putih juga warna

seperti itu kah pendapat pemilih di Indonesia menghadapi pemilu ini??? yang penting milih.. yang penting nyoblos nyontreng..

buat apa milih kalau nggak tahu dan nggak kenal siapa yg di pilih.. tidak memilih juga pilihan.. (walaupun gue sama sekali nggak menyarankan itu). Menggunakan hak suara adalah memanfaatkan hak yang lo dapat… Beruntung elo ada di negara merdeka dimana semua orang diberi kemerdekaan berpendapat dan menentukan pilihannya..

hmm.. tapi bila pilihan itu berdasar pada sebuah paksaan atau malah mungkin pemanfaatan?? hmmm.. subtansinya kemerdekaannya dimana?

kalau memilih yang nggak kita kenal.. sama aja kita membeli kucing dalam karung.. para caleg mungkin menydari itu. Makanya meraka semua langsung berbondong2 memunculkan sisi narsis mereka..liat aja.. jelang pemilu berbagai macam spanduk, pamflet, dan semua alat promosi mereka gunakan untuk ajang eksistensi diri pengenalan diri. tapi akankah selama 5 tahun kedepan mereka masih ingat semua janji mereka itu? mungkin mereka ingat masa-masa kampanye ini.. namun mungkin yang mereka ingat adalah seberapa banyak uang yang sudah mereka keluarkan untuk bisa menang.. 🙂 yaaah.. walau nggak semua orang begitu, ya.. itu kembali ke masing-masing orang dan kembali ke masing-masing calon anggota legislatif itu… 🙂

 

gue.. sebagai warga biasa hanya berharap bahwa mereka semua yang terpilih nantinya bisa mengemban tanggung jawab dan bisa menepati janji-janji yang mereka buat sebelumnya.. O:-)

7 Replies to “putih juga warna”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *