PR dari kopisusu

beberapa hari yang lalu di kasih PR sama kopisusu. tapi belum sempet di kerjain karena sakit dan kerjaan numpuk. maaf, ya.. 

di suruh menuliskan 10 kebiasaan kita.. sebenernya gue rada males ngerjain PR-nya. secara gue udah kasih 83 fakta tentang gue (so far) yang bisa di liat sendiri.. di minta 10, gue punya 83.. wweee.. 😛

ok deh.. dari hasil mencontek list gue, ini gue tulis 10 kebiasaan gue.. 

 

  1. selalu tidur setelah jam 12 malam. duhh.. gak sehat banget, yee… 
  2. memesan 2 jenis minuman, salah satunya mesti dingin dan tawar. 
  3. terlambat datang.. huehehehe.. aib sih ini.. 
  4. minum kopi.. kopi apa aja.
  5. nyasar. jangan di tanya deh, rekor nyasar. 4 kali nyasar untuk dateng ke rumah salah satu murid privat gue di dalam minggu pertama. *nyasar kok tiap hari, ya?? rajin apa doyan??*
  6. nunda pekerjaan bermalas-malasan. 😀 hehe..
  7. ceroboh AKA teledor AKA nggak teliti. 
  8. mendengarkan lagu sambil menulis mengetik.
  9. mengganggu orang klo lagi bosan..
  10. mendadak gak nafsu makan klo sedang jatuh cinta. loh?!

 

ya begitu lah PR dari saya.. nah.. korban dari saya selanjutnya adalah.. santoajah, merahitam, pandi, rogan, kurnia, thejomblog, yang lain klo mau ngisi juga boleh, kok.. 
note : sebenarnya mau posting hal lain. tapi kenapa jadi malah posting PR, ya?? duh.. kayaknya emang susah klo nulis mesti di rencanain dulu.. mesti bener2 spontan uhuuuuyy..

mamma mia

Mamma mia.. pernah denger lagu ini???

   Mamma mia, here I go again
   My my, how can I resist you?
   Mamma mia, does it show again?
   My my, just how much I’ve missed you
   Yes, I’ve been brokenhearted
   Blue since the day we parted
   Why
, why did I ever let you go?
   Mamma mia, now I really know,
   My my, I could never let you go.

yups.. itu adalah potongan dari lagu mamma mia yang di populerkan oleh kelompok musik ABBA yang tenar pada tahun 70-an.. (gue aja belum lahir, tuh..). ABBA yang merupakan singkatan dari nama ke 4 orang anggotanya yaitu Agnetha Faltskog, Benny Andersson, Bjoern Ulvaeus, dan Anni-Frid Lyngstad yang mereka berempat ini adalah 2 pasang suami istri.. lucu, ya.. hihi.. tapi sayangnya mereka bubar dan melakukan pertunjukan terakhir pada tahun 1986. walaupun udah di tawarin uang senilai 1 milyar dollar untuk melakukan tour dunia, tapi mereka nggak mau dan tetap dengan keputusan mereka untuk tidak akan naik panggung lagi.. (keren.. keren.. gue suka dengan keputusan mereka.. emang duit bukan segala-galanya, kok..)

nah.. tahun ini, Phyllida Lloyd dan Catherine Johnson berkolaborasi untuk memproduksi sebuah film dengan judul Mamma mia yang bercerita tentang usaha seorang gadis akan menikah, untuk mencari tahu siapa ayah kandungnya. setelah menunggu selama 20 tahun dan menunggu-nunggu kedatangan ayah kandungnya, muncullah tiga pria paruh baya yang mengaku sebagai ayahnya dan siap menjadi wali dalam pernikahannya.. tinggalan ibu dan anak itu yang bingung, yang manakah ayah kandung dari gadis itu??? nah lo??

cerita bergenre drama musikal untuk remaja ini, di selingi banyak sekali lagu (ada yang menyebut 19, ada yang bilang 22. gue males gak ngitungin, tapi yang pasti banyak, deh..) semua lagu2 itu, di populerkan oleh ABBA, namun di nyanyikan ulang oleh para pemainnya..

secara umum, menurut gue, film ini cukup bagus.. alur cerita yang smooth, dengan di selingi lagu-lagu yang tepat. dengan penempatan lagu yang tepat ini malah menguatkan dramatisasi cerita bukan malah mengganggu alur cerita. penempatan lagu-lagu disini sukses membius para penonton untuk makin larut dalam cerita, sekaligus bernostalgia dengan lagu-lagu ABBA yang legendaris. terutama untuk mereka yang hidup di era 70an sudah tua berumur banyak ^^v.

lagu-lagu ABBA ini juga di nyanyikan sendiri oleh para pemainnya.. hal ini menjadi nilai plus sekaligus nilai minus dalam film ini. klo yang bisa nyanyi dan suaranya bagus sih enak dengernya.. tapi pas yang nyanyi suaranya ble’e dan fals ya repot.. menurut gue, penyanyi sekaligus pemain unggulan dalamfilm ini adalah Donna (Meryl Streep) dan Sophie (Amanda Seyfried). suara mereka bagus dan pejiwaan karakternya juga ok. klo seyfried ini memang lebih unggul dalam suara di banding meryl streep, tapi soal penjiwaan dan akting, beuughhh… belum ada yang nandingin jeng streep ini.. hiihihihi.. walaupun penampilan Sam (Pierce Brosnan) cukup mempesona gue, tapi soal suara, nilainya masih 6 dalam skala 1-10. tapi gue beneran termehek-mehek pas denger lagu “S.O.S”, “the winner takes it all”, sama “I Do I Do I Do I Do I Do”, yang di nyanyiin sama pierce brosnan.. om brosnan keliatan ganteng banget, disitu.. makin tua makin ganteng, je! kereeeeeeeen…

yang paling unggul dan bikin film ini keren banget adalah koreografinya.. sumpah, keren.. soal koreografi ini gue kasih nilai 9, deh..

jadi secara umum sih nilai buat film ini dari gue ya 8, lah.. layak tonton.

oh iya.. ada satu hal yang cukup menggelitik gue.. jadi pertama kan gue nonton sama temen-temen penulis. pas pertama nonton gue dan teman-teman sangat terkesan dengan film ini. kedua gue nonton sama teman lain.. nah.. yang kedua ini temen2 gue ini ngerasa gak begitu dapet feel ceritanya.. padahal menurut gue, yang menyentuh banget adalah saat meryl streep menyanyikan lagu setelah ada kejadian apa gitu.. nah.. cerita di lagu itu tuh nyambung dan bikin cerita makin dramatis. setelah gue tanya, ternyata ini di sebabkan oleh ada beberapa temen gue yang (sory) tidak bisa fasih bahasa inggris. nah.. makanya mereka jadi gak dapet feel dramatis dari cerita itu.. (masa gue di suruh transelate tiap lagu yang lagi di puter, sih… Doooh… ampun, deh..)

cuma ini sih cukup menimpulkan pertanyaan yang menggelitik. perlukan teks lagu dalam film itu di transelate juga?? enak gak sih di dengernya.. (hmm.. gue jadi berasa nonton VCD bajakan gitu, yang semuanya di transelate..) yah.. pilihannya adalah tidak mengerti dengan arti lagunya, atau terganggu dengan lirik lagu yang di transelate, di sepanjang cerita drama musikal itu..

jujur

di sebuah taman, terdapat seorang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang berbincang. si wanita terlihat berdandan minimalis, namun tetap terlihat elegan. sepatu dan tas yang di kenakannya terlihat bermerk mahal. sementara yang laki-laki memakai kaus dan jeans mahal. walaupun berusaha tampil menawan, tetap terlihat dari wajah pria ini, dia bukanlah pria dari kalangan berada. tangannya yang kasar dengan kulit hitam terbakar matahari menandakan dia adalah seorang pekerja keras yang biasa kerja di lapangan.

saat itu, mereka berdua kelihatan canggung satu sama lain. si pria berusaha terlihat cuek, walaupun sesekali dia melirik dan mencuri pandang ke arah si perempuan, dengan sorot mata kagum.

Laki-laki (L) : kok kamu mau sih dateng kesini dan nunggu aku sampe hampir satu jam.. Emang kamu mau nunggu berapa lama? lagian kok kamu yakin banget sih, kalau aku bakal tetap datang??

perempuan (P) : ya.. aku datang karena aku udah janji mau datang.. dan lagiaaan.. aku pengen ketemu kamu..dan buktinya.. sekarang kamu dateng, kan??

laki-laki itu terperangah kaget, sekaligus tersipu menahan malu. laki-laki itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan bingung dan tampak tidak percaya dengan apa yang baru di dengarnya.

L : kania.. kania.. kok kamu jadi orang, jujur banget, sih.. kamu tuh polos banget tahu nggak.. apa kamu nggak pernah sakit hati dan kecewa karena selalu bersikap jujur begini?

perempuan itu terdiam sejenak dan kemudian tersenyum.

P : aku udah mutusin untuk selalu bersikap jujur. semenyakitkan apapun itu.. aku lebih suka kejujuran. karena sekali kita bohong, kita harus terus berbohong untuk menutupi kebohongan kita sebelumnya.. banyak yang menganggap aku naif.. tapi.. dengan bohong hidup kita jadi nggak tenang.. aku merasa hidup ini sangat pendek.. dari pada menghabiskan banyak energi untuk merasakan ketidaktenangkan yang seharusnya tidak perlu terjadi bukankah lebih baik hidup tenang dan damai menikmati setiap tarikan nafas dan menjalani setiap detik hidup ini dengan senyum mengembang.. iya, kan??

Laki-laki itu menggeleng-geleng melihat sikap perempuan yang dikenalnya bernama Kania.

L : ah.. kamu itu hidup di dunia mimpi, ya?? jaman sekarang, mana ada orang yang benar-benar jujur?? kalau terlalu jujur, kamu akan tertindas oleh mereka-mereka yang tidak jujur dan berpikir picik.

P : kalau kita tahu apa yang mereka lakukan itu tidak benar, kenapa kita harus jadi bagian dari mereka yang tidak benar itu??

L : kamu terlalu naif..

P : bukan naif.. tapi hidup ini masalah pilihan.. setiap orang boleh memilih dan setiap orang punya caranya sendiri untuk bahagia. apapun kata orang, aku merasa lebih bahagia dengan pilihanku ini..

L : bukannya aku tidak suka dengan kejujuranmu.. tapi aku takut.. aku takut kamu akan terluka saat mengetahui begitu banyak kenyataan yang tidak sesuai dengan realita..

P : kenyataan tidak akan menyakitkan.. kebohonganlah yang menyakitkan.. kita tidak akan sakit bilang kita tetap di tanah, yang menyakitkan adalah ketika kita berusaha membuat diri kita terbang, namun pada akhirnya kita sadar kalau kita tidak bisa terbang, saat terhempas pada kenyataan itulah yang menyakitkan.. jadi.. janganlah menyalahkan kenyataan.. dan tetaplah hidup di alam nyata..

pembicaraan di lanjutkan dengan pengakuan laki-laki itu, kalau dia sebenarnya bukan orang kaya dan bukan seorang mahasiswa kedokteran di universitas ternama di negeri itu.. namun hanyalah pekerja bangkel yang tidak pernah lulus SMP. akankah perempuan itu sanggup menerima kenyataan dan tetap menerima laki-laki itu apa adanya???