dont know what to do

i wish i know what i want.. 🙁 so i can do what i want to do.. 8-|

banyak hal sebenarnya yang bisa di kerjain.. banyak hal yang ingin di lakukan.. tapi.. ntah harus memulainya dari mana..

hati mendingin.. pikiran membeku.. angan terus larut terduduk di sudut kamar yang kotor.. saat imajinasi tak lagi melayang.. saat hasrat yang biasa membara kini nyalanya mulai padam.. tak tahu apa yang harus di lakukan.. ingin segera bangkit dan kembali melangkah… tapi ntah harus mulai menggerakkan syaraf yang mana.. 

Tuhan.. isi lah hati ini dengan cahaya-Mu.. Isi pikiran ini untuk selalu bersyukur dengan semua rezeki yang kau beri.. tetapkan aku untuk selalu di Jalan-Mu.. Jalan yang Engkau ridhoi.. 🙂

ku tarik nafas panjang di malam yang dingin ini.. sendiri.. sepi.. menatap jam dinding yang terus berdetak tanpa henti.. tak perduli apapun yang terjadi, dia terus berjalan.. tak terpengaruh rasa dan suasana hati.. ya.. itu pasti karena dia tak punya hati.. haruskan ku seperti itu? menjadi mesin tak berhati agar terus berjalan konstan tanpa henti walau apapun yang terjadi? Tidak!! aku tidak bisa melakukannya.. aku bukan robot. tubuh ini tidak terbuat dari onderdil-onderdil berbahan besi yang mampu bekerja tanpa henti. tubuh ini terbuat dari daging, darah, tulang yang di balut dengan rasa.. balutan itu yang mempengaruhi hidupku.. mempengaruhi cara pandangku, pola pikirku, keputusan dalam hidupku.. ya.. mempengaruhi banyak hal… dan itu karena satu hal.. RASA.. 

ku kumpulkan semua mimpi dan asa yang pernah tercipta. mengumpulkannya di dalam satu kotak dan menguncinya rapat-rapat. menguburnya di relung hati.. berpikir bahwa dengan begitu semua akan menjadi lebih baik..   

ku mulai pejam kan mata untuk mengumpulkan energi.. agar ku bisa bekerja kembali.. menjadi robot yang hidup.. menjadi mesin yang berhati..

ahh.. ku benar-benar jenuh.. ku ingin berteriak dan melakukan apapun yang ku mau tanpa memperdulikan apapun.. aku benar-benar ingin melakukannya.. tapi saat itu ku sadar.. ada begitu banyak tanggung jawab yang ku pegang.. mungkin benar kata salah satu teman.. paling enak menjadi anak-anak.. tidak perlu memikirkan banyak hal. tidak perlu terbenani dengan begitu banyak masalah.. itulah sebabnya muncul peterpan syndrome.. menjadi dewasa memang benar-benar menjadi sebuah pilihan.. tidak ada yang salah dengan menjadi anak-anak..

walau kita pikir dengan menjadi “anak-anak” kita bisa melakukan apapun yang kita mau, tapi tidak semudah itu.. kita adalah mahluk sosial yang dimana kita bisa hidup sebebas-bebasnya, selama kebebasan kita tidak mengganggu orang lain.. kalau kita pikir kenyamanan yang muncul atas apa yang kita lakukan sudah merupakan jawaban, alasan serta pembenaran dari semua tindakan kita, kita salah besar. karena pada kenyataannya tidak segampang itu. Dari begitu banyak orang-orang yang perduli dan sayang pada kita, tentu banyak pula keinginan dan harapan mereka yang mestinya sebaiknya kita perdulikan.. kita tidak dapat begitu saja menutup mata dan telinga atas keinginan dan harapan orang-orang terdekat kita..

fuiiih.. kadang berharap hidup ku bisa berjalan di jalan tol yang sering macet bebas hambatan. tapi saat itu ku sadar kalau hidup ku menjadi lebih indah dan berwarna seperti sekarang, karena begitu banyak kerikil-kerikil kecil yang mengisi jalanku sekarang.. yang membuatku berjalan sedikit lebih lambat sehingga ku dapat memiliki kesempatan melihat sekeliling dan menikmati setiap langkah yang ku jalani.. tetap bersyukur sajalah.. O:-)

 

Ps : menulis dengan beban berat yang menumpuk di dada, dan kini mulai terasa lebih ringan.. 🙂

3 Replies to “dont know what to do”

  1. rasa capek, lelah, jenuh itulah yg membedakan kita dengan robot. Rasa itu juga sebagai pengingat bahwa kita makhluk yg punya perasaan dan hati. Selama kita masih merasakan itu berarti kita harus bersyukur bahwa kita masih menjadi manusia yg normal dan “belum wafat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *