehidupan macam apa itu? bagaimana nasib anak-anak yang tumbuh dengan keluarga di rumah yang seperti itu? apa yang ada di bayangan mereka saat melihat sang ayah yang mereka kagumi memeperlakukan ibu yang mereka sayangi dengan kasar? akan menirukah mereka? akan marah kah mereka?  akan bencikah mereka pada ayah mereka? kita tidak tahu. yang pasti anak-anak hanyalah sebuah “produk”  yang di hasilkan dari sebuah “pabrik” keluarga.. kualitas yang yang akan di hasilkan pun akan tergantung dari kualitas keluarga itu.

 

maaf, sahabatku.. walau kita bersahabat.. tapi.. jika begitu sikapmu pada wanita.. aku tidak bisa membelamu.. aku bahkan mencerca sikapmu itu.. aku tak bisa menahannya untuk meninggalkanmu..

 

tak bisa ku percaya.. seperti itukah caramu memperlakukan orang yang kau sayang? seperti itukah caramu mempertahankan hubungan?? seperti itu kah caramu “melindungi” orang yang kau cintai dengan sepenuh hati? (lonely)

 

 

mari belajar mencintai dengan cara yang lebih baik.. 🙂

 

gadis kecil dan sang hujan

Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.

Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.

Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.

Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.

Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”

gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…

.

akupuntur

Terapi akupunktur telah lama dikenal sebagai terapi alternatif untuk masalah kecantikan dan kesehatan yang biasa dialami oleh kaum Hawa. Kata akupuntur sendiri berasal dari bahasa latin, acus atau jarum dan pungere (untuk menganiaya). Nah, lho! klo di terjemahin dengan bebas artinya jadi jarum untuk menganiaya.. 😀 

tapi tenang dulu.. jangan keburu keburu seram dulu dengan terjemahan bebasnya. gak segitu teraniayanya kok.. ;)) yang dimaksud dianiaya disini, yaitu tubuh akan ditusuk jarum-jarum kecil yang jumlahnya tak sedikit alias BANYAK!!, tergantung fungsi yang dibutuhkan. Selebihnya, justru si jarum akan bekerja melancarkan peredaran darah anda dan memberi energi positif bagi tubuh.

Akupuntur sendiri sebenarnya bukanlah berasal dari China, tapi dari udah lama di kenal di afrika, Arab Tigris, Mesir kuno, India lalu menyebar sampai ke China. namun di china lah itulah para pakar disana mengembangkan teknik kecantikan dan penyembuhan dengan jarum ini. Itu sebabnya akupuntur diidentikkan dengan negara tersebut. 

Tak sembarangan mencucukan jarum, akupuntur berkolaborasi dengan ilmu anatomi tubuh untuk bisa mengenali, di titik mana saja tubuh mengalami gangguan-gangguan, seperti gangguan sendi, gangguan stress, gangguan keriput dan lain sebagainya. Itu sebabnya akupuntur tak dipraktekkan sembarangan. Salah-salah jalan darah anda malah terkunci dan tubuh menjadi lebam-lebam setelahnya. 

biasanya, setelah akupuntur, pasien di sarankan untuk tidak meminum air es (air dingin) karena akan berpengaruh pada metabolisme tubuh. yaitu memperlambat metabolisme. karena sebenarnya akupuntur berfungsi meningkatkan metabolisme dan memaksimalkan total health yang ada di tubuh anda agar lebih dinamis. Prinsipnya, terapi akupuntur digunakan untuk menjaga, mengobati dan mempertahankan energi positif dalam tubuh agar tetap seimbang. Karena bila kondisi ini terjaga dengan baik, otomatis tubuh akan menjadi cantik dan sehat menyeluruh. 

Dengan penanganan yang tepat, ternyata akupuntur bisa digunakan untuk mencegah dan mengurangi keriput (penting bagi anda yang sudah digerogoti usia), mengobati jerawat, mengecilkan kantung mata, menyamarkan noda hitam, mengencangkan payudara dan merawat kerontokan rambut. Hal-hal kecil itu memang punya pengaruh besar pada penampilan secara keseluruhan. 

aku sendiri punya masalah dengan kulit wajah. terlihat kusam dan tidak fresh. udah coba pake pelembab dll tapi hasilnya gak memuaskan. klo kata salah satu dokter ku, itu karena pola tidur yang tidak teratur dan juga kurang banyak kena matahari. ya iyalah.. dengan jadwal kerjaan yang gak jelas.. dampaknya ya begini.. makanya.. sekarang aku lagi coba berakupuntur ria. awalnya ngeri saat akupuntur di wajah. karena merahitam bilang rasanya suakiiit banget.. sampe dia nangis2.. tapi pas aku coba gak segitu sakitnya kok.. [-( huh! gosip!! [-x tau gitu gue coba dari dulu2.. :))

biasanya emang gak sakit klo akupuntur. lagian klo sakit sebenernya kita bisa bilang sama dokternya klo sakit. nanti dokter akan ngatur supaya gak sakit. emang beneran jadi gak sakit sih.. hehe.. ada yang lucu kemaren waktu akupuntur. karena kondisi gue lagi kurang fit dan lagi rada nakal, yaitu telat makan dan lagi banyak pikiran sampe lambungnya ngambek (baca : maag kambuh). jadinya pas perutnya di tusuk, klo kata dokternya jadi membal. jarumnya susah masuk karena perutnya berisi gas.. :)) padahal logikanya klo perut ber-gas, di tusuk terus jadi kempes.. kok ini nggak, yah.. =)) udah gitu kemaren jadi lebih ngerasa sakit dari biasanya, aku jadi lebih riwil (rewel parah, jadi riwil).. :)) maap ya, dok.. 😀 

tahun lalu aku pernah coba akupuntur untuk menurunkan berat badan. berhasil sih turun 10kg. dan stabil sampe sekarang (kadang naik turun juga sih) 😀 nah.. sekarang sih lagi coba lagi terapi ini.. tapi fokusnya untuk wajah.. bukan hanya untuk penurunan berat badan.. biar lebih keliatan fresh ajah.. 😉 wish me luck. semoga berhasil.. 

tapi dengan terapi begini, bisa jadi pengingat kita untuk hidup jadi lebih sehat.. memulai semuanya dari hal-hal kecil.. akupuntur sesungguhnya hanya alat bantu.. tapi yang utama adalah menjaga pola hidup sehat. itu yang perlu.. dan itu yang lagi aku usahain banget.. walaupun susah ya.. aku akan tetep usaha deh.. :(( *lirik tumpukan kerjaan dan jadwal kerja sampe malem* #-o

oh iya.. buat yang mau coba.. bisa ikutan dateng ke praktek dokter rosmiyati. klo butuh nomer teleponnya kontak aku ajah.. eh iya.. dokter ku ini juga gaul juga loh. suka main FB.. dan klo aku upload foto makanan “korban kekhilafan“, langsung di ingetin deh klo gak boleh makan banyak2.. :(( tapi penanganannya jadi berasa lebih personal dan juga profesional.. jadi seru ajah.. 😀 hihihi.. jadi promo deh..

 

yuk kita hidup sehat.. 🙂

 

zona nyaman

Setiap manusia selalu berusaha membentuk zona nyamannya sendiri.. dalam hidup ini pelan-pelan kita selalu berusaha membentuk itu.. mencari apa yang suka, melakukan hal-hal kecil yang membahagiakan.. mengatur ini itu sampai kita benar-benar nyaman.. kita membangun zona itu sampai kita bisa merasa aman, nyaman dan tentram.. sehingga muncul lah kebahagiaan disana.. ada yang menyebut zona nyaman ini sebagai kemapanan.. zona nyaman ini meliputi banyak hal.. bisa dari segi keuangan, cinta, tempat tinggal, atau apapun lah.

zona nyaman ini sesungguhnya adalah sesuatu yang biasa kita lakukan.. sesuatu yang sebenarnya tidak nyaman pun, tapi karena kondisi itu sudah diketahui, setiap hari dialami (terbiasa), ditoleransi, diterima, dan dirasa layak menurut mereka yang mengalami, maka jadilah ia sebuah zona nyaman. misalnya seorang pria lajang.. dia biasa hidup sendiri, bebas, walaupun banyak suka duka yang di alami.. tapi buat dia itu adalah sebuah kenyamanan.. mungkin beda lagi buat mereka yang sudah menikah.. zona nyaman mereka adalah pernikahan.. ya.. banyak contoh2 lainnya lah ya..

hmm.. gimanapun kondisinya.. Tapi apa yang terjadi saat kita di tantang untuk keluar dari zona nyaman itu.. berani kah kita? Tidak semua orang berani melakukannya.. tidak semua orang berani melepaskan kebahagiaan kenyamanan itu..

Pikiran yang muncul saat tantangan itu hadir adalah.. benarkan pilihan yang kita buat ini? begitu keluar dari zona ini, Akankah kenyamaan lain yang akan kita dapatkan? Ataukan sebuah ketidaknyamanan?? Hmm.. entah.. tidak ada orang yang tahu dengan pasti.. seperti contoh tadi.. definisi kenyamanan tiap orang tentunya jadi berbeda-beda.. dan ini tidak melulu soal terpenuhinya kebutuhan.. tapi masalah pilihan.. pilihan dari cara hidup.. ada orang yang bahagia dengan bergelimang harta.. ada yang bahagia dengan hidup sejahtera asalkan penuh cinta.. tapi ada juga yang memilih untuk hidup bebas tanpa ikatan.. semua punya kenyamanan masing2 bukan?? dan yang terpenting, selalu ada konsekuensi dari itu semua.. 🙂

sesungguhnya saya salut dengan mereka yang menyebut diri mereka anti kemapanan.. aku lebih suka menyebut mereka masokis.. mereka suka sekali menyakiti dirinya sendiri.. 😛 tapi dengan begitu mereka jadi lebih maju.. seberapa sedikitpun kemajuan yang mereka buat, tapi hidup mereka dinamis.. 

ada banyak teori soal tetap tinggal zona nyaman ini.. ada teori yang pro, ada juga yang kontra.. tergantung pilihan masing-masing.. 

kadang pertanyaan yang sering timbul adalah apakah keluar dari zona nyaman itu membuat seseorang jadi lebih maju? apakah mereka selalu menjadi lebih baik setelah keluar dari zona nyaman mereka? hmmm.. banyak yang menganggapnya IYA.. jujur.. butuh banyak keberanian untuk melakukannya.. 

kadang tidak hanya butuh keberanian untuk melakukannya.. semakin orang dewasa ada banyak hal yang perlu di pertimbangkan sebelum kita mengambil keputusan.. seperti keluarga, salah satunya.. kenyamanan kita pastinya berdampak pada keluarga.. apa lagi buat mereka yang menanggung keluarga.. saat kita keluar dari zona nyaman itu, tentunya mereka akan ikut terkena dampak dari itu semua.. tapi.. tanpa itu, kita gak akan pernah maju.. sebuah dilema bukan?

 

Beranikah kalian keluar dari zona nyaman kalian? o:-)